Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 822 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Bermain, Bercerita, dan Bergembira Bersama Komunitas Read Aloud Jepara di Festival Literasi
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Bermain, Bercerita, dan Bergembira Bersama Komunitas Read