Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1886 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Kelas Ibu Hamil dan Balita
Desa Singorojo, Kec. Mayong

Kelas Ibu Hamil dan Balita

#posyandu

Deskripsi Kegiatan Pada tanggal 9 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Kelas Balita dan Ibu Hamil yang bertempat di rumah Ibu Sunarsih, Desa Singorojo. Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Mayong II sebagai narasumber dan pendamping, serta diikuti oleh ibu hamil, ibu yang memiliki balita, kader kesehatan, dan peserta lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang balita, serta penerapan pola asuh yang baik sejak dini. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari Puskesmas Mayong II memberikan penyuluhan mengenai pemeriksaan kehamilan secara rutin, pentingnya konsumsi makanan bergizi, pencegahan stunting, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai, imunisasi, serta cara memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, mengajukan pertanyaan terkait kesehatan ibu dan anak, serta mendapatkan edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, sehingga peserta dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik. Melalui kegiatan Kelas Balita dan Ibu Hamil ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran para ibu dalam menjaga kesehatan diri selama masa kehamilan serta mendukung tumbuh kembang balita secara optimal. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kerja sama antara masyarakat, kader kesehatan, pemerintah desa, dan Puskesmas Mayong II dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 TP PKK Kecamatan Pakis Aji
Kecamatan Pakis Aji

Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 TP PKK Kecamatan Pakis Aji

#PKK #Dekranasda #Bunda PAUD #Bunda Literasi #posyandu

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, TP PKK Kecamatan Pakis Aji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan yang optimal agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, cerdas, berkarakter, dan bahagia. Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap tumbuh kembang anak. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, orang tua diharapkan senantiasa memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan yang baik, serta pendampingan dalam menghadapi tantangan di era digital. Melalui berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan menyenangkan, TP PKK Kecamatan Pakis Aji terus mendorong terwujudnya lingkungan yang aman, ramah, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, serta diskriminasi terhadap anak. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk belajar, bermain, berkreasi, dan menyampaikan pendapatnya sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab. TP PKK Kecamatan Pakis Aji juga mengajak seluruh kader PKK, pemerintah desa, satuan pendidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh orang tua untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Bersama-sama kita wujudkan keluarga yang harmonis, pengasuhan yang positif, serta perlindungan yang berkelanjutan demi masa depan anak-anak Indonesia. Mari jadikan Hari Anak Nasional Tahun 2026 sebagai pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan cinta, perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya. "Anak Hebat, Indonesia Kuat. Bersama TP PKK Kecamatan Pakis Aji, wujudkan anak yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan terlindungi menuju Indonesia Emas."

Evaluasi Pembekalan PMT Pangan LokalTahun 2026
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Evaluasi Pembekalan PMT Pangan LokalTahun 2026

#posyandu

Evaluasi PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Lokal Tahun 2026 bertujuan untuk menilai keberhasilan pelaksanaan program dalam meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita bermasalah gizi, sekaligus menjadi dasar perbaikan pelaksanaan di tahun berikutnya. Kementerian Kesehatan juga menekankan evaluasi terhadap capaian tahun sebelumnya sebagai acuan pelaksanaan PMT Lokal 2026. � Scribd + 1 Aspek evaluasi yang perlu diperhatikan meliputi: Ketepatan sasaran, yaitu apakah penerima PMT sesuai kriteria (balita gizi kurang dan ibu hamil KEK/berisiko KEK). Kepatuhan konsumsi PMT, memastikan PMT dikonsumsi sesuai anjuran dan tidak dibagikan kepada anggota keluarga lain. Kualitas menu PMT, menggunakan bahan pangan lokal yang beragam, bergizi, aman, dan sesuai standar. Perubahan status gizi, diukur melalui kenaikan berat badan, perbaikan status gizi, atau indikator lain sesuai sasaran. Pendampingan dan edukasi, termasuk konseling gizi kepada keluarga dan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan serta kader. Pelaporan dan monitoring, memastikan data pelaksanaan lengkap, tepat waktu, dan sesuai ketentuan. � Ayo Sehat + 1 Beberapa kendala yang sering ditemukan antara lain sasaran tidak mengonsumsi PMT secara rutin, menu kurang bervariasi, keterlambatan pelaporan, serta adanya peserta yang keluar (drop out). Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas sektor, pemantauan berkala, dan edukasi kepada keluarga agar pelaksanaan PMT Lokal lebih efektif. �.

Serial Webiner Posyandu
Kecamatan Mayong

Serial Webiner Posyandu

#posyandu

Pada hari Kamis, 23 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Zoom Meeting dan Live Streaming Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengusung tema "Transformasi Posyandu: Posyandu Kuat, Posyandu Siaga, Membangun Ketangguhan Menghadapi Bencana." Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan peran seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat secara terpadu, berkualitas, dan berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai kebijakan transformasi Posyandu yang menitikberatkan pada penguatan fungsi Posyandu dalam memberikan pelayanan berdasarkan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Melalui transformasi ini, Posyandu diharapkan tidak hanya berperan sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi wadah pelayanan masyarakat yang lebih luas, terintegrasi, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan warga di tingkat desa maupun kelurahan. Dalam kegiatan tersebut, narasumber menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah, kader Posyandu, TP PKK, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat dalam mewujudkan Posyandu yang kuat, aktif, dan responsif terhadap berbagai tantangan. Selain membahas penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan, materi juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui peran Posyandu sebagai pusat edukasi, koordinasi, dan pemberdayaan masyarakat. Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai mitigasi bencana, serta mendukung upaya penanggulangan bencana di tingkat lokal. Tema "Transformasi Posyandu: Posyandu Kuat, Posyandu Siaga, Membangun Ketangguhan Menghadapi Bencana" menjadi pengingat bahwa keberadaan Posyandu memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, tangguh, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat. Melalui transformasi ini, Posyandu didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan program, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Keikutsertaan dalam Zoom Meeting dan Live Streaming ini diharapkan dapat menambah wawasan serta pemahaman mengenai arah kebijakan transformasi Posyandu 6 SPM, sekaligus menjadi bekal dalam mengimplementasikan berbagai program di tingkat desa dan kecamatan. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mendukung penguatan Posyandu sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana.

Kegiatan posyandu melati 4 bulan juli
Desa Sengonbugel, Kec. Mayong

Kegiatan posyandu melati 4 bulan juli

#posyandu

Pada hari Kamis, 23 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Melati 4. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh 43 balita serta 20 peserta dewasa. Rangkaian kegiatan meliputi pendaftaran, penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan tumbuh kembang, pemberian vitamin dan penyuluhan kesehatan, serta pelayanan kesehatan bagi peserta dewasa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu, balita, dan masyarakat melalui pelayanan kesehatan dasar yang rutin dan berkesinambungan. Dengan terlaksananya kegiatan Posyandu Melati 4, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan posyandu semakin meningkat sehingga kesehatan balita dan keluarga dapat terus terjaga.

Kegiatan pelayanan kesehatan
Desa Sukodono, Kec. Tahunan

Kegiatan pelayanan kesehatan

#posyandu

Pelaksanaan kegiatan Prolanis bagi lansia resiko tinggi oleh Puskesmas Tahunan. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Pendopo Balai Desa Sukodono. Peserta adalah warga Desa Sukodono dengan penderita hipertensi dan Diabetes Melitus.