Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 17319 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Pembagian MBG di Posyandu Kasih Ibu 2 Desa Senenan
Desa Senenan, Kec. Tahunan

Pembagian MBG di Posyandu Kasih Ibu 2 Desa Senenan

#posyandu

Kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan di lingkungan Posyandu Kasih Ibu 2, Desa Senenan, dengan sasaran ibu hamil, balita, dan ibu menyusui. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang. Pembagian MBG berlangsung dengan tertib dan lancar. Para ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang menjadi sasaran menerima makanan bergizi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi seimbang bagi kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan gizi dapat terpenuhi dengan lebih baik sehingga dapat mendukung kesehatan ibu selama kehamilan dan menyusui, serta pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendukung pencegahan masalah gizi di lingkungan Desa Senenan. Diharapkan program MBG dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak.

Pokja IV TP PKK Desa Lebuawu Ikuti Sosialisasi Tumbuh Kembang Balita di Kecamatan Pecangaan
Desa Lebuawu, Kec. Pecangaan

Pokja IV TP PKK Desa Lebuawu Ikuti Sosialisasi Tumbuh Kembang Balita di Kecamatan Pecangaan

#PKK

Pokja IV TP PKK mengikuti kegiatan Sosialisasi Tumbuh Kembang Balita yang bertempat di Pendopo Kecamatan Pecangaan pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para kader PKK mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita sebagai upaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dalam masa pertumbuhan, balita membutuhkan perhatian khusus, baik dari segi pemenuhan gizi, kesehatan, pola asuh, maupun stimulasi perkembangan sesuai usianya. Oleh karena itu, pemahaman tentang tumbuh kembang anak menjadi hal penting bagi orang tua dan kader PKK dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para kader Pokja IV TP PKK dapat meningkatkan peran aktifnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki balita. Pemantauan berat badan, tinggi badan, perkembangan kemampuan motorik, bahasa, serta kemampuan sosial anak perlu dilakukan secara berkala melalui Posyandu dan layanan kesehatan. Selain itu, pemenuhan gizi seimbang, pemberian imunisasi sesuai jadwal, penerapan pola asuh yang baik, serta pemberian stimulasi yang tepat menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Apabila ditemukan tanda-tanda keterlambatan pertumbuhan atau perkembangan, orang tua diharapkan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar memperoleh penanganan yang sesuai. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara TP PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah Kecamatan Pecangaan. Melalui sosialisasi tumbuh kembang balita ini, Pokja IV TP PKK diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penggerak keluarga sehat serta mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Bersama Pokja IV TP PKK, mari kita dukung tumbuh kembang balita secara optimal demi masa depan anak yang lebih sehat dan berkualitas.

SOSIALISASI PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DAN PENCEGAHAN STUNTING
Desa Bumiharjo, Kec. Keling

SOSIALISASI PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DAN PENCEGAHAN STUNTING

#PKK

SOSIALISASI PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DAN PENCEGAHAN STUNTING. Dilaksanakan oleh tim pkk kecamatan keling. Bertepatan pada hari rabu, 28 oktober 2026. Di Aula KB Kecamatan Keling. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh pokja 1 dan ketua diseluruh desa di kecamatan keling. Tujuan diadakan sosialisasi ini agar kader pokja 1, mampu mensosialisasikan kembali kepada masyarakat di sekitar desa.

Pokja I TP PKK Ikuti Pelatihan Simulasi P4GN di Kecamatan Pecangaan
Desa Lebuawu, Kec. Pecangaan

Pokja I TP PKK Ikuti Pelatihan Simulasi P4GN di Kecamatan Pecangaan

#posyandu

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Pokja I TP PKK mengikuti kegiatan Pelatihan Simulasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang bertempat di Pendopo Kecamatan Pecangaan pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi dan upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Melalui pelatihan dan simulasi, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya pencegahan sejak dini serta meningkatkan kepedulian terhadap ancaman narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pokja I TP PKK memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga melalui penguatan karakter, penanaman nilai-nilai moral, serta pembinaan kehidupan keluarga yang harmonis. Pengetahuan mengenai P4GN diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kader untuk menyampaikan informasi dan mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong sinergi antara kader PKK, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara sehat dan berkualitas. Melalui kegiatan Pelatihan Simulasi P4GN ini, Pokja I TP PKK diharapkan semakin aktif menjadi pelopor edukasi dan pencegahan narkoba, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas. Bersama kita wujudkan keluarga tangguh, masyarakat peduli, dan generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Makan Bergizi Gratis (MBG)
Desa Mayong Kidul, Kec. Mayong

Makan Bergizi Gratis (MBG)

#Dekranasda

Pemenuhan gizi yang seimbang setiap harinya merupakan fondasi utama dalam menciptakan kualitas kesehatan yang prima bagi anak-anak. Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), setiap anak mendapatkan asupan nutrisi berkualitas tinggi yang higienis dan kaya manfaat. Dukungan nutrisi yang baik ini diharapkan mampu mengoptimalkan daya pikir serta tumbuh kembang mereka secara menyeluruh

Sosialisasi pernikahan dibawah umur dan pencegahan stunting bagi kader Pokja I TP.PKK Desa se Kecamatan Keling Tahun 2026
Kecamatan Keling

Sosialisasi pernikahan dibawah umur dan pencegahan stunting bagi kader Pokja I TP.PKK Desa se Kecamatan Keling Tahun 2026

#PKK

TP.PKK Kecamatan Keling melaksanakan kegiatan sosialisasi pernikahan dibawah umur dan pencegahan stunting bagi kader Pokja I TP.PKK Desa se Kecamatan Keling. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari KUA Kecamatan Keling dihadiri langsung Kepala KUA Keling dan Puskesmas Keling I dihadiri langsung Kepala Puskesmas Keling I. Para narasumber menyampaikan berbagai materi penting mengenai dampak negatif pernikahan dibawah umur. Pernikahan di bawah umur merenggut hak anak untuk belajar, bermain, dan menggapai cita-cita. Secara medis, tubuh remaja belum siap untuk mengandung dan melahirkan, yang meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi serta stunting. Secara psikologis, ketidaksiapan mental memicu tingginya angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga. Mari kita stop pernikahan dini. Beri anak-anak kita kesempatan untuk tumbuh menjadi dewasa yang mandiri dan matang sebelum membangun rumah tangga. Menikahkan anak di bawah umur berarti menutup pintu masa depan mereka secara prematur. Anak perempuan dan laki-laki kita berhak atas pendidikan yang layak dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya. Jangan biarkan kemiskinan atau tradisi lama merenggut keceriaan masa muda mereka. Mari dukung anak-anak kita untuk sekolah setinggi-tingginya. Karena anak yang teredukasi adalah modal utama keluarga yang sejahtera. Sosialisasi pencegahan stunting adalah kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita, tentang stunting (tubuh pendek akibat kurang gizi kronis) serta cara pencegahan dan penanganannya melalui pemenuhan gizi seimbang, pola hidup sehat, dan deteksi dini, dengan tujuan mewujudkan generasi sehat dan berkualitas. Tujuan Utama Sosialisasi Stunting: Memberikan pengetahuan tentang apa itu stunting, penyebabnya (kekurangan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan: dari ibu hamil hingga anak usia 2 tahun), dampak buruknya, dan cara mencegahnya. Mendorong masyarakat agar lebih peduli dan berperan aktif dalam pencegahan stunting. Mengajak masyarakat menerapkan pola makan bergizi, kebersihan, dan kebiasaan sehat lainnya. Mempercepat Penurunan Stunting Sebagai bagian dari upaya nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia