Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1821 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Kunjungan sekaligus Pendampingan ke Posyandu Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan
Kecamatan Tahunan

Kunjungan sekaligus Pendampingan ke Posyandu Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan

#posyandu

Pada tanggal 19 Agustus 2026, Kegiatan kunjungan sekaligus pendampingan kegiatan Posyandu Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan Posyandu, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan sekaligus edukasi penting untuk mewujudkan keluarga yang sehat, aktif, dan sejahtera. đź’š Bersama Posyandu, wujudkan masyarakat sehat dan generasi yang berkualitas.

Visitasi ketua tp  PKK ke posyandu melati 7
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Visitasi ketua tp PKK ke posyandu melati 7

#posyandu

KEGIATAN KUNJUNGAN Ke POSYANDU MELATI 7 DAN PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA Pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2026, TP PKK Desa Kecapi melaksanakan kunjungan kegiatan ke Posyandu Melati 7 di Dukuh Juwetan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian TP PKK terhadap kesehatan masyarakat desa. Kunjungan dilakukan bersama pengurus PKK dan kader Posyandu Melati 7. Kehadiran pengurus TP PKK disambut dengan baik oleh para kader dan masyarakat. Kegiatan dimulai dengan persiapan tempat Posyandu. Para kader menata meja dan perlengkapan pelayanan. Tempat kegiatan dipersiapkan agar masyarakat merasa nyaman. Kader juga mempersiapkan buku pencatatan kegiatan Posyandu. Data sasaran Posyandu diperiksa sebelum pelayanan dimulai. Para ibu datang membawa balita mereka ke lokasi kegiatan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan bersama orang tua. Suasana Posyandu berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan Posyandu. TP PKK memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu menjadi salah satu sarana penting dalam meningkatkan kesehatan keluarga. Pelayanan Posyandu juga mendukung pemantauan tumbuh kembang anak. Para kader melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pengurus TP PKK memberikan dukungan kepada seluruh kader. Kader diarahkan agar selalu memberikan pelayanan dengan ramah. Ketelitian dalam melakukan pencatatan juga menjadi perhatian. Setiap kegiatan perlu dicatat dengan baik. Pencatatan yang tertib dapat membantu proses evaluasi. Data kesehatan masyarakat dapat menjadi bahan untuk menentukan tindak lanjut. Kader juga berperan dalam memberikan informasi kesehatan kepada keluarga. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya memantau pertumbuhan anak. Pemantauan dilakukan secara rutin melalui kegiatan Posyandu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dalam kunjungan tersebut, pengurus TP PKK berinteraksi langsung dengan kader. Komunikasi dilakukan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan Posyandu. Berbagai hal terkait pelayanan dibahas bersama. Kader menyampaikan kegiatan yang telah dilaksanakan. Pengurus juga memberikan motivasi kepada para kader. Semangat kader sangat diperlukan dalam menjalankan pelayanan masyarakat. Kader merupakan bagian penting dalam kegiatan Posyandu. Tanpa kerja sama yang baik, kegiatan tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, kebersamaan harus terus dijaga. Koordinasi antara TP PKK, kader, dan masyarakat perlu ditingkatkan. Dengan koordinasi yang baik, pelayanan dapat berjalan lebih efektif. Kegiatan Posyandu juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat. Para ibu dapat saling bertukar pengalaman dalam merawat anak. Kader dapat memberikan edukasi sesuai kebutuhan masyarakat. Lingkungan Posyandu menjadi tempat untuk membangun kepedulian bersama. Selain kegiatan Posyandu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan kegiatan yang berkaitan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Bulan Agustus merupakan bulan yang penuh semangat kebangsaan. Masyarakat Desa Kecapi ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan. TP PKK turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kegiatan peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Semangat kemerdekaan juga dapat memperkuat persatuan masyarakat. Berbagai kegiatan dilaksanakan dengan suasana penuh kegembiraan. Masyarakat menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan kemerdekaan. Anak-anak ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Para ibu juga memberikan dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kebersamaan terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan. Warga saling membantu dalam mempersiapkan kegiatan. Semangat gotong royong terlihat dengan jelas. Semua pihak berusaha memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa para pahlawan. Kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu. Oleh sebab itu, masyarakat perlu menjaga nilai-nilai perjuangan tersebut. Semangat nasionalisme harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak perlu dikenalkan dengan arti penting kemerdekaan. Orang tua dapat menjadi contoh dalam menanamkan rasa cinta tanah air. Kegiatan kemerdekaan juga mengajarkan pentingnya kebersamaan. Persatuan menjadi kekuatan dalam membangun desa. Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur yang perlu dipertahankan. TP PKK berusaha ikut memberikan contoh dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap kegiatan dilakukan dengan semangat kebersamaan. Masyarakat diajak untuk tidak hanya menjadi penonton. Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi secara aktif. Dengan partisipasi masyarakat, kegiatan dapat berlangsung lebih meriah. Kegiatan di Posyandu Melati 7 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi. Pengurus TP PKK dapat bertemu langsung dengan masyarakat Dukuh Juwetan. Hubungan yang baik antara pengurus dan warga perlu terus dibangun. Silaturahmi dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka. Warga dapat menyampaikan kebutuhan dan masukan secara langsung. Pengurus dapat mengetahui kondisi masyarakat dengan lebih dekat. Hal tersebut menjadi bahan untuk meningkatkan kegiatan PKK. Kegiatan PKK harus selalu berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Program kesehatan menjadi salah satu perhatian utama. Program pemberdayaan keluarga juga perlu terus dikembangkan. Peran kader sangat penting dalam menjalankan berbagai program tersebut. Kader diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Semangat belajar dan bekerja sama harus selalu dipelihara. Pengurus memberikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah membantu kegiatan. Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan aman dan lancar. Semua peserta mengikuti kegiatan dengan tertib. Kerja sama antara kader dan pengurus terlihat sangat baik. Masyarakat juga memberikan respons yang positif. Anak-anak menikmati suasana kegiatan dengan penuh keceriaan. Para orang tua mengikuti kegiatan sambil berinteraksi dengan warga lainnya. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana yang hangat. Kegiatan Posyandu memberikan manfaat bagi keluarga. Kegiatan peringatan kemerdekaan memberikan manfaat dalam membangun semangat persatuan. Kedua kegiatan tersebut memiliki nilai yang penting bagi masyarakat. Kesehatan keluarga dan semangat kebangsaan perlu berjalan bersama. Keluarga yang sehat dapat menjadi bagian dari masyarakat yang kuat. Masyarakat yang kuat dapat ikut membangun desa. Desa yang maju membutuhkan masyarakat yang aktif dan peduli. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan. TP PKK Desa Kecapi berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Posyandu. Dukungan diberikan melalui pendampingan dan koordinasi dengan kader. Pengurus juga akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Kader diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan. Pelayanan yang ramah dapat membuat masyarakat merasa nyaman. Masyarakat juga diharapkan semakin sadar akan pentingnya kesehatan keluarga. Orang tua diharapkan rutin mengikuti kegiatan Posyandu. Pemantauan kesehatan anak perlu dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kesehatan juga harus terus diberikan kepada masyarakat. Kegiatan kemerdekaan juga diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan. Semangat gotong royong hendaknya terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai persatuan harus dijaga oleh seluruh masyarakat. Perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama. Semua warga memiliki peran dalam membangun Desa Kecapi. Kunjungan pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2026 tersebut memberikan pengalaman yang positif. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Pengurus TP PKK mendapatkan gambaran langsung mengenai pelaksanaan kegiatan di Posyandu Melati 7. Kader mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan. Masyarakat mendapatkan perhatian dan pendampingan dari TP PKK. Semangat kemerdekaan juga semakin terasa melalui partisipasi warga. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kesehatan dan kebersamaan dapat dibangun secara bersama-sama. TP PKK berharap kegiatan Posyandu dapat terus berkembang. TP PKK juga berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat. Semangat kader diharapkan tetap terjaga. Kerja sama antara pemerintah desa, TP PKK, kader, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Dengan kerja sama tersebut, berbagai program dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Masyarakat yang sehat dan aktif menjadi modal penting bagi pembangunan desa. Semangat kemerdekaan hendaknya menjadi motivasi untuk terus berkarya. Setiap warga dapat memberikan kontribusi melalui peran masing-masing. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TP PKK kepada masyarakat. Semoga kegiatan Posyandu Melati 7 semakin maju dan bermanfaat. Semoga seluruh kader selalu diberikan kesehatan dan semangat dalam menjalankan tugas. Semoga masyarakat Desa Kecapi semakin kompak dan peduli terhadap kesehatan keluarga. Semoga semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Desa Kecapi diharapkan semakin maju, sehat, dan sejahtera.

