Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6993 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Kegiatan Pengurus TP.PKK Desa Kancilan
Desa Kancilan, Kec. Kembang

Kegiatan Pengurus TP.PKK Desa Kancilan

#PKK

Kegiatan di pendopo kecamatan kembang bersama Pengurus PKK se Kecamatan Kembang dengan pembahasan ; Sosialisasi kanker serviks adalah kegiatan penyuluhan, edukasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat—khususnya perempuan—mengenai apa itu kanker serviks, faktor penyebab, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini Tujuan Utama Sosialisasi • Meningkatkan Kesadaran: Memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kanker serviks adalah penyakit berbahaya, tetapi dapat dicegah dan disembuhkan jika ditemukan lebih awal. • Mendorong Deteksi Dini: Mengajak perempuan usia subur atau yang sudah aktif secara seksual untuk melakukan pemeriksaan rutin, seperti tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat), Pap smear, atau tes DNA HPV. • Edukasi Vaksinasi HPV: Memahamkan pentingnya pemberian vaksin HPV sejak dini untuk melindungi tubuh dari infeksi virus Human Papillomavirus (penyebab utama kanker serviks). • Mengurangi Angka Kematian: Menekan angka keterlambatan penanganan medis, mengingat banyak kasus baru yang baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kanker leher rahim (serviks) adalah pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali pada bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Di Indonesia, penyakit ini merupakan salah satu jenis kanker paling umum dan penyebab kematian tinggi pada wanita. Faktor Risiko • Aktivitas Seksual Dini: Memulai hubungan seksual pada usia sangat muda. • Berganti-ganti Pasangan: Memiliki banyak pasangan seksual atau berhubungan dengan seseorang yang berisiko tinggi. • Kebiasaan Merokok: Zat kimia dari rokok dapat merusak DNA sel leher rahim dan menurunkan kekebalan tubuh. • Riwayat Keluarga: Memiliki anggota keluarga dekat yang pernah mengidap kanker serviks. • Sistem Kekebalan Tubuh Lemah: Kondisi tubuh yang sulit melawan infeksi kronis. Penyebab Utama • Infeksi Virus HPV (Human Papillomavirus): Lebih dari 95% kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV jangka panjang, terutama tipe 16 dan 18. Virus ini umumnya ditularkan melalui kontak seksual.

Rakor PKK kec.Kembang
Desa Pendem, Kec. Kembang

Rakor PKK kec.Kembang

#PKK

Sosialisasi pemberdayaan kader. Sosialisasi dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Untuk kesehatam masyarakat.

Kegiatan TP. PKK Desa Kancilan
Desa Kancilan, Kec. Kembang

Kegiatan TP. PKK Desa Kancilan

#PKK

RAKOR "Pemberdayaan kader dalam rangka pencegahan dan pengendalianpenyakit Hepatitis" Pencegahan dan pengobatan hepatitis disesuaikan dengan jenis dan penyebab peradangan hati tersebut. Cara Pencegahan Hepatitis • Vaksinasi: Melakukan vaksinasi hepatitis (terutama untuk Hepatitis A dan Hepatitis B) guna membentuk kekebalan tubuh. • Menjaga kebersihan diri: Rutin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, khususnya sebelum makan dan setelah dari toilet. • Kebersihan makanan dan minuman: Memastikan makanan dimasak hingga benar-benar matang dan mengonsumsi air yang higienis. • Praktik seks aman: Menggunakan alat pengaman (kondom) dan menghindari berganti-ganti pasangan seksual. • Tidak berbagi barang pribadi: Menghindari penggunaan bersama alat cukur, sikat gigi, pemotong kuku, atau jarum suntik. • Membatasi alkohol: Mengurangi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol yang dapat merusak sel hati Cara Pengobatan Hepatitis Pengobatan hepatitis bergantung pada apakah kondisi tersebut bersifat akut (kurang dari 6 bulan) atau kronis (lebih dari 6 bulan), serta jenis penyebabnya. • Hepatitis A dan E (Akut): Umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting disease) tanpa pengobatan khusus. Fokus pengobatannya adalah istirahat cukup, menjaga asupan cairan, serta pemberian obat suportif untuk meredakan gejala (seperti mual, demam, atau nyeri perut). • Hepatitis B dan C (Kronis): Memerlukan pemantauan medis dan pengobatan khusus menggunakan obat antivirus (seperti entecavir, tenofovir, atau ribavirin) untuk menekan pertumbuhan virus dan mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Dokter juga dapat meresepkan terapi interferon • Hepatitis Autoimun: Diobati dengan obat imunosupresan (seperti kortikosteroid/prednison) untuk meredam sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel hati sendiri. • Hepatitis Akibat Obat atau Alkohol: Langkah utama adalah menghentikan total konsumsi obat penyebab atau minuman beralkohol. • Transplantasi Hati: Diberikan pada kondisi kerusakan hati yang sudah parah atau gagal hati total.

Kegiatan pemberdayaan kader Pokja IV tentang penyakit menular
Desa Kaliaman, Kec. Kembang

Kegiatan pemberdayaan kader Pokja IV tentang penyakit menular

#PKK

Kegiatan Pemberdayaan Kader Pokja IV tentang Penyakit Menular Kegiatan pemberdayaan kader Pokja IV dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif kader dalam pencegahan serta pengendalian penyakit menular di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan agar kader mampu menjadi penggerak dan penyampai informasi kesehatan kepada keluarga dan masyarakat di wilayahnya. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian penyakit menular, jenis-jenis penyakit menular yang sering ditemukan di masyarakat, seperti tuberkulosis (TBC), demam berdarah dengue (DBD), diare, influenza, dan penyakit menular lainnya. Kader diberikan pemahaman mengenai cara penularan, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), imunisasi, dan penerapan etika batuk. Selanjutnya, dilakukan diskusi dan tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman kader dalam mengenali faktor risiko penyakit menular serta menentukan langkah yang tepat apabila ditemukan warga yang mengalami gejala penyakit. Kader juga diberdayakan agar mampu melakukan penyuluhan kesehatan, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, memantau kondisi lingkungan, serta mendorong warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit menular. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Pokja IV semakin aktif dalam menjalankan peran sebagai motivator, fasilitator, dan penggerak kesehatan masyarakat. Dengan meningkatnya kapasitas kader, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara kader, keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan.

Mengikuti Rapat Koordinasi PKK Kecamatan.
Desa Bucu, Kec. Kembang

Mengikuti Rapat Koordinasi PKK Kecamatan.

#PKK

Rapat Koordinasi PKK Kecamatan Kembang. Dan Mengikuti Sosialisasi Pemberdayaan Kader Dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. Yang di ikuti oleh seluruh TP PKK kecamatan dan TP PKK Desa se kecamatan Kembang.