Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 353 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Mengangkat Potensi Lokal, Kerupuk Sargasum/Kerangkam Telukawur Tembus Dekranasda Jepara
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Mengangkat Potensi Lokal, Kerupuk Sargasum/Kerangkam Telukawur Tembus Dekranasda Jepara

#Dekranasda

Jepara, 9 Agustus 2026 — Dalam rangka mendukung pengembangan dan promosi produk unggulan desa, UMKM Desa Telukawur melaksanakan kegiatan setor produk unggulan berupa Kerupuk Sargasum/Kerangkam ke Dekranasda Kabupaten Jepara pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Telukawur, khususnya melalui pengembangan produk olahan berbasis potensi lokal. Kerupuk Sargasum/Kerangkam menjadi salah satu produk unggulan yang memiliki karakteristik khas serta potensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan lokal bernilai ekonomi. Melalui kegiatan penyetoran produk ke Dekranasda Kabupaten Jepara, diharapkan produk UMKM Desa Telukawur semakin dikenal, memiliki akses pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dan masyarakat desa. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi, pemasaran, jejaring usaha, dan branding produk lokal Desa Telukawur. Dengan dukungan berbagai pihak, produk unggulan desa diharapkan dapat terus berkembang dari sisi kualitas, kemasan, legalitas, hingga pemasaran sehingga mampu bersaing di tingkat Kabupaten Jepara maupun pasar yang lebih luas. Pemerintah Desa Telukawur terus mendorong UMKM agar dapat tumbuh secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal dan mengembangkan inovasi produk. Sinergi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, Dekranasda, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi langkah penting dalam mewujudkan UMKM yang mandiri, produktif, inovatif, dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, Desa Telukawur berharap Kerupuk Sargasum/Kerangkam dapat menjadi salah satu ikon produk lokal yang turut memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Desa Telukawur sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Desa Telukawur — Potensi Lokal, Produk Unggulan, Ekonomi Desa Semakin Gemilang.

PELATIHAN KETRAMPILAN MEMBUAT HANTARAN
Desa Pule, Kec. Mayong

PELATIHAN KETRAMPILAN MEMBUAT HANTARAN

#Dekranasda

**Pelatihan Keterampilan Membuat Hantaran** Kegiatan **Pelatihan Keterampilan Membuat Hantaran** dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian masyarakat. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar membuat berbagai bentuk hantaran yang menarik, rapi, dan memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi. Dalam kegiatan pelatihan, peserta mendapatkan penjelasan dan praktik secara langsung mengenai **pemilihan bahan, penataan isi hantaran, teknik membungkus, menghias, serta penyusunan dekorasi** agar menghasilkan hantaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan. Peserta mengikuti setiap tahapan dengan didampingi oleh instruktur sehingga dapat mempraktikkan keterampilan secara bertahap. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat hantaran, tetapi juga mendorong munculnya **kreativitas dan peluang usaha**. Keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan atau jasa pembuatan hantaran sehingga berpotensi membantu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat, mampu menghasilkan karya yang kreatif dan bernilai jual, serta memiliki motivasi untuk terus mengembangkan potensi diri. Kegiatan juga menjadi sarana untuk mempererat **kebersamaan, kerja sama, dan pemberdayaan masyarakat** melalui kegiatan keterampilan yang produktif.

CAR FREE NIGTH CFN MAYONGLOR BOLO AL IKHLAS
Desa Mayong Lor, Kec. Mayong

CAR FREE NIGTH CFN MAYONGLOR BOLO AL IKHLAS

#Dekranasda

Setiap Bulan di Minggu kedua Desa mayonglor dukuh Krajan mengadakan CFN yaitu Car free night. kegiatan tersebut meliputi bazar UMKM ,mulai dari makanan, minuman, pakaian dan sayuran semuanya ada di CFN. selain kegiatan UMKM juga ada musik hiburan. terkadang penampilan tongtek perdukuh terkadang juga ada donor darah.

Pembinaan oleh ketua tp PKK desa di UMKM mentari desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Pembinaan oleh ketua tp PKK desa di UMKM mentari desa kecapi

#Dekranasda

Pembinaan UMKM Desa Mentari Pada hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan kepada seluruh anggota UMKM Desa Mentari. Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan anggota UMKM dalam mengembangkan produk yang dihasilkan agar lebih berkualitas dan layak jual. Pembinaan diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap keberlangsungan usaha masyarakat di Desa Mentari. Dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota UMKM mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas produk sebelum dipasarkan kepada konsumen. Para anggota diberikan pemahaman bahwa produk yang baik tidak hanya dilihat dari rasa atau bentuknya, tetapi juga dari kebersihan, keamanan, kemasan, label, dan cara penyajiannya. Produk perlu dipersiapkan dengan baik agar mampu memberikan kepercayaan kepada konsumen. Pembinaan juga membahas pentingnya memilih bahan baku yang berkualitas dan menjaga proses produksi agar tetap higienis. Setiap anggota diharapkan mampu memperhatikan kebersihan tempat produksi, peralatan, serta bahan yang digunakan. Kebersihan menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan produk yang aman dan layak dikonsumsi. Selain kualitas produk, anggota UMKM diberikan edukasi mengenai pentingnya kemasan yang menarik, rapi, dan sesuai dengan karakter produk. Kemasan yang baik dapat meningkatkan daya tarik produk sekaligus memberikan perlindungan selama proses penyimpanan dan pemasaran. Anggota juga diarahkan untuk memperhatikan informasi pada label, seperti nama produk, komposisi, tanggal produksi, dan informasi penting lainnya sesuai kebutuhan produk. Kegiatan pembinaan berlangsung dengan suasana aktif dan penuh antusiasme. Para anggota UMKM mengikuti penyampaian materi dengan baik serta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha. Berbagai pengalaman dalam mengolah, mengemas, dan memasarkan produk juga menjadi bahan diskusi bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota UMKM Desa Mentari semakin memahami cara meningkatkan kualitas produknya. Produk yang dihasilkan diharapkan tidak hanya layak untuk dijual di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu memiliki daya saing yang lebih baik di pasar yang lebih luas. Pembinaan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan kerja sama antaranggota UMKM Desa Mentari. Dengan adanya komunikasi dan saling berbagi pengalaman, para pelaku UMKM dapat saling memberikan motivasi dan masukan untuk mengembangkan usaha masing-masing. Kegiatan pembinaan kepada UMKM Desa Mentari pada akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas produk, kemandirian ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat. Dengan produk yang berkualitas, kemasan yang menarik, pengelolaan usaha yang baik, dan pemasaran yang tepat, UMKM Desa Mentari diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu potensi ekonomi unggulan desa.

Pertemuan Ternak Ayam RT 03/RW 03 Bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Karanggondang
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Pertemuan Ternak Ayam RT 03/RW 03 Bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Karanggondang

#Dekranasda

Pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, dilaksanakan pertemuan antara kelompok/pelaku usaha ternak ayam RT 03/RW 03 Desa Karanggondang dengan Pemerintah Desa Karanggondang serta masyarakat sekitar. Pertemuan ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan silaturahmi antara pengelola usaha peternakan dengan pemerintah desa dan warga yang berada di lingkungan sekitar lokasi peternakan. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan keterbukaan dan kebersamaan dalam membahas keberadaan usaha ternak ayam di lingkungan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan peternakan ayam, terutama mengenai kondisi lingkungan sekitar, kenyamanan masyarakat, kebersihan, pengelolaan limbah, serta hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar kegiatan usaha peternakan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga. Pemerintah Desa bersama masyarakat juga memberikan masukan dan menyampaikan berbagai perhatian yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola ternak ayam. Melalui komunikasi secara langsung, diharapkan setiap permasalahan maupun potensi yang muncul dapat dibicarakan dan diselesaikan secara bersama-sama dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Desa, pelaku usaha ternak ayam, dan masyarakat sekitar dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan kondusif. Pemerintah Desa Karanggondang terus mendorong agar kegiatan usaha masyarakat dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi, namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta kepentingan warga sekitar. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara pelaku usaha peternakan dan masyarakat sehingga kegiatan peternakan dapat berjalan secara tertib, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat Desa Karanggondang.

Peranan PKK dalam Pendampingan UMKM di Desa Senenan
Desa Senenan, Kec. Tahunan

Peranan PKK dalam Pendampingan UMKM di Desa Senenan

#Dekranasda

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peranan penting dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa. Melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga, PKK tidak hanya berfungsi sebagai wadah kegiatan sosial, tetapi juga dapat menjadi penggerak bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga. Di Desa Senenan, peran PKK dalam pendampingan UMKM dapat diwujudkan melalui beberapa kegiatan. Pertama, PKK berperan sebagai motivator dan penggerak usaha masyarakat. Kader PKK dapat memberikan dorongan kepada anggota untuk memanfaatkan potensi dan keterampilan yang dimiliki menjadi kegiatan ekonomi produktif. Pendekatan seperti ini penting karena keberhasilan pemberdayaan tidak hanya bergantung pada pelatihan, tetapi juga pada pendampingan dan motivasi agar pelaku usaha mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan. Kedua, PKK berperan dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelaku UMKM. Pendampingan dapat dilakukan melalui pelatihan pengolahan produk, peningkatan kualitas, pengemasan, pencatatan keuangan sederhana, serta pengelolaan usaha. Pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting karena UMKM sering menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan dan pemisahan antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Ketiga, PKK dapat membantu memperluas pemasaran produk UMKM. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pelaku usaha desa untuk memasarkan produk melalui media sosial dan berbagai platform digital. Pendampingan dalam pembuatan foto produk, penyusunan konten promosi, serta pengelolaan media sosial dapat membantu UMKM menjangkau konsumen yang lebih luas. Penelitian mengenai pendampingan PKK menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemasaran digital dapat memperkuat kemandirian ekonomi dan daya saing UMKM. Keempat, PKK dapat menjadi penghubung antara pelaku UMKM dengan pemerintah maupun lembaga pendukung lainnya. Melalui jaringan PKK, pelaku usaha dapat diarahkan untuk memperoleh informasi mengenai legalitas usaha, sertifikasi produk, akses pembiayaan, pelatihan, serta kegiatan promosi dan pameran. Di Jawa Tengah, misalnya, penguatan UMKM berbasis keluarga melalui program PKK mencakup asesmen kebutuhan, pelatihan, peningkatan kualitas produk, legalitas, pengemasan, pemasaran, hingga akses pembiayaan. Kelima, PKK dapat mendorong pemanfaatan potensi lokal Desa Senenan. Pendampingan UMKM sebaiknya tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah usaha, tetapi juga pada pengembangan produk yang memiliki karakter dan keunggulan lokal. Pendekatan berbasis aset lokal memungkinkan masyarakat mengenali potensi yang sudah tersedia di lingkungan mereka kemudian mengembangkannya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, peranan PKK dalam pendampingan UMKM di Desa Senenan dapat diposisikan sebagai motivator, fasilitator, pendamping, penghubung, sekaligus penggerak ekonomi keluarga. Keberadaan PKK di tingkat desa menjadi strategis karena memiliki jaringan masyarakat yang dekat dengan keluarga dan kelompok usaha. Apabila pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan pemerintah desa, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta pihak swasta, maka UMKM di Desa Senenan berpotensi berkembang lebih mandiri, memiliki daya saing yang lebih baik, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.