Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 777 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW ) tahun 2026
Kecamatan Nalumsari

Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW ) tahun 2026

#Dekranasda

Kecamatan Nalumsari menghadiri Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2026 pada tanggal 20 Juli 2026. Dari kecamatan Nalumsari peserta yang hadir diwakili oleh Pokja II TP PKK Kecamatan Nalumsari Ibu Denok Kusumawati. dalam kesampatan ini disampaikan bu camat diharapkan mencari anak yg bisa masuk PKW yg tdk melanjutkan sekolah, yg mau ikut pelatihan membatik & menjahit dengan syarat sebagai berikut : 1. Usia 19-24th 2. Ktp 3. Kk 4. Foto 5. No hp 6. Tdk melanjutkan sekolah 7. Surat pernyataan mengikuti Pelatihan Pelatihan dilaksanakan selama 1 bln 250 jpl mulai mei 2027 Nantinya peserta di seleksi melalui website Kemendidasmen RI .Hasil dari program PKW, batik/tenun bisa dijual di galeri dekranasda jepara.Untuk informasi bisa menghubungi CP Ibu Anik Rosyidah

Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026
Kecamatan Mlonggo

Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026

#Dekranasda

Pada hari Senin 20 Juli 2026, Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo menghadiri Penutupan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian program pembelajaran yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan semangat peserta dalam mengikuti proses pendidikan serta sebagai momentum untuk mendorong lahirnya wirausahawan baru yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi peserta agar mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terbentuknya lulusan PKW yang memiliki keterampilan sesuai bidang yang dipelajari, berjiwa wirausaha, serta siap mengembangkan usaha secara mandiri maupun berkelompok. Selain itu, diharapkan peserta mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, peserta diharapkan terus mengembangkan kompetensi melalui praktik usaha, memperluas jejaring kemitraan, serta memanfaatkan berbagai program pembinaan dan pendampingan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun lembaga terkait. Sinergi antara peserta, dunia usaha, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti Pendidikan Kecakapan Wirausaha menjadi bekal yang bermanfaat untuk meraih kemandirian ekonomi, menciptakan usaha yang berkembang, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat. Dipublikasikan diInstagram pada tautan berikut; https://www.instagram.com/reel/DbA0qytTEhK/?igsh=MWpjb2U1Nm4zZHVsYQ==

Perwakilan Dekranasda Kecamatan Pakis Aji Hadiri Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026
Kecamatan Pakis Aji

Perwakilan Dekranasda Kecamatan Pakis Aji Hadiri Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026

#Dekranasda

Pada hari Senin, 20 Juli 2026, Ibu Zuni Purwati mewakili Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji menghadiri acara Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Jepara. Program ini memberikan pelatihan keterampilan di bidang membatik dan menjahit, yang diikuti oleh 30 peserta. Selama pelatihan, para peserta memperoleh pembelajaran selama 250 Jam Pelajaran (JPL) yang dilaksanakan di Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara Lantai 2. Melalui program ini diharapkan para peserta memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Jepara. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Dekranasda dalam mendorong lahirnya wirausaha baru yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.

Keikutsertaan Dekranasda dalam Mendukung Pengembangan UMKM Lokal pada Kegiatan Jumat berangkat
Kecamatan Mayong

Keikutsertaan Dekranasda dalam Mendukung Pengembangan UMKM Lokal pada Kegiatan Jumat berangkat

#Dekranasda

Pada hari Jumat, 3 Juli 2026, pukul 11.00 WIB, bertempat di Masjid Al Falaq, Desa Datar, telah dilaksanakan kegiatan Jum'at Berangkat yang diikuti oleh berbagai instansi, organisasi, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam kegiatan tersebut, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut berpartisipasi melalui penyelenggaraan dan promosi produk-produk UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Keikutsertaan Dekranasda dalam kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas sekaligus memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mempromosikan hasil produksi mereka. Beragam produk yang ditampilkan meliputi aneka makanan dan minuman olahan, kerajinan tangan, produk fesyen, aksesori, serta berbagai hasil karya masyarakat yang memiliki nilai ekonomi dan potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Selama kegiatan berlangsung, stan UMKM mendapat perhatian dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat maupun tamu yang hadir. Para pengunjung tidak hanya melihat berbagai produk yang dipamerkan, tetapi juga berkesempatan untuk membeli produk secara langsung. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan penjualan, serta memperkenalkan kualitas produk lokal kepada masyarakat. Melalui kegiatan Jum'at Berangkat, Dekranasda juga memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar terus meningkatkan kualitas produk, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Selain itu, para pelaku usaha didorong untuk terus berinovasi sehingga mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi dan dapat diterima oleh pasar yang lebih luas. Pendampingan dan dukungan terhadap UMKM merupakan salah satu bentuk komitmen Dekranasda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku UMKM, serta masyarakat dalam membangun perekonomian daerah. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan tercipta peluang usaha yang lebih luas, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta berkembangnya produk-produk lokal yang mampu menjadi identitas dan kebanggaan daerah. Partisipasi Dekranasda dalam kegiatan Jum'at Berangkat memberikan manfaat yang positif bagi pelaku UMKM, baik dalam meningkatkan promosi produk maupun memperluas akses pasar. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pengembangan usaha mikro sebagai salah satu pilar penting dalam meningkatkan perekonomian daerah. Secara keseluruhan, kegiatan Jum'at Berangkat yang dilaksanakan di Masjid Al Falaq Desa Datar berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Keikutsertaan Dekranasda melalui promosi produk UMKM diharapkan dapat terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk lokal, mendorong lahirnya inovasi usaha, serta memperkuat peran UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melestarikan Cita Rasa Tradisional, UMKM Rengginan Hj. Martini Karanggondang Tampilkan Proses Produksi Berkualitas
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Melestarikan Cita Rasa Tradisional, UMKM Rengginan Hj. Martini Karanggondang Tampilkan Proses Produksi Berkualitas

#Dekranasda

Senin, 20 Juli 2026, pengurus TP PKK desa melakukan kunjungan ke UMKM Rengginan milik Hj. Martini yang berlokasi di RT 07/RW 02 Desa Karanggondang. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses pembuatan rengginan sebagai salah satu produk unggulan UMKM desa yang memanfaatkan bahan baku utama berupa beras ketan berkualitas. Proses pembuatan rengginan diawali dengan pengolahan dan pencetakan adonan ketan hingga membentuk ukuran yang seragam. Setelah itu, rengginan dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering agar menghasilkan tekstur yang baik dan tahan lama. Tahapan produksi dilakukan dengan teliti dan mengutamakan kebersihan sehingga menghasilkan rengginan yang siap digoreng maupun dipasarkan. UMKM Hj. Martini merupakan salah satu usaha rumahan yang turut berperan dalam melestarikan makanan tradisional sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat Desa Karanggondang. Melalui proses produksi yang sederhana namun berkualitas, rengginan ini diharapkan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar sebagai produk khas desa yang memiliki cita rasa gurih, renyah, dan autentik. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM lokal yang terus berinovasi dan mempertahankan kualitas produknya, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat potensi unggulan Desa Karanggondang.

Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026
Kecamatan Kembang

Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026

#Dekranasda

Ny. Asiyah selaku Ketua Pokja II TP PKK Kecamatan Kembang menghadiri Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dekranasda Kabupaten Jepara pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi para peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan sebagai bekal dalam mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan peluang usaha yang mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Jepara. Semoga sinergi antara TP PKK, Dekranasda, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin dalam mencetak wirausaha-wirausaha baru yang inovatif, produktif, dan berdaya saing.