Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 17292 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
CKG bersama Bidan Desa dan Puskesmas Kembang
Desa Kancilan, Kec. Kembang

CKG bersama Bidan Desa dan Puskesmas Kembang

#posyandu

Dalam rangka memeriahkan dan mengikuti acara Hari Santri Nasional. di Lapangan Sepak Bola Desa Kancilan. Bidan desa bersama Puskesmas kembang mengadakan CKG (Cek Kesehatan Gratis). CKG adalah singkatan dari Cek Kesehatan Gratis (atau disebut juga PKG / Pemeriksaan Kesehatan Gratis), yaitu program layanan kesehatan dari pemerintah Indonesia yang diberikan tanpa biaya kepada masyarakat. Tujuan Program • Mendeteksi masalah kesehatan dan faktor risiko sejak dini. • Mencegah penyakit dan menurunkan risiko kondisi yang lebih serius. • Meningkatkan kualitas hidup serta angka harapan hidup masyarakat.

Kegiatan PKK RW 5 Kancilan
Desa Kancilan, Kec. Kembang

Kegiatan PKK RW 5 Kancilan

#PKK

Notulen PKK RW 5 Kancilan Sabtu, 24 Oktober 2026 👉 Pengisian : bu Ester Sosialisasi STBM STBM adalah singkatan dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, yaitu suatu pendekatan nasional untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program ini bertujuan untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat guna menekan angka penyakit menular berbasis lingkungan, seperti diare. - Sanitasi Total Berbasis Masyarakat - Dirumah ibu-ibu harus ada sampah yg tertutup - akan ada Verifikasi STBM pd bulan Nopember, jadi ibu" harus paham tentang stbm - Cara cuci tangan pakai sabun, ada 6 langkah cuci tangan (praktik langsung) - Pengelolaan Limbah Cair, harusnya tidak boleh limbah lamgsung ke jalan luar, lebih baik ada tempat lubang galian sampah - Rumah harus punya jamban - Biasakan buang sampah pada tempatnya, tidak sembarangan 👉 yg mndpt arisan bu Liya Arifah 👉 minggu depan acara Senam, bertempat di Lapangan

Sosialisasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak Dari Kekerasan Seksual Pokja 1 TP PKK Desa Suwawal Timurl
Desa Suwawal Timur, Kec. Pakis Aji

Sosialisasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak Dari Kekerasan Seksual Pokja 1 TP PKK Desa Suwawal Timurl

#PKK

Lindungi Generasi Bangsa: TP PKK Pokja 1 Desa Suwawal Timur Gelar " Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak" JEPARA – Pemerintah Desa bersama Tim Penggerak PKK Desa Suwawal Timur sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (KILA)" pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertempat di Balai Desa Suwawal Timur. Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Desa Suwawal Timur, Ibu Anik Sulistyowati, S.Pd. Di hadiri ibu² RT & RW. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Hadir sebagai narasumber utama, Ibu Dhani Soviarani, S.Kom., S.Pd., yang memaparkan materi edukatif mengenai pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, mengenali tanda-tanda bahaya, serta langkah-langkah preventif yang harus diambil oleh lingkungan keluarga dan masyarakat demi menjaga ruang aman bagi anak. Mengajak seluruh elemen keluarga untuk lebih peka dan peduli terhadap perlindungan anak. Mengupas tuntas cara mengedukasi anak sejak dini, mengenali potensi bahaya, dan membangun benteng perlindungan yang kuat di dalam rumah.

Pertemuan pkk rt 02/01 desa Demangan dan sosialisasi PTMdan sosialisasi PTM
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Pertemuan pkk rt 02/01 desa Demangan dan sosialisasi PTMdan sosialisasi PTM

#PKK

SOSIALISASI PTM I. Pembukaan Kegiatan sosialisasi PTM dilaksanakan di Musholla RT 02/01 Demangan pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). II. Materi Sosialisasi Materi yang dibahas dalam kegiatan sosialisasi meliputi: Pengertian PTM Penyakit Tidak Menular adalah penyakit yang tidak ditularkan dari satu orang ke orang lain, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, dan kanker. Faktor Risiko PTM Faktor risiko PTM antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, kelebihan berat badan, serta kurangnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pencegahan PTM Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi gula, garam, dan lemak, melakukan aktivitas fisik secara teratur, tidak merokok, serta menjaga berat badan ideal. Pentingnya Deteksi Dini Masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan berat badan, untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Peran Masyarakat dalam Pengendalian PTM Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam kegiatan kesehatan di lingkungan RT, memanfaatkan layanan Posbindu PTM atau fasilitas kesehatan setempat, serta saling mengingatkan untuk menerapkan perilaku hidup sehat. III. Hasil Sosialisasi Dari kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami faktor risiko PTM, mengetahui cara pencegahannya, serta meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. IV. Kesimpulan Pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menerapkan pola hidup sehat, melakukan deteksi dini, dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, risiko PTM dapat dikurangi. V. Penutup Kegiatan sosialisasi ditutup dengan harapan agar materi yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari demi meningkatkan derajat kesehatan bersama

Pertemuan rutin Bimtek kader desa ketilengsingolelo
Desa Ketilengsingolelo, Kec. Welahan

Pertemuan rutin Bimtek kader desa ketilengsingolelo

#posyandu

Secara umum, isi dari acara pertemuan rutin Bimbingan Teknis (Bimtek) kader Desa Ketilengsingolelo (Welahan, Jepara) berfokus pada peningkatan kapasitas kader kesehatan/Posyandu dalam pelayanan masyarakat, penyuluhan program kesehatan desa, serta koordinasi administratif. Berikut adalah gambaran umum agenda utama dan susunan acara yang biasa dibahas dalam pertemuan tersebut: Agenda Utama & Pembahasan Materi . Peningkatan Kapasitas & Kompetensi: Pelatihan kader mengenai langkah pelayanan Posyandu (seperti sistem 5 meja/langkah), pengisian buku administrasi (SIP), serta teknik penimbangan dan pengukuran balita yang benar. . Pencegahan & Penurunan Stunting: Sosialisasi, validasi data, serta edukasi mengenai pola asuh, pemberian makanan tambahan (PMT), dan pemantauan gizi buruk pada balita atau ibu hamil. . Evaluasi Kegiatan Bulanan: Pelaporan hasil kegiatan Posyandu dari masing-masing wilayah RW/RT di Desa Ketilengsingolelo untuk memetakan kendala di lapangan. . Koordinasi dengan Instansi Terkait: Penyampaian arahan atau program kerja terbaru dari Puskesmas Welahan, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, maupun Pemerintah Desa Ketilengsingolelo.

FATAYAT RANTING JAMBU
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

FATAYAT RANTING JAMBU

#PKK

Fatayat Gelar Kegiatan Khotmil Qur’an dan Manaqib, Perkuat Silaturahmi dan Keimanan JAMBU – Fatayat menggelar kegiatan keagamaan pada Sabtu, 25 Oktober 2026, yang diisi dengan kegiatan Khotmil Qur’an dan Manaqib. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota. Kegiatan Khotmil Qur’an dilaksanakan sebagai wujud kecintaan terhadap Al-Qur’an serta ikhtiar untuk membiasakan diri membaca dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, pembacaan Manaqib menjadi sarana untuk mengenang keteladanan para ulama dan orang-orang saleh, sekaligus mengambil hikmah dari perjalanan hidup mereka. Melalui kegiatan ini, para anggota Fatayat diharapkan dapat semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat dalam menjalankan kegiatan keagamaan, serta menumbuhkan kebersamaan dalam berorganisasi dan bermasyarakat. Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Selain sebagai sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah masyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an dan Manaqib ini, Fatayat diharapkan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial keagamaan serta menjadi wadah bagi perempuan muda Nahdlatul Ulama untuk meningkatkan kualitas spiritual, mempererat persaudaraan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.