Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 836 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Sosialisasi Festival Literasi: Revolusi AI, dari Alat Bantu Menjadi Rekan Kerja
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Sosialisasi Festival Literasi: Revolusi AI, dari Alat Bantu Menjadi Rekan Kerja

#Bunda Literasi

Dalam rangka menyemarakkan Festival Literasi Desa Tegalsambi, Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi menyampaikan sosialisasi kegiatan pengisian materi bertema “Revolusi AI, dari Alat Bantu Menjadi Rekan Kerja” yang akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta pemanfaatannya dalam mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan, pekerjaan, dan pengembangan usaha. Melalui materi ini, peserta diharapkan dapat memahami bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai rekan kerja digital untuk membantu mencari informasi, mengembangkan ide kreatif, meningkatkan produktivitas, dan menyelesaikan berbagai tugas secara lebih efektif. Selain mengenal manfaat AI, peserta juga diharapkan memahami pentingnya menggunakan teknologi secara bijak, kritis, aman, dan bertanggung jawab. Melalui Festival Literasi, Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi terus berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan perkembangan zaman guna membangun masyarakat yang melek digital, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era teknologi.

Sosialisasi Festival Literasi: Mengenal Pemasaran Online, Memperkaya Literasi, Memperluas Peluang
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Sosialisasi Festival Literasi: Mengenal Pemasaran Online, Memperkaya Literasi, Memperluas Peluang

#Bunda Literasi

Dalam rangka menyemarakkan Festival Literasi Desa Tegalsambi, Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi menyampaikan pemberitahuan sekaligus sosialisasi kegiatan pengisian materi bertema “Mengenal Pemasaran Online, Memperkaya Literasi, Memperluas Peluang” yang akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengembangan usaha. Melalui materi yang akan disampaikan, peserta diharapkan dapat mengenal strategi pemasaran online, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta melihat peluang baru untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan memperoleh manfaat nyata dari materi yang diberikan. Festival Literasi menjadi momentum untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan membangun masyarakat yang kreatif, produktif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Kegiatan Belajar Pospaud Sari Utomo
Desa Sinanggul, Kec. Mlonggo

Kegiatan Belajar Pospaud Sari Utomo

#Bunda Literasi

Pada hari Senin, 5 Oktober 2026, Pos PAUD Sari Utomo melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan tema Lingkungan, melalui aktivitas kreatif menempel bentuk rumah menggunakan berbagai bentuk geometri. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal berbagai bentuk geometri, seperti persegi, persegi panjang, dan segitiga, kemudian menyusunnya menjadi bentuk rumah yang menarik. Dengan bimbingan guru, anak-anak belajar menempel potongan-potongan kertas sesuai bentuk dan tempatnya sehingga menjadi sebuah gambar rumah sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan anak pada bentuk-bentuk geometri, melatih koordinasi mata dan tangan, mengembangkan keterampilan motorik halus, serta meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak. Selain itu, anak-anak juga belajar mengenal lingkungan tempat tinggal, memahami bagian-bagian rumah, dan menumbuhkan rasa syukur atas tempat tinggal yang mereka miliki. Melalui kegiatan menempel bentuk rumah dari geometri, diharapkan anak-anak Pos PAUD Sari Utomo dapat belajar sambil bermain dengan menyenangkan, meningkatkan kemampuan berpikir dan berkarya, serta melatih kesabaran, ketelitian, dan kemandirian sejak usia dini. Pos PAUD Sari Utomo — Belajar sambil bermain, berkreasi dengan gembira, dan tumbuh menjadi anak yang kreatif serta mandiri.

PEMBELAJARAN DI TPQ MIFTAHUL JANNAH UJUNGWATU
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

PEMBELAJARAN DI TPQ MIFTAHUL JANNAH UJUNGWATU

#Bunda Literasi

pembelajaran Gharib dan Tajwid di TPQ Miftahul Jannah: Pembelajaran Gharib dan Tajwid di TPQ Miftahul Jannah (Dukuh Metawar, Desa Ujungwatu) yang diasuh oleh Ibu Ad, Ibu Mukarom, dan Bapak Mukarom difokuskan pada pembentukan fondasi kelancaran serta ketepatan membaca Al-Qur'an bagi para santri. Materi Tajwid membimbing santri memahami hukum bacaan, makhraj, dan sifat huruf, sedangkan materi Gharib mengenalkan bacaan-bacaan khusus atau asing dalam Al-Qur'an yang membutuhkan pemahaman khusus agar tidak terjadi kekeliruan saat dilafalkan. Makna Pembelajaran 1. Kehati-hatian dan Ketelitian (Ihtiyath): - Menjaga kemurnian lafal Al-Qur'an sesuai kaidah yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya pada ayat-ayat Gharib yang rawan salah baca. 2. Adab dan Pengabdian: - Mencerminkan proses talaqqi dan tsiqah (pembelajaran langsung) dari para pengasuh kepada santri, menanamkan rasa hormat terhadap ayat suci sejak usia dini. 3. Pembiasaan Karakter Qur'ani: - Membentuk santri yang tidak hanya lancar membaca, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan rasa cinta terhadap Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Madrasah Diniyah, TP. PKK Telukawur Dorong Generasi Gemar Belajar dan Berkarakter
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Dari Madrasah Diniyah, TP. PKK Telukawur Dorong Generasi Gemar Belajar dan Berkarakter

