Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
UMKM qonik snack & catering. Desa .Rajekwesi
Desa Rajekwesi, Kec. Mayong

UMKM qonik snack & catering. Desa .Rajekwesi

#Dekranasda

Hari ini **Qoni' Catering Desa Rajekwesi** kembali beraktivitas menyiapkan berbagai pesanan dengan penuh ketelitian dan sepenuh hati. πŸ’• Mulai dari **snack box** yang berisi aneka jajanan basah yang lezat dan menggugah selera, hingga **nasi box** yang cocok untuk berbagai acara, siap kami persiapkan sesuai kebutuhan pelanggan. 🍱🧁 Tidak hanya snack box dan nasi box, **Qoni' Catering** juga melayani berbagai kebutuhan untuk momen spesial, seperti **kue ulang tahun πŸŽ‚** dengan berbagai tema serta **parcel/hantaran pernikahan πŸ’πŸŽ** yang cantik dan menarik. Setiap pesanan kami siapkan dengan mengutamakan **rasa, kebersihan, kerapian, dan kepuasan pelanggan**. πŸ₯° πŸ“ **Qoni' Catering – Desa Rajekwesi** 🍱 Snack Box & Nasi Box 🧁 Aneka Jajanan Basah πŸŽ‚ Kue Ulang Tahun 🎁 Parcel/Hantaran Pernikahan **Qoni' Catering β€” siap menemani berbagai acara dan momen istimewa Anda.** ❀️✨

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo Promosikan Produk UMKM Telur Ayam Kampung Mak Pur Desa Karanggondang
Kecamatan Mlonggo

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo Promosikan Produk UMKM Telur Ayam Kampung Mak Pur Desa Karanggondang

#Dekranasda

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Mlonggo, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo turut mempromosikan produk lokal Telur Ayam Kampung Mak Pur dari Desa Karanggondang. Kegiatan promosi dilakukan melalui pembuatan konten digital yang memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat secara lebih luas. Telur Ayam Kampung Mak Pur merupakan salah satu produk unggulan masyarakat Desa Karanggondang yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dipasarkan melalui media digital. Promosi ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM lokal agar semakin dikenal, meningkatkan nilai pemasaran produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas. TP PKK dan Dekranasda Kecamatan Mlonggo terus mendorong pelaku UMKM untuk berani memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha. Melalui gerakan bangga membeli produk lokal, diharapkan masyarakat semakin mengenal dan mendukung produk-produk UMKM Kecamatan Mlonggo sehingga dapat tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga serta masyarakat.

Pelatihan merajut
Desa Geneng, Kec. Batealit

Pelatihan merajut

#Dekranasda

Pelatihan menjauh. Dilaksanakan di hari rabu sore. Di galeri pkk Jepara(pendopo kabupaten Jepara) . Rajut kreasi, wujudkan inspirasi. Belajar merajut dari dasar hingga berbagai karya dan bermanfaat. Harapanya dapat menambah skill kita. Dan bisa mendapatkan pendapatan baru dari aksesoris rajut.

Keigaitan UMKM berjualan di area SDN Geneng 01.
Desa Geneng, Kec. Batealit

Keigaitan UMKM berjualan di area SDN Geneng 01.

#Dekranasda

Kegiatan UMKM berjualan di area sekolah geneng. Hal ini diharapkan untuk menambah pendapatan harian. Sehingga bisa menambah uang belanja. Berjualan jajan snack home made. Diantaranya ada moci isi coklat,senwich, sosis bakar, coklat nyamnyam, kebab mini, jely, susu beku dll.

Inovasi Cita Rasa dan Kemasan Modern, Brownis Cap Nona Telukawur Siap "Naik Kelas" Tembus Pasar Unggulan
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Inovasi Cita Rasa dan Kemasan Modern, Brownis Cap Nona Telukawur Siap "Naik Kelas" Tembus Pasar Unggulan

#Dekranasda

TELUKAWUR β€” Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Telukawur terus menunjukkan perkembangan pesat. Pada Rabu (30/9/2026), salah satu produk kuliner lokal andalan desa, Brownis Cap Nona, resmi mencatatkan langkah strategis dalam program percepatan UMKM "naik kelas" guna memperluas jangkauan pasar. Usaha kuliner yang dikenal dengan tekstur lembut dan variasi rasa khasnya ini berhasil bertransformasi dari skala produksi rumahan menuju standar industri kreatif yang lebih profesional. Proses "naik kelas" ini ditandai dengan pembaruan pada desain kemasan (packaging) yang lebih higienis dan menarik, standarisasi mutu produk, hingga kelengkapan legalitas serta sertifikasi kelayakan usaha. Langkah inovatif ini merupakan hasil pendampingan berkelanjutan serta komitmen pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan potensi ekonomi desa. Melalui peningkatan standar kualitas dan strategi pemasaran digital, Brownis Cap Nona kini tidak hanya membidik konsumen lokal Telukawur dan Jepara, tetapi juga siap bersaing di jejaring ritel yang lebih luas serta pasar oleh-oleh antarkota. "Kami terus berbenah, mulai dari pemilihan bahan baku premium, menjaga konsistensi rasa, hingga tampilan kemasan yang ramah pengiriman luar kota. Langkah naik kelas ini menjadi modal utama kami untuk membawa nama Desa Telukawur di kancah kuliner daerah," ujar pengelola Brownis Cap Nona. Keberhasilan Brownis Cap Nona menjadi bukti nyata bahwa produk olahan pangan desa memiliki daya saing tinggi apabila dikelola secara inovatif. Diharapkan, capaian ini dapat menginspirasi para pelaku UMKM lokal lainnya di Desa Telukawur untuk terus meningkatkan mutu produk dan bergerak menuju kemandirian ekonomi masyarakat.

Inovasi dan Konsistensi Membuah Hasil, Roti Ceriping Pisang Mak Nah Semakin "Naik Kelas" Banjir Orderan
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Inovasi dan Konsistensi Membuah Hasil, Roti Ceriping Pisang Mak Nah Semakin "Naik Kelas" Banjir Orderan

#Dekranasda

JEPARA β€” Semangat pantang menyerah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara kembali membuahkan hasil manis. Roti Ceriping Pisang Mak Nah, salah satu produk camilan lokal yang terus berinovasi, kini mencatatkan peningkatan permintaan secara signifikan hingga mengalami "banjir orderan" dalam beberapa bulan terakhir. Berawal dari usaha skala rumah tangga yang sederhana, Usaha Mak Nah berhasil membuktikan bahwa produk olahan pisang tradisional mampu bersaing di pasar modern. Kunci keberhasilan produk ini terletak pada menjaga mutu bahan baku lokal, kerenyahan tekstur ceriping, serta perpaduan cita rasa manis-gurih khas yang konsisten di setiap kemasan. Strategi "naik kelas" yang diterapkan meliputi pembenahan kualitas kemasan (packaging), legalitas usaha, hingga optimalisasi pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial dan toko daring. Langkah ini efektif meluaskan jangkauan pasar yang semula hanya mencakup wilayah Jepara, kini merambah ke berbagai kota di Jawa Tengah hingga pengiriman antarpulau. "Kami terus berupaya menjaga kualitas rasa dan kerapian kemasan. Dukungan pendampingan UMKM serta respons positif dari para pelanggan menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus berkembang," ujar Mak Nah, pemilik usaha. Peningkatan volume pemesanan ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi positif bagi pemilik, tetapi juga membukakan lapangan kerja bagi warga sekitar yang turut diberdayakan dalam proses produksi hingga pengemasan. Kisah sukses Roti Ceriping Pisang Mak Nah menjadi bukti nyata bahwa keberanian untuk berinovasi dan memanfaatkan momentum digitalisasi mampu membawa UMKM lokal Jepara menembus batas, menjadi produk unggulan yang berdaya saing tinggi, sekaligus menginspirasi pelaku usaha daerah lainnya untuk terus bertumbuh.