Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6295 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Pertemuan rutin pkk rt 01 rw 01 pelang mayong jepara
Desa Pelang, Kec. Mayong

Pertemuan rutin pkk rt 01 rw 01 pelang mayong jepara

#PKK

Pertemuan rutin PKK RT 01 RW 01 Desa Pelang, Kecamatan Mayong, Jepara, menjadi wadah bagi para ibu untuk bersilaturahmi dan mempererat kebersamaan. Kegiatan ini diisi dengan berbagai pembahasan terkait program PKK, kesehatan keluarga, kebersihan lingkungan, serta kegiatan sosial masyarakat. Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan terjalin kerja sama yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.

BIMBINGAN PERKAWINAN PRANIKAH BAGI CALON PEMNGANTIN "Membangun Keluarga yang Harmonis,Sehat,Mandiri dan Berkualitas"
Desa Welahan, Kec. Welahan

BIMBINGAN PERKAWINAN PRANIKAH BAGI CALON PEMNGANTIN "Membangun Keluarga yang Harmonis,Sehat,Mandiri dan Berkualitas"

#PKK

Bapak Usman s,sy,mag (kemenag) memberikan penjelasan mengenai kesiapan menikah dan membina keluarga dengan baik. dalam kegiatan ini TP. PKK Desa Welahan mengikuti dengan salah satu perempuan dewasa yang nantinya bisa dijadikan bekal serta pengalaman baik kepadanya. dalam kegiatan tersebut hal-hal yang dijelaskan antara lain adalah : Menikah bukan puncak cinta melainkan awal tanggung jawab,jangka panjang.mengola emosi,ekonomi,peran,dan kepercayaan. Tujuan memberikan materi tersebut adalah meluruskan motivasi menikah , memahami realitas perceraian dan faktor penyebabnya, menguasai 5 prinsip yang membangun keluarga sakinah diantaranya spritual, emosional, finansial, sosial, kesehatan dan komunikasi. Menikah bukan soal siapa yang paling cepat,tetapi siapa yang paling siap,karna cinta perlu ditemani ilmu,kedewasaan,kemapanan dan komitmen. dengan hal tersebut sangat diharuskan untuk menyiapkan diri sebelum pesta pernikahan yang hanya sehari,ingat rumah tangga itu seumur hidup. karena pernikahan bukan hanya memikirkan pesta pernikahan namun yang difikirkan adalah bagaimana bisa menjaga rumah tangga dengan baik dalam waktu yang lama atau seumur hidup.

POKJA I TP PKK KECAMATAN PAKIS AJI Mengikuti Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin
Kecamatan Pakis Aji

POKJA I TP PKK KECAMATAN PAKIS AJI Mengikuti Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin

#PKK

LAPORAN KEGIATAN POKJA I TP PKK KECAMATAN PAKIS AJI Mengikuti Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin Pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB, Ny. Dewi Krismiyari selaku anggota Pokja I TP PKK Kecamatan Pakis Aji mengikuti kegiatan sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin yang bertempat di Pendopo Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar memiliki kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehat, dan sejahtera. Sosialisasi bimbingan perkawinan pranikah merupakan kegiatan edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin mengenai pentingnya persiapan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Materi bimbingan mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga, seperti kesiapan mental dan emosional, komunikasi yang baik antara pasangan, pengelolaan konflik, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Keikutsertaan Ny. Dewi Krismiyari dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pokja I TP PKK Kecamatan Pakis Aji terhadap upaya pembinaan ketahanan keluarga. Pokja I TP PKK memiliki peran penting dalam bidang penghayatan dan pengamalan Pancasila serta pembinaan karakter keluarga. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan wawasan dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan keluarga di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara TP PKK dan instansi terkait dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas. Pemahaman mengenai kesiapan perkawinan, pola pengasuhan anak, kesehatan keluarga, serta pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis. Dengan adanya pembekalan pranikah, calon pengantin diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga secara bijaksana dan bertanggung jawab. Secara keseluruhan, keikutsertaan Ny. Dewi Krismiyari dari Pokja I TP PKK Kecamatan Pakis Aji dalam sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB di Pendopo Kabupaten Jepara merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya persiapan perkawinan serta mendukung terwujudnya keluarga yang harmonis, mandiri, berkualitas, dan sejahtera.

Perjanjian Kerjasama
Kecamatan Nalumsari

Perjanjian Kerjasama

#PKK

TP PKK Kecamatan Nalumsari turut hadir dalam acara perjanjian kerjasama anatara TP PKK Kabupaten Jepara dan DInas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara. Dalam Kesempatan ini Ketua TP PKK Kecamatan Nalumsari Ibu Hikmatul Munawaroh Suhardi hadir secara pribadi. Perjnajian Kerjasama ini dalam rangka megurangi sampah dengan sedekah sampah dan sedekah mijel masyarakat bisa mulai memilah sampah dan bernilai jual juga menjaga kebersihan lingkungan.

Rapat pengurus inti PKK Desa Kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Rapat pengurus inti PKK Desa Kecapi

#PKK

RAPAT KOORDINASI PENGURUS INTI TP PKK DESA KECAPI Hari/Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026 Tempat: Desa Kecapi Kegiatan: Rapat Koordinasi Pengurus Inti TP PKK Desa Kecapi Tujuan: Menyelaraskan laporan dari setiap Kelompok Kerja (Pokja). Pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2026, pengurus inti Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Kecapi melaksanakan kegiatan rapat koordinasi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan koordinasi dan kerja sama antarpengurus PKK Desa Kecapi. Rapat koordinasi tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja PKK. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus inti TP PKK Desa Kecapi. Seluruh peserta mengikuti rapat dengan penuh perhatian dan tanggung jawab. Rapat dilaksanakan untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi dan pelaporan kegiatan PKK. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah menyelaraskan laporan dari setiap Kelompok Kerja atau Pokja. Penyelarasan laporan diperlukan agar seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat tercatat dengan baik. Selain itu, laporan yang disusun diharapkan memiliki format dan isi yang sesuai dengan ketentuan administrasi organisasi. Melalui rapat koordinasi ini, pengurus berupaya membangun kesamaan pemahaman mengenai penyusunan laporan kegiatan. Rapat koordinasi menjadi sarana komunikasi antara pengurus inti dan pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program kerja. Setiap pengurus diberikan kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai perkembangan administrasi di bidang masing-masing. Informasi tersebut menjadi bahan pembahasan bersama dalam rapat. Pengurus inti berupaya memastikan bahwa laporan setiap Pokja disusun secara tertib. Ketertiban administrasi merupakan salah satu unsur penting dalam pengelolaan organisasi PKK. Laporan yang tertata akan memudahkan proses pemeriksaan dan evaluasi kegiatan. Oleh karena itu, penyusunan laporan perlu mendapatkan perhatian dari seluruh pengurus. Setiap Pokja diharapkan mampu menyampaikan laporan sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. Data yang dicantumkan dalam laporan harus sesuai dengan keadaan sebenarnya. Informasi yang disampaikan juga perlu disusun secara jelas dan sistematis. Dengan demikian, laporan dapat digunakan sebagai sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam rapat tersebut, pengurus inti membahas pentingnya kesesuaian format laporan antarpokja. Kesamaan format dapat membantu mempermudah proses pengumpulan dokumen administrasi. Selain itu, keseragaman penyusunan laporan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan pencatatan. Pengurus juga membahas pentingnya kelengkapan informasi dalam setiap laporan kegiatan. Informasi tersebut meliputi waktu pelaksanaan, jenis kegiatan, tujuan, peserta, dan hasil kegiatan sesuai dengan data yang tersedia. Setiap laporan hendaknya menggambarkan pelaksanaan kegiatan secara jelas. Penulisan laporan perlu menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan mudah dipahami. Pengurus diharapkan memperhatikan ketepatan penulisan tanggal dan nama kegiatan. Dokumentasi kegiatan juga perlu disesuaikan dengan laporan yang dibuat. Apabila tersedia foto atau dokumen pendukung, berkas tersebut dapat disusun sebagai pelengkap administrasi. Kelengkapan dokumen akan membantu memperkuat informasi yang disampaikan dalam laporan. Pembahasan selanjutnya diarahkan pada koordinasi pelaporan dari masing-masing Pokja. Setiap Pokja memiliki bidang kegiatan dan tanggung jawab yang perlu didokumentasikan dengan baik. Oleh sebab itu, laporan dari setiap bidang perlu disusun sesuai dengan program kerja masing-masing. Pengurus inti mengingatkan pentingnya komunikasi dalam proses pengumpulan laporan. Koordinasi yang baik dapat membantu menghindari keterlambatan penyampaian dokumen. Setiap pengurus diharapkan memperhatikan jadwal pengumpulan laporan yang telah disepakati bersama. Apabila terdapat kendala dalam penyusunan laporan, kendala tersebut perlu disampaikan untuk dibahas bersama. Permasalahan administrasi sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka. Dengan cara tersebut, setiap pengurus dapat memperoleh pemahaman yang sama mengenai langkah penyelesaiannya. Kerja sama yang baik akan mendukung kelancaran tugas administrasi organisasi. Rapat koordinasi juga menjadi kesempatan untuk meninjau kembali kelengkapan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan. Peninjauan tersebut bertujuan mengetahui apakah masih terdapat dokumen yang perlu dilengkapi. Pengurus dapat mencermati kesesuaian antara kegiatan yang dilaksanakan dan laporan yang disusun. Apabila ditemukan kekurangan, pengurus dapat melakukan perbaikan sesuai dengan hasil pembahasan. Perbaikan laporan perlu dilakukan secara teliti agar informasi yang disajikan lebih akurat. Pengurus juga diharapkan menyimpan dokumen administrasi secara teratur. Penyimpanan yang baik akan memudahkan pencarian berkas ketika diperlukan. Arsip laporan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi program kerja PKK. Selain itu, arsip tersebut dapat menjadi referensi untuk penyusunan laporan pada periode berikutnya. Dengan administrasi yang tertata, pelaksanaan tugas organisasi diharapkan menjadi lebih efektif. Dalam kesempatan tersebut, pengurus inti juga membahas pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tanggung jawab organisasi. Setiap pengurus diharapkan melaksanakan tugas sesuai dengan peran masing-masing. Tanggung jawab tersebut mencakup pelaksanaan kegiatan, pencatatan administrasi, dan penyampaian laporan. Kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas akan membantu menjaga keteraturan organisasi. Pengurus perlu membangun kebiasaan bekerja secara terencana. Setiap kegiatan sebaiknya dicatat sejak awal agar informasi yang diperlukan tidak terlewatkan. Pencatatan yang dilakukan secara berkala dapat mempermudah penyusunan laporan akhir. Dengan demikian, pengurus tidak perlu menunda seluruh pekerjaan administrasi hingga mendekati batas waktu pelaporan. Kebiasaan tersebut juga dapat mengurangi risiko kehilangan informasi penting. Pengurus inti berharap seluruh anggota dapat meningkatkan ketelitian dan kedisiplinan dalam bekerja. Selain membahas administrasi, rapat koordinasi juga menekankan pentingnya kerja sama antarpengurus. Pelaksanaan program PKK membutuhkan dukungan dari seluruh anggota organisasi. Setiap Pokja diharapkan dapat bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Komunikasi yang lancar akan membantu menyatukan langkah dalam mencapai tujuan bersama. Pengurus inti berupaya menciptakan suasana koordinasi yang terbuka dan saling mendukung. Setiap peserta dapat menyampaikan saran yang berkaitan dengan peningkatan kualitas laporan. Saran tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memperbaiki tata kelola administrasi. Perbedaan pendapat hendaknya disikapi dengan bijaksana. Setiap keputusan perlu diarahkan pada kepentingan organisasi. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan administrasi diharapkan dapat diselesaikan dengan baik. Rapat ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman pengurus mengenai pentingnya pelaporan yang terstruktur. Laporan bukan hanya menjadi dokumen administratif, melainkan juga catatan pelaksanaan program kerja organisasi. Melalui laporan, pengurus dapat mengetahui kegiatan yang telah terlaksana. Laporan juga dapat membantu mengidentifikasi kegiatan yang masih perlu ditindaklanjuti. Informasi tersebut penting untuk mendukung proses evaluasi program kerja. Evaluasi yang dilakukan secara berkala dapat membantu meningkatkan kualitas kegiatan PKK. Hasil evaluasi dapat dijadikan dasar dalam menyusun rencana kegiatan selanjutnya. Oleh karena itu, setiap pengurus diharapkan memberikan perhatian terhadap kualitas laporan. Penyusunan laporan perlu dilakukan secara jujur, cermat, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, administrasi organisasi dapat dikelola secara lebih baik. Dalam pembahasan berikutnya, pengurus inti menekankan perlunya penyelarasan informasi di antara seluruh Pokja. Penyelarasan tersebut dilakukan agar tidak terdapat perbedaan informasi yang tidak sesuai dalam laporan organisasi. Setiap data perlu diperiksa sebelum dimasukkan ke dalam dokumen akhir. Ketepatan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas administrasi. Pengurus juga perlu memastikan bahwa laporan yang disampaikan telah melalui pemeriksaan yang memadai. Apabila terdapat data yang belum lengkap, pengurus terkait perlu melakukan pengecekan kembali. Proses pemeriksaan tersebut hendaknya dilaksanakan dengan teliti. Dengan demikian, laporan yang dihimpun dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pelaksanaan kegiatan. Penyelarasan laporan juga dapat mempermudah penyusunan rekapitulasi kegiatan PKK Desa Kecapi. Rekapitulasi tersebut berguna untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program kerja secara menyeluruh. Pengurus inti selanjutnya membahas pentingnya menyimpan hasil rapat dan dokumen pendukung secara tertib. Catatan hasil rapat dapat digunakan sebagai pedoman dalam menindaklanjuti kesepakatan bersama. Setiap hal yang perlu diperbaiki hendaknya dicatat agar tidak terlupakan. Pengurus juga diharapkan memperhatikan pembagian tugas dalam proses penyelesaian administrasi. Pembagian tugas yang jelas dapat membantu menghindari tumpang tindih pekerjaan. Setiap pengurus dapat berkonsentrasi pada tanggung jawab yang telah diberikan. Apabila diperlukan, koordinasi lanjutan dapat dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh perbaikan telah diselesaikan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran proses pelaporan. Pengurus inti juga mendorong seluruh Pokja untuk terus meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan. Dokumentasi yang baik akan memberikan manfaat bagi keberlanjutan program organisasi. Melalui rapat koordinasi ini, pengurus inti TP PKK Desa Kecapi berupaya memperkuat tata kelola organisasi yang tertib dan terarah. Kesamaan pemahaman mengenai administrasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas laporan setiap Pokja. Seluruh pengurus diharapkan memiliki komitmen untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya. Koordinasi yang dilaksanakan secara berkala juga dapat membantu mendeteksi kendala sejak dini. Dengan demikian, penyelesaian masalah dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat. Pengurus diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan organisasi. Setiap masukan yang diberikan dalam rapat hendaknya menjadi bahan perbaikan bersama. Komitmen tersebut penting untuk mendukung keberhasilan program PKK Desa Kecapi. Pengurus juga diharapkan dapat menerapkan hasil pembahasan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Secara keseluruhan, rapat koordinasi pengurus inti TP PKK Desa Kecapi pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2026, berlangsung sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan laporan setiap Pokja. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan ketertiban administrasi organisasi. Melalui pembahasan bersama, pengurus dapat menyamakan pemahaman mengenai format, kelengkapan, dan ketepatan laporan. Rapat ini juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan kerja sama antarpengurus. Setiap pengurus diharapkan dapat menindaklanjuti hasil pembahasan sesuai dengan tugas masing-masing. Penyusunan laporan yang baik diharapkan mampu mendukung proses evaluasi program kerja secara berkelanjutan. Administrasi yang tertib juga dapat mempermudah penyampaian informasi mengenai kegiatan PKK. Dengan adanya koordinasi yang baik, pelaksanaan tugas organisasi diharapkan menjadi semakin terarah. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab perlu terus dipertahankan oleh seluruh pengurus. Melalui langkah tersebut, TP PKK Desa Kecapi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan pelaksanaan program kerja. Kegiatan rapat koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan administrasi PKK yang tertib, lengkap, selaras, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendistribusian MBG 3B oleh tim kader PKK
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Pendistribusian MBG 3B oleh tim kader PKK

#PKK

LAPORAN KEGIATAN PENDISTRIBUSIAN MBG 3B TIM KADER PKK DESA DEMANGAN Tanggal Kegiatan: Senin, 5 Oktober 2026 Lokasi: Desa Demangan Pelaksana: Tim Kader PKK Desa Demangan I. PENDAHULUAN Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B, Tim Kader PKK Desa Demangan melaksanakan kegiatan pendistribusian kepada sasaran penerima manfaat pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kader PKK terhadap upaya peningkatan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran program, melalui pendistribusian makanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. II. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan pendistribusian MBG 3B bertujuan untuk: Mendukung kelancaran pelaksanaan program MBG 3B di Desa Demangan. Memastikan makanan dapat disalurkan kepada sasaran penerima manfaat secara tertib dan tepat sasaran. Meningkatkan peran aktif kader PKK dalam mendukung program kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Mendorong kerja sama antara kader PKK, pemerintah desa, dan pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan. III. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pendistribusian MBG 3B dilaksanakan pada: Hari/Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026 Tempat: Desa Demangan Pelaksana: Tim Kader PKK Desa Demangan Jenis Kegiatan: Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim kader PKK Desa Demangan dengan membantu proses penyaluran makanan kepada sasaran penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, kader melakukan koordinasi, membantu kelancaran distribusi, serta memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. IV. HASIL KEGIATAN Secara umum, kegiatan pendistribusian MBG 3B pada tanggal 5 Oktober 2026 dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Tim Kader PKK Desa Demangan terhadap program pemenuhan gizi masyarakat. Hasil kegiatan yang dapat dicatat meliputi: Terlaksananya kegiatan pendistribusian MBG 3B sesuai dengan pelaksanaan di lapangan. Terlibatnya kader PKK Desa Demangan dalam membantu proses penyaluran kepada penerima manfaat. Terjalinnya koordinasi dan kerja sama dalam mendukung kelancaran kegiatan. Terdukungnya upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi bagi kelompok sasaran program. Data pendukung kegiatan: Jumlah paket makanan yang didistribusikan: 172 Jumlah penerima manfaat: 172 V. KENDALA DAN EVALUASI Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui kelancaran proses pendistribusian serta hal-hal yang perlu diperbaiki pada pelaksanaan berikutnya. Setiap kendala yang ditemukan di lapangan perlu dicatat sebagai bahan koordinasi dan perbaikan bersama. Keterangan kendala: Tidak ada kendala VI. PENUTUP Demikian laporan kegiatan pendistribusian MBG 3B oleh Tim Kader PKK Desa Demangan pada tanggal 5 Oktober 2026 ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik melalui kerja sama dan koordinasi seluruh pihak terkait, sehingga tujuan program dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dapat tercapai secara optimal.