Monev posyandu
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Monev posyandu

#posyandu

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi di posyandu melati 3 Desa Kecapi 1. Pada hari Rabu, tanggal 19 Agustus 2026, TP PKK Desa Kecapi mendapat kunjungan monitoring dan evaluasi. 2. Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Tahunan bersama Puskesmas Tahunan. 3. Kunjungan ini merupakan bagian dari pembinaan terhadap pelaksanaan kegiatan di tingkat desa. 4. Tim monitoring hadir untuk melihat secara langsung pelaksanaan program yang telah dijalankan. 5. Kegiatan berlangsung di Desa Kecapi dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan. 6. Pengurus TP PKK Desa Kecapi menyambut kedatangan tim monitoring dengan baik. 7. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi bersama. 8. Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan. 9. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesesuaian kegiatan dengan program yang telah direncanakan. 10. Tim dari Kecamatan Tahunan memberikan arahan kepada pengurus TP PKK Desa Kecapi. 11. Puskesmas Tahunan turut memberikan masukan berkaitan dengan kegiatan kesehatan masyarakat. 12. Pengurus TP PKK Desa Kecapi mengikuti kegiatan monitoring dengan penuh perhatian. 13. Ketua TP PKK Desa Kecapi turut mendampingi proses monitoring dan evaluasi. 14. Pengurus harian TP PKK juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut. 15. Kegiatan diawali dengan penyambutan tim dari Kecamatan Tahunan dan Puskesmas Tahunan. 16. Selanjutnya dilakukan pembukaan kegiatan monitoring. 17. Tim menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan ke Desa Kecapi. 18. Monitoring diarahkan untuk melihat pelaksanaan program secara menyeluruh. 19. Beberapa administrasi kegiatan juga menjadi bagian yang diperhatikan. 20. Pengurus TP PKK mempersiapkan berbagai dokumen yang diperlukan. 21. Administrasi PKK ditunjukkan kepada tim monitoring untuk dilakukan pemeriksaan. 22. Pemeriksaan dilakukan secara teliti dan bertahap. 23. Setiap administrasi yang diperiksa diberikan perhatian secara khusus. 24. Tim memberikan penjelasan apabila terdapat bagian yang perlu diperbaiki. 25. Pengurus menerima setiap arahan dengan terbuka. 26. Masukan yang diberikan menjadi bahan perbaikan bagi pengurus. 27. Kegiatan monitoring tidak hanya berfokus pada administrasi. 28. Pelaksanaan program PKK di lapangan juga menjadi perhatian. 29. Tim melihat keterkaitan antara administrasi dan pelaksanaan kegiatan. 30. Hal tersebut penting agar program dapat berjalan secara tertib. 31. Pengurus TP PKK Desa Kecapi menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. 32. Kegiatan tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. 33. Kegiatan posyandu juga menjadi salah satu program yang mendapat perhatian. 34. Program kesehatan masyarakat terus didorong melalui kerja sama dengan Puskesmas. 35. Kader PKK dan kader kesehatan memiliki peran penting dalam kegiatan tersebut. 36. Tim Puskesmas Tahunan memberikan pembinaan terkait kegiatan kesehatan. 37. Pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. 38. Kader juga diingatkan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan. 39. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan ramah dan penuh tanggung jawab. 40. Data kegiatan kesehatan juga perlu dicatat dengan baik. 41. Pencatatan yang tertib akan memudahkan proses evaluasi. 42. Data tersebut dapat digunakan sebagai bahan perencanaan kegiatan berikutnya. 43. Tim monitoring memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. 44. Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan. 45. Pengurus diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi. 46. Beberapa kendala dibahas secara bersama-sama. 47. Diskusi berlangsung dengan suasana terbuka. 48. Pengurus dapat menyampaikan pengalaman selama menjalankan program. 49. Tim memberikan solusi berdasarkan hasil monitoring. 50. Arahan tersebut menjadi motivasi bagi pengurus untuk bekerja lebih baik. 51. Monitoring juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi. 52. Koordinasi antara TP PKK Desa, Kecamatan, dan Puskesmas sangat diperlukan. 53. Kerja sama yang baik akan mendukung keberhasilan program. 54. Setiap unsur memiliki peran masing-masing dalam mendukung masyarakat. 55. TP PKK berperan dalam menggerakkan masyarakat melalui berbagai kegiatan. 56. Kecamatan berperan memberikan pembinaan dan koordinasi. 57. Puskesmas berperan dalam memberikan dukungan di bidang kesehatan. 58. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan. 59. Dalam kegiatan tersebut, pengurus juga mendapatkan penjelasan mengenai evaluasi program. 60. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kekurangan kegiatan. 61. Hasil evaluasi menjadi bahan penyusunan langkah tindak lanjut. 62. Pengurus berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan. 63. Administrasi akan terus ditingkatkan agar lebih rapi. 64. Pelaksanaan kegiatan juga akan disesuaikan dengan program kerja. 65. Dokumentasi kegiatan menjadi bagian penting dalam laporan. 66. Setiap kegiatan diharapkan memiliki dokumentasi yang lengkap. 67. Dokumentasi dapat menjadi bukti pelaksanaan program. 68. Pengurus juga diarahkan untuk menyimpan dokumen secara tertib. 69. Kerapian administrasi akan mempermudah pemeriksaan berikutnya. 70. Tim Kecamatan Tahunan memberikan motivasi kepada seluruh pengurus. 71. Pengurus diharapkan tetap aktif menjalankan kegiatan PKK. 72. Semangat pengabdian kepada masyarakat perlu terus dipertahankan. 73. Kegiatan PKK diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 74. Pemberdayaan keluarga menjadi salah satu tujuan penting kegiatan PKK. 75. Keluarga yang berdaya diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan. 76. Peran perempuan dalam pembangunan desa juga terus didorong. 77. Pengurus TP PKK menjadi salah satu penggerak kegiatan tersebut. 78. Kader di tingkat desa hingga lingkungan masyarakat perlu terus diberdayakan. 79. Kegiatan monitoring memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi pengurus. 80. Pengurus dapat mengetahui bagian yang sudah berjalan dengan baik. 81. Pengurus juga mengetahui bagian yang masih perlu ditingkatkan. 82. Evaluasi dilakukan bukan untuk mencari kesalahan. 83. Evaluasi bertujuan memperbaiki pelaksanaan program secara berkelanjutan. 84. Dengan adanya evaluasi, kegiatan dapat dilaksanakan lebih terarah. 85. Pengurus menyambut baik kegiatan monitoring tersebut. 86. Kehadiran tim dari Kecamatan Tahunan memberikan semangat baru. 87. Kehadiran Puskesmas Tahunan juga memperkuat perhatian terhadap bidang kesehatan. 88. Semua pihak berdiskusi untuk mencari langkah terbaik. 89. Komunikasi berlangsung secara baik antara tim dan pengurus. 90. Kegiatan berjalan dalam suasana tertib dan kondusif. 91. Pengurus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai selesai. 92. Arahan dari tim monitoring dicatat sebagai bahan tindak lanjut. 93. Pengurus akan menyampaikan hasil monitoring kepada anggota lainnya. 94. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar peningkatan program. 95. Setiap kekurangan akan diperbaiki secara bertahap. 96. Setiap keberhasilan akan dipertahankan dan dikembangkan. 97. TP PKK Desa Kecapi berkomitmen meningkatkan kualitas kegiatan. 98. Pengurus juga berkomitmen meningkatkan ketertiban administrasi. 99. Kerja sama dengan Kecamatan Tahunan akan terus dijaga. 100. Koordinasi dengan Puskesmas Tahunan juga akan terus ditingkatkan. 101. Sinergi antarinstansi sangat penting dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat. 102. Monitoring dan evaluasi menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh pengurus. 103. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman tentang pentingnya pelaksanaan program yang terukur. 104. Kegiatan tersebut juga meningkatkan motivasi untuk bekerja secara lebih tertib. 105. Secara keseluruhan, monitoring dan evaluasi berjalan dengan lancar. 106. Kunjungan Kecamatan Tahunan dan Puskesmas Tahunan memberikan banyak manfaat bagi TP PKK Desa Kecapi. 107. Kegiatan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kinerja. 108. TP PKK Desa Kecapi mengucapkan terima kasih atas pembinaan dan arahan yang diberikan. 109. Seluruh pengurus berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. 110. Dengan adanya monitoring dan evaluasi, diharapkan seluruh program PKK semakin baik. 111. Program yang telah berjalan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. 112. Pengurus akan terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 113. Semangat kebersamaan akan terus dijaga dalam menjalankan setiap kegiatan. 114. Hasil monitoring akan dijadikan bahan perbaikan dalam pelaksanaan program selanjutnya. 115. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pengurus. 116. TP PKK Desa Kecapi akan terus mendukung program pemerintah desa. 117. Pengurus juga akan terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Tahunan. 118. Dukungan dari Puskesmas Tahunan akan menjadi bagian penting dalam peningkatan program kesehatan. 119. Semua pihak diharapkan dapat terus bekerja sama demi kemajuan masyarakat. 120. Kegiatan monitoring dan evaluasi pada akhirnya menjadi langkah penting untuk mewujudkan pelaksanaan program PKK yang tertib, aktif, dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Kecapi.

Kegiatan Pelayanan Posyandu Mekarsari II dan V Agustus 2026
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

Kegiatan Pelayanan Posyandu Mekarsari II dan V Agustus 2026

#posyandu

Kegiatan Pelayanan Posyandu Mekarsari Dk.Sidorejo RW II Desa Ujungwatu. Pelayanan kesehatan rutin bulanan bagi masyarakat Desa Ujungwatu telah sukses dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut: - Pos II dan Pos V : Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di kediaman Ibu Kuriyah. Kegiatan rutin ini berfokus pada pelayanan kesehatan dasar yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan untuk pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, pemberian imunisasi, serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan lansia. Melalui sinergi antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif warga, agenda bulanan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga serta menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting di Desa Ujungwatu.

Posyandu Lansia Desa Telukawur Terintegrasi dengan PKK: Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Kepedulian terhadap Lansia
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Posyandu Lansia Desa Telukawur Terintegrasi dengan PKK: Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Kepedulian terhadap Lansia

#posyandu

Telukawur, 19 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan perhatian terhadap kelompok lanjut usia, Pemerintah Desa Telukawur bersama TP PKK Desa Telukawur terus mendorong pelaksanaan Posyandu Lansia sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang aktif, terpadu, dan berkelanjutan. Kegiatan Posyandu Lansia Desa Telukawur dilaksanakan pada 19 Agustus 2026 dengan mengedepankan pendekatan promotif dan preventif, sekaligus memperkuat peran keluarga serta masyarakat dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan para lanjut usia. Meningkatkan Kesadaran dan Kualitas Hidup Lansia Posyandu Lansia menjadi salah satu sarana penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lanjut usia. Melalui kegiatan ini, para lansia mendapatkan pendampingan dan pemantauan kesehatan secara berkala, sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan aktif. Kegiatan Posyandu juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi para lansia. Selain memperoleh pelayanan kesehatan, peserta dapat berkomunikasi dan bersosialisasi dengan sesama, sehingga diharapkan dapat mendukung kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Sinergi Posyandu dan PKK Desa Telukawur Integrasi kegiatan Posyandu Lansia dengan TP PKK Desa Telukawur menjadi bagian penting dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat di bidang kesehatan. Melalui peran kader PKK dan Posyandu, kegiatan tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pentingnya pendampingan lansia. Keluarga memiliki peran strategis dalam memastikan lansia mendapatkan perhatian, dukungan, pola makan yang baik, aktivitas yang sesuai, serta akses terhadap pelayanan kesehatan apabila diperlukan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi keluarga dalam menjaga kesehatan lansia. Membangun Desa yang Ramah Lansia Pelaksanaan Posyandu Lansia merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan desa yang semakin peduli terhadap kebutuhan masyarakat lanjut usia. Dengan keterlibatan Pemerintah Desa, TP PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat, pelayanan kepada lansia diharapkan dapat terus ditingkatkan secara berkesinambungan. Lansia sehat, keluarga kuat, masyarakat peduli, Desa Telukawur semakin sejahtera. 📅 19 Agustus 2026 📍 Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara Pemerintah Desa Telukawur bersama TP PKK Desa Telukawur Bersama Mewujudkan Keluarga Sehat dan Desa yang Peduli Lansia.

Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing di KB Aswirul Afkar NU Muslimat
Kecamatan Pakis Aji

Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing di KB Aswirul Afkar NU Muslimat

#posyandu

Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing di KB Aswirul Afkar NU Muslimat Ketua Bunda PAUD Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodi, melaksanakan kegiatan pemberian Vitamin A dan obat cacing kepada anak-anak di KB Aswirul Afkar NU Muslimat, Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak usia dini. Pemberian Vitamin A diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin anak, sementara pemberian obat cacing merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan anak dan mencegah gangguan akibat kecacingan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keceriaan. Anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan pendampingan dari para guru dan pihak terkait. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bunda PAUD Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodi, didampingi oleh Bidan Desa Lebak, TP PKK Desa Lebak, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pakis Aji. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan anak-anak dapat terus terjaga serta tumbuh dan berkembang secara optimal. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan pencegahan penyakit pada anak sejak usia dini.