#Bunda Literasi

TELUKAWUR, 5 Oktober 2026 — Upaya membangun budaya belajar dan membentuk karakter anak terus mendapat perhatian dari TP. PKK Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Salah satunya melalui dukungan terhadap proses pembelajaran siswa di Madrasah Diniyah yang dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TP. PKK terhadap pentingnya pendidikan anak yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan nilai agama, karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan belajar sejak usia dini. Madrasah Diniyah memiliki peran penting dalam memberikan ruang pembelajaran keagamaan kepada anak-anak. Melalui kegiatan belajar yang dilakukan secara rutin, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal dan memahami nilai-nilai keislaman sekaligus membangun sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif gerakan PKK, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga berkualitas. Dukungan terhadap pembelajaran anak menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan keluarga dan masyarakat yang mendorong tumbuh kembang generasi secara optimal. TP. PKK Desa Telukawur juga memandang bahwa budaya literasi perlu dibangun melalui berbagai ruang pembelajaran. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan anak dalam memahami informasi, menyerap pengetahuan, berpikir positif, serta menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan. Dukungan terhadap siswa Madrasah Diniyah diharapkan dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan. Semangat belajar yang tumbuh sejak dini menjadi modal penting dalam membentuk generasi yang percaya diri, berkarakter, berpengetahuan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Di sisi lain, keterlibatan TP. PKK dalam mendorong kegiatan pendidikan juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan bersama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang positif bagi anak-anak. Bagi Desa Telukawur, penguatan literasi dan pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang. Generasi yang tumbuh dengan pendidikan, nilai keagamaan, dan karakter yang baik diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang produktif sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa. Melalui semangat “belajar, berkarakter, dan bertumbuh bersama”, TP. PKK Desa Telukawur terus mendorong hadirnya ruang-ruang pembelajaran yang dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga. Karena pendidikan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang menyiapkan generasi yang akan menentukan masa depan desa.

Bekal Sebelum Berumah Tangga, Literasi Pra Nikah Dorong Calon Pengantin Bangun Keluarga Berkualitas
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Bekal Sebelum Berumah Tangga, Literasi Pra Nikah Dorong Calon Pengantin Bangun Keluarga Berkualitas

#Bunda Literasi

JEPARA, 5 Oktober 2026 — Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menjadi awal perjalanan membangun keluarga dengan tanggung jawab dan komitmen bersama. Pemahaman tersebut menjadi bagian penting dalam Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi Calon Pengantin yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jepara, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari Bidang Literasi tersebut memberikan ruang pembelajaran bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Berbagai pengetahuan dan pemahaman diberikan sebagai bekal dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, mandiri, dan berkualitas. Pernikahan Membutuhkan Kesiapan Memasuki kehidupan pernikahan membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan administratif. Calon pasangan juga perlu memiliki kesiapan dalam memahami peran, tanggung jawab, komunikasi, pengelolaan kehidupan keluarga, serta kemampuan menghadapi berbagai dinamika rumah tangga. Bimbingan pra nikah menjadi salah satu ruang untuk membangun pemahaman tersebut. Calon pengantin diajak melihat kehidupan berkeluarga sebagai proses yang membutuhkan kerja sama, keterbukaan, saling menghargai, dan komitmen untuk tumbuh bersama. Literasi perkawinan juga penting agar calon pasangan memiliki perspektif yang lebih matang dalam mempersiapkan kehidupan setelah pernikahan. Membangun Keluarga Harmonis dari Komunikasi Keharmonisan keluarga tidak hadir dengan sendirinya. Ia dibangun melalui komunikasi yang sehat, sikap saling menghormati, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama. Calon pengantin perlu memahami bahwa perbedaan karakter, kebiasaan, maupun cara pandang merupakan bagian dari kehidupan berkeluarga. Karena itu, kemampuan berdialog dan mencari jalan keluar secara bersama menjadi bekal penting dalam membangun hubungan yang sehat. Selain aspek hubungan pasangan, perhatian terhadap kesehatan keluarga, perencanaan kehidupan rumah tangga, dan kemandirian ekonomi juga menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas. Literasi Menjadi Bekal Jangka Panjang Kegiatan bimbingan perkawinan menunjukkan bahwa literasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi keluarga masa depan. Pengetahuan yang diperoleh sebelum menikah diharapkan tidak berhenti sebagai materi pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari membangun komunikasi yang baik, menjaga kesehatan keluarga, mengelola kehidupan ekonomi, hingga menjalankan peran masing-masing secara bertanggung jawab. Keluarga yang sehat dan mandiri pada akhirnya menjadi salah satu fondasi penting bagi terbentuknya masyarakat yang kuat. Menyiapkan Keluarga, Menyiapkan Masa Depan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah di Pendopo Kabupaten Jepara menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa mempersiapkan pernikahan berarti juga mempersiapkan masa depan keluarga. Calon pengantin bukan hanya dipersiapkan untuk menjalani hari pernikahan, tetapi juga untuk menghadapi perjalanan panjang kehidupan setelahnya. Keluarga harmonis dibangun dengan komunikasi. Keluarga sehat tumbuh dari kepedulian. Keluarga mandiri lahir dari kesiapan. Dan keluarga berkualitas dimulai dari pengetahuan serta komitmen yang dipersiapkan sejak sebelum pernikahan. Smart Kartini — Literasi Keluarga Hari Ini, Generasi Berkualitas di Masa Depan.