Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 822 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Talkshow Ala OVJ “Why Don’t We Speak English?” Bersama Komunitas GEC, Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Seru dan Menghibur
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Talkshow Ala OVJ “Why Don’t We Speak English?” Bersama Komunitas GEC, Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Seru dan Menghibur

#Bunda Literasi

Suasana Festival Literasi semakin meriah dengan penampilan talkshow ala drama komedi Opera Van Java (OVJ) bertajuk “Why Don’t We Speak English?” yang dibawakan oleh Komunitas GEC. Mengusung konsep hiburan yang edukatif, kegiatan ini memadukan dialog interaktif, humor, dan praktik berbahasa Inggris dalam suasana yang santai dan menyenangkan. Melalui perpaduan drama dan talkshow, Komunitas GEC mengajak masyarakat untuk lebih berani berbicara dalam bahasa Inggris tanpa takut salah. Penyampaian materi yang kreatif dan menghibur menjadikan pembelajaran bahasa terasa lebih dekat, menarik, serta mudah diterima oleh berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berkomunikasi, berpikir kreatif, dan mengembangkan keterampilan berbahasa. Melalui semangat “Why Don’t We Speak English?”, Festival Literasi menjadi ruang inspiratif untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kepercayaan diri demi mewujudkan masyarakat Jepara yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas.

Merangkai Harapan, Menyalakan Masa Depan Literasi Jepara
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Merangkai Harapan, Menyalakan Masa Depan Literasi Jepara

#Bunda Literasi

Dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi, masyarakat dan para pegiat literasi menyampaikan harapan bagi kemajuan literasi di Kabupaten Jepara. Setiap harapan yang disampaikan menjadi wujud kepedulian dan semangat bersama untuk membangun budaya membaca, memperluas akses terhadap pengetahuan, serta menumbuhkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, diharapkan literasi tidak hanya menjadi aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Perpustakaan, sekolah, keluarga, dan komunitas diharapkan terus bersinergi dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif, inovatif, dan menyenangkan bagi semua kalangan. Semoga Festival Literasi menjadi langkah nyata dalam merajut kolaborasi dan mewujudkan Jepara yang semakin gemar membaca, kaya pengetahuan, serta menjadikan literasi sebagai fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dari harapan hari ini, tumbuh generasi literat untuk Jepara yang hebat.

Fashion Show Festival Literasi 2026: Ekspresi Kreativitas dan Percaya Diri di Atas Panggung
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Fashion Show Festival Literasi 2026: Ekspresi Kreativitas dan Percaya Diri di Atas Panggung

#Bunda Literasi

Pada tanggal 7 Oktober 2026, kemeriahan Festival Literasi semakin semarak dengan penampilan fashion show yang menghadirkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri para peserta. Dengan penuh semangat, para peserta tampil di atas panggung memperagakan busana dengan gaya dan karakter masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk penampilan, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kreativitas, melatih keberanian tampil di depan umum, serta menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan budaya. Melalui perpaduan literasi dan seni, Festival Literasi menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan mengekspresikan diri. Melalui kegiatan ini, Festival Literasi 2026 diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang kreatif, percaya diri, berbudaya, dan memiliki semangat literasi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Menginspirasi Lewat Cerita, Juara 1 Bertutur Meriahkan Festival Literasi 2026
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Menginspirasi Lewat Cerita, Juara 1 Bertutur Meriahkan Festival Literasi 2026

#Bunda Literasi

Festival Literasi 2026 semakin semarak dengan penampilan Juara 1 Lomba Bertutur yang menghadirkan cerita penuh makna, kreativitas, dan pesan moral bagi para pengunjung. Melalui seni bertutur, peserta mampu menghidupkan kisah dengan ekspresi, intonasi, dan penghayatan yang menarik sehingga menciptakan suasana yang edukatif sekaligus menghibur. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan budaya membaca, khususnya bagi generasi muda. Selain melatih keberanian berbicara di depan umum, kegiatan bertutur juga mendorong pengembangan imajinasi, kemampuan berbahasa, serta pelestarian cerita yang sarat nilai budaya dan karakter. Kehadiran penampilan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan budaya literasi menuju generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Meriahkan Festival Literasi 2026, Perpustakaan Barokah Ilmu Tegalsambi Hadir dengan Bazar Kreatif
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Meriahkan Festival Literasi 2026, Perpustakaan Barokah Ilmu Tegalsambi Hadir dengan Bazar Kreatif

#Bunda Literasi

Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi turut memeriahkan Festival Literasi 2026 melalui partisipasi dalam kegiatan bazar. Kehadiran bazar ini menjadi salah satu bentuk dukungan perpustakaan dalam menyemarakkan festival sekaligus memperkenalkan beragam potensi dan kreativitas kepada masyarakat. Partisipasi ini tidak hanya menjadi ajang untuk meramaikan kegiatan, tetapi juga sebagai sarana memperluas jejaring, membangun kolaborasi, serta mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan inspiratif. Melalui Festival Literasi 2026, Perpustakaan Barokah Ilmu terus berkomitmen untuk berinovasi, meningkatkan minat baca, dan mewujudkan perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat yang kreatif, inklusif, dan berdaya guna.

Serunya Bermain dan Belajar Bersama Titik Baca di Festival Literasi 2026
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Serunya Bermain dan Belajar Bersama Titik Baca di Festival Literasi 2026

#Bunda Literasi

Kegiatan Bermain dan Belajar Bersama Titik Baca menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap buku sejak dini dalam rangkaian Festival Literasi 2026. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal dunia literasi dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh kreativitas. Dengan menghadirkan beragam koleksi bacaan dan aktivitas edukatif, titik baca menjadi ruang belajar yang menarik bagi anak-anak untuk mengeksplorasi pengetahuan, mengembangkan imajinasi, serta meningkatkan kreativitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat dalam mewujudkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.