Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 777 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Dapur Mama Dilan
Desa Bungu, Kec. Mayong

Dapur Mama Dilan

#Dekranasda

Dapur mama dilan menerima pesanan aneka kue basah tradisional. Biasanya pesanan mebludak disaat musim kondangan, hari guru, pesenan kue ulang tahun dll. Usaha catering yang saat ini digeluti hasil pengalaman dari menjadi TKW di Arab saudi.

Sensasi Empuk dan Gurih Rempah Gulai Kambing Boer Kedai Sultan khas Pesisir Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Sensasi Empuk dan Gurih Rempah Gulai Kambing Boer Kedai Sultan khas Pesisir Telukawur

#Dekranasda

TELUAWUR, SMART KARTINI — Potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Tidak hanya dikenal dengan pesona pantai dan hasil lautnya, Desa Telukawur kini juga menghadirkan kekayaan kuliner nusantara berkualitas tinggi melalui produk Gulai Kambing Boer dari Kedai Sultan. Menggunakan olahan daging kambing ras Boer unggulan yang dipadukan dengan kuah gulai berbumbu rempah kaya aroma, produk kuliner ini berhasil memikat para pecinta hidangan tradisional di wilayah Kabupaten Jepara. Cita Rasa Gurih Rempah dengan Tekstur Daging Empuk Berkualitas Gulai Kambing Boer Kedai Sultan disajikan secara khas di atas piring hangat bersama nasi putih, menghadirkan aroma kuah kuning berbumbu rempah yang sangat menggugah selera. Pemilihan bahan baku utama berupa daging kambing Boer menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat kualitas tekstur dagingnya yang lembut, empuk, serta gurih meresap hingga ke tiap seratnya. Kekhasan olahan Gulai Kambing Boer Kedai Sultan meliputi: * Olahan Daging Kambing Boer Pilihan: Memiliki tekstur renyah dan empuk tanpa aroma prengus yang mengganggu. * Kuah Gulai Rempah Kaya Rasa: Diracik menggunakan kombinasi kunyit, jahe, ketumbar, serta rempah pilihan yang menciptakan rasa gurih, hangat, dan sedap di lidah. * Penyajian Tradisional yang Estetis: Mengedepankan kebersihan serta keaslian rasa khas masakan desa yang ramah di kantong. Mengangkat Ekonomi Lokal Lewat Sektor UMKM Desa Pemerintah Desa Telukawur mengapresiasi tinggi dedikasi para pelaku UMKM seperti Kedai Sultan yang konsisten menghadirkan inovasi produk olahan kuliner. Keberadaan UMKM ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian lokal sekaligus memperkuat identitas Telukawur sebagai desa wisata kuliner yang variatif. "Sektor kuliner UMKM seperti Gulai Kambing Boer Kedai Sultan ini merupakan aset ekonomi kreatif warga yang patut terus didorong dan dipromosikan, sehingga Desa Telukawur kian dikenal luas oleh masyarakat Jepara maupun wisatawan dari luar daerah." Bagi warga Kabupaten Jepara dan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Tahunan, menikmati hangatnya hidangan Gulai Kambing Boer Kedai Sultan Telukawur menjadi agenda wajib yang tidak boleh dilewatkan.

Menikmati Kelezatan Otentik Nasi Kebuli Kambing Boer Kedai Sultan: Inovasi Kuliner Unggulan UMKM Desa Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Menikmati Kelezatan Otentik Nasi Kebuli Kambing Boer Kedai Sultan: Inovasi Kuliner Unggulan UMKM Desa Telukawur

#Dekranasda

JEPARA, SMART KARTINI — Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, tidak hanya dikenal dengan keindahan potensi wisata pesisirnya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas yang terus bertransformasi. Salah satu produk UMKM lokal yang kini menarik perhatian para penikmat kuliner di Kabupaten Jepara adalah Nasi Kebuli Kambing Boer hasil olahan Kedai Sultan. ​Kombinasi antara rempah-rempah otentik nusantara dan keunggulan daging kambing ras Boer menghasilkan cita rasa hidangan yang kaya, gurih, dan beraroma khas. Cita rasa istimewa ini menjadikan Nasi Kebuli Kedai Sultan sebagai salah satu komoditas kuliner unggulan desa yang berdaya saing. ​Kualitas Bahan Berkualitas dan Olahan Cita Rasa Sultan ​Nasi Kebuli Kambing Boer Kedai Sultan disajikan dengan porsi yang melimpah dan estetis. Pemilihan daging kambing Boer—yang dikenal memiliki tekstur empuk, lembut, serta rendah lemak—dikombinasikan secara cermat dengan racikan rempah kebumian dan beras kaya bumbu. ​Hidangan ini dilengkapi dengan: ​Potongan Daging Kambing Boer: Diolah dengan teknik khusus hingga bumbu meresap sempurna tanpa aroma prengus. ​Sambal Goreng & Acar Segar: Perpaduan rasa pedas, manis, dan segar dari acar nanas serta cabai rawit yang menyempurnakan kelezatan nasi kebuli. ​Rempah Pilihan: Menggunakan cengkeh, kapulaga, pekak (bunga lawang), dan kayu manis yang memberikan aroma khas yang menggugah selera. ​Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis UMKM Desa ​Pemerintah Desa Telukawur mengapresiasi dan terus mendukung keberadaan pelaku UMKM kuliner seperti Kedai Sultan. Kehadiran inovasi kuliner ini menjadi bukti nyata kreativitas warga lokal dalam memanfaatkan peluang pasar dan meningkatkan roda perekonomian desa. ​"Pengembangan UMKM kuliner berkualitas tinggi seperti Nasi Kebuli Kambing Boer ini diharapkan mampu memperkuat branding Desa Telukawur sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya yang ramah bagi para wisatawan maupun masyarakat Jepara secara luas." ​Bagi masyarakat Kabupaten Jepara maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Telukawur, menikmati Nasi Kebuli Kambing Boer Kedai Sultan adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan.

Dari Pekalongan untuk Jepara, Dekranasda Mlonggo Belajar dan Berkreasi dalam Membatik
Kecamatan Mlonggo

Dari Pekalongan untuk Jepara, Dekranasda Mlonggo Belajar dan Berkreasi dalam Membatik

#Dekranasda

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo mendampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara dalam kunjungan ke Museum Batik Kota Pekalongan. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menambah wawasan sekaligus belajar secara langsung mengenai praktik membatik sebagai bagian dari upaya pengembangan keterampilan dan pelestarian budaya batik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman dalam bidang batik melalui pembelajaran secara langsung di Museum Batik Kota Pekalongan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengalaman praktik membatik, mengenal proses pembuatan batik, serta mendorong pengembangan keterampilan dan kreativitas dalam bidang kerajinan batik. Melalui kegiatan praktik, peserta mendapatkan pengalaman untuk mengenal proses membatik secara lebih dekat. Sasaran yang ingin dicapai adalah bertambahnya wawasan, keterampilan, dan kreativitas dalam pengembangan kerajinan batik. Sebagai tindak lanjut, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mendukung pengembangan kerajinan dan UMKM batik di Kabupaten Jepara, termasuk Kecamatan Mlonggo. Kegiatan belajar bersama ini diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam menjaga dan mengembangkan batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Semoga pengalaman praktik membatik di Museum Batik Kota Pekalongan dapat menjadi bekal untuk terus berinovasi, meningkatkan keterampilan, serta mendukung kemajuan UMKM dan kerajinan lokal.

Menelusuri Jejak Batik, Belajar dari Warisan yang Tak Lekang Zaman
Kecamatan Mlonggo

Menelusuri Jejak Batik, Belajar dari Warisan yang Tak Lekang Zaman

#Dekranasda

Pada tanggal 2 Oktober 2026, selaku Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo, saya berkesempatan mengunjungi Museum Batik Kota Pekalongan setelah mengikuti rangkaian kegiatan Hari Batik KREAKOTA 2026. Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga untuk melihat secara langsung koleksi batik Pekalongan dari zaman ke zaman, sekaligus mengenal perjalanan dan perkembangan karya batik yang begitu kaya akan nilai budaya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengalaman mengenai batik, baik dari sisi sejarah maupun proses pembuatannya. Dengan melihat koleksi yang tersimpan di museum, saya dapat menyaksikan keberagaman motif, corak, dan perkembangan batik dari masa ke masa. Pengalaman semakin berkesan ketika saya berkesempatan belajar membatik secara langsung dengan difasilitasi oleh Museum Batik. Mencoba menggunakan canting dan mengikuti proses membatik memberikan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan apresiasi yang semakin besar terhadap ketekunan dan kreativitas para perajin batik. Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi untuk terus mendorong kecintaan terhadap batik, memperkuat kreativitas, serta mendukung para perajin dan pelaku UMKM kerajinan agar terus berkarya. Dari selembar kain batik, kita belajar bahwa sebuah warisan budaya akan tetap hidup ketika terus dikenali, dipelajari, dan diwariskan.

Pembuatan Gemblong di UMKM RW 05
Desa Bucu, Kec. Kembang

Pembuatan Gemblong di UMKM RW 05

#Dekranasda

Pembuatan gemblong di UMKM RW 05. Gemblong adalah jajan pasar yg berbahan pokoke dari beras ketan. Cara pembuatan masih tradisional,PKK RW 05 sangat semangat utk membuatnya.