Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 15534 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Kegiatan Rutin TP PKK Desa Slagi dan Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun
Desa Slagi, Kec. Pakis Aji

Kegiatan Rutin TP PKK Desa Slagi dan Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun

#PKK

Pada kegiatan rutin TP PKK yang dilaksanakan di Balai Desa Slagi pukul 14.00 WIB, dilaksanakan pula sosialisasi kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota PKK serta masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dengan langkah yang benar sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran berbagai penyakit. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kelas ibu hamil desa pancur 2026
Desa Pancur, Kec. Mayong

Kelas ibu hamil desa pancur 2026

#posyandu

Kelas ibu hamil adalah kegiatan rutin bulanan untuk ibu hamil di desa pancur yang dilaksanakan di posyandu bersama bidan desa dan kader PKK. Dalam kelas ibu hamil mendapat edukasi tentang gizi seimbang, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, Asi eksklusif, dan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Tujuannya agar ibu hamil sehat memahami kehamilannya, dan melahirkan bayi yang sehat untuk mencegah stunting di desa pancur.

Kreatif dan Peduli Lingkungan, PKK Telukawur dan KKN XXI UNISNU Kenalkan Eco Print di SDN Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Kreatif dan Peduli Lingkungan, PKK Telukawur dan KKN XXI UNISNU Kenalkan Eco Print di SDN Telukawur

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat menanamkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan terus dikenalkan kepada generasi muda Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pada Senin, 14 September 2026, TP. PKK Desa Telukawur bersama Kelompok KKN XXI UNISNU Jepara melaksanakan kegiatan edukasi Eco Print kepada siswa-siswi SDN Telukawur. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran kreatif bagi anak-anak untuk mengenal pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar sebagai bagian dari proses menghasilkan karya. Eco Print diperkenalkan bukan hanya sebagai aktivitas seni, tetapi juga sebagai salah satu bentuk pembelajaran yang mengajarkan kreativitas, pemanfaatan sumber daya alam, dan kepedulian terhadap lingkungan. Mengenalkan Kreativitas melalui Bahan Alam Eco Print merupakan teknik menghasilkan motif pada media tertentu dengan memanfaatkan bentuk, warna, dan karakter alami dari bagian tumbuhan, seperti daun dan bunga. Teknik tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi dalam menghasilkan karya yang unik. Melalui kegiatan edukasi ini, siswa diajak mengenal proses kreatif secara langsung. Pendekatan praktik membuat pembelajaran menjadi lebih menarik karena anak-anak tidak hanya memperoleh penjelasan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengeksplorasi bahan dan menghasilkan karya. Belajar Kreatif Sekaligus Peduli Lingkungan Salah satu pesan penting yang dibawa melalui edukasi Eco Print adalah bagaimana memanfaatkan potensi alam secara bijak. Anak-anak diperkenalkan pada konsep kreativitas yang dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar. Dari bahan sederhana yang ditemukan di alam, anak-anak dapat belajar mengenai bentuk, warna, tekstur, serta proses perubahan menjadi sebuah karya seni. Pembelajaran semacam ini juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai bahwa kreativitas tidak selalu membutuhkan bahan yang mahal. Lingkungan sekitar dapat menjadi sumber ide dan media pembelajaran yang menarik apabila dimanfaatkan secara tepat. Sinergi PKK dan KKN XXI UNISNU Jepara Kolaborasi TP. PKK Desa Telukawur dan Kelompok KKN XXI UNISNU Jepara dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pendidikan anak. PKK melalui peran pemberdayaan masyarakat turut mengambil bagian dalam mengenalkan keterampilan dan kreativitas, sementara mahasiswa KKN berkontribusi melalui edukasi dan pendampingan kepada siswa. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat, satuan pendidikan, dan perguruan tinggi. Membangun Generasi Kreatif dan Berwawasan Lingkungan Pendidikan kreativitas sejak usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk keberanian anak untuk bereksperimen, berimajinasi, dan menghasilkan sesuatu dari gagasannya sendiri. Ketika kreativitas dipadukan dengan kepedulian lingkungan, anak juga belajar memahami pentingnya menjaga dan menghargai sumber daya alam. Edukasi Eco Print di SDN Telukawur menjadi salah satu langkah sederhana untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai inovasi pendidikan yang menyenangkan bagi anak. Dari Alam Menjadi Karya, dari Kreativitas Menjadi Karakter TP. PKK Desa Telukawur terus mendukung kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang, baik dalam aspek kreativitas, keterampilan, maupun kepedulian terhadap lingkungan. Melalui edukasi Eco Print, anak-anak SDN Telukawur diajak melihat lingkungan bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran. Dengan pendampingan yang tepat, kreativitas tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang inovatif, peduli, dan memiliki rasa cinta terhadap lingkungan. Dari daun dan bunga lahir sebuah karya. Dari kreativitas tumbuh rasa percaya diri. Dan dari kepedulian terhadap alam, kita bangun generasi Desa Telukawur yang kreatif, peduli, dan berdaya.

TP PKK Kecamatan Kembang menghadiri Kegiatan Jepara Bersholawat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Kecamatan Kembang

TP PKK Kecamatan Kembang menghadiri Kegiatan Jepara Bersholawat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

#PKK

TP PKK Kecamatan Kembang menghadiri kegiatan Jepata Bersholawat yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Kancilan, Kecamatan Kembang. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Jepara beserta rombongan dan masyarakat Kecamatan Kembang. Jepata Bersholawat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta memperkuat kebersamaan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Dr. KH. Wahab Saleem yang mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan memperkuat ukhuwah di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain sebagai kegiatan keagamaan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi dan pengembangan UMKM desa-desa di Kecamatan Kembang. Kehadiran berbagai produk UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat yang hadir, sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Kembang.

Panitia 17-an Telukawur Resmi Dibubarkan, TP. PKK Hadir Perkuat Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Panitia 17-an Telukawur Resmi Dibubarkan, TP. PKK Hadir Perkuat Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong

#PKK

TELUKAWUR, TAHUNAN – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Telukawur secara resmi memasuki tahap akhir. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan pembubaran Panitia Peringatan 17-an Desa Telukawur, yang berlangsung pada Senin, 14 September 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Pendopo Balai Desa Telukawur. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menutup seluruh rangkaian tugas kepanitiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpihak yang selama ini terlibat dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan di Desa Telukawur. TP. PKK Desa Telukawur Turut Hadir Dalam kegiatan pembubaran panitia tersebut, TP. PKK Desa Telukawur turut hadir dan berpartisipasi sebagai bagian dari elemen masyarakat desa yang mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kehadiran TP. PKK menjadi bentuk dukungan sekaligus wujud sinergi antara pemerintah desa, kepanitiaan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam membangun semangat kebersamaan di tingkat desa. Bagi TP. PKK, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi, kekeluargaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Apresiasi atas Dedikasi dan Kebersamaan Panitia Pembubaran panitia bukan sekadar tanda berakhirnya sebuah kepanitiaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan kebersamaan demi terlaksananya rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan. Semangat gotong royong yang terbangun selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi nilai penting yang perlu terus dipertahankan. Setiap kontribusi, baik dalam bentuk tenaga, ide, koordinasi maupun dukungan masyarakat, menjadi bagian dari keberhasilan bersama. Dari Semangat Kemerdekaan Menuju Kebersamaan Berkelanjutan Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Telukawur diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, semangat kemerdekaan dapat terus diterjemahkan melalui kepedulian, persatuan, gotong royong, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Kegiatan pembubaran panitia menjadi ruang refleksi bahwa keberhasilan sebuah kegiatan desa lahir dari kerja bersama. Ketika pemerintah desa, TP. PKK, kepanitiaan, pemuda, dan masyarakat dapat bersinergi, berbagai kegiatan kemasyarakatan dapat terlaksana dengan lebih baik. TP. PKK Telukawur: Bersama Membangun Desa Bagi TP. PKK Desa Telukawur, kehadiran dalam kegiatan pembubaran Panitia 17-an merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi energi positif untuk melanjutkan berbagai program pemberdayaan keluarga dan masyarakat Desa Telukawur. Dengan kolaborasi yang kuat, semangat gotong royong tidak hanya hadir dalam momentum peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat. Kemerdekaan dirayakan bersama, kebersamaan dijaga bersama, dan pembangunan desa diwujudkan melalui gotong royong.

PERTEMUAN  KADER SUB
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

PERTEMUAN KADER SUB

#PKK

POKJA IV Kegiatan Pendampingan Keluarga dalam Pemberian MBG dan Pencegahan Stunting di Desa Plajan* Telah dilaksanakan kegiatan *Pendampingan Keluarga dalam rangka pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Upaya Pencegahan Stunting* di Desa Plajan. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu sasaran keluarga, kader kesehatan, serta pendamping dari puskesmas/instansi terkait. *1. Sesi Penyuluhan dan Diskusi Keluarga* Kegiatan berlangsung di rumah warga dengan suasana santai namun khidmat. Ibu-ibu duduk melingkar di atas tikar sambil mengikuti penyuluhan. Dalam sesi ini disampaikan materi tentang: - *Pentingnya MBG*: Jenis makanan bergizi seimbang untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. - *Pencegahan Stunting*: Pemantauan tumbuh kembang anak, pentingnya 1000 HPK, pola asuh, sanitasi, dan pemanfaatan pekarangan untuk sumber pangan keluarga. - *Peran Keluarga*: Bagaimana orang tua dapat memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari. Terlihat beberapa ibu mencatat hasil diskusi dan berdiskusi aktif dengan pendamping. Disediakan juga contoh makanan ringan dan minuman sebagai bentuk edukasi pola konsumsi sehat. *2. Foto Bersama* Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan pendamping di halaman rumah. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan, dengan harapan program MBG dan pencegahan stunting dapat berjalan optimal di Desa Plajan. *Tujuan Kegiatan:* 1. Meningkatkan pemahaman keluarga tentang gizi seimbang dan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. 2. Memastikan penyaluran MBG tepat sasaran dan dimanfaatkan dengan baik. 3. Menguatkan peran kader dan keluarga dalam memantau tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini diharapkan angka stunting di Desa Plajan dapat terus ditekan, dan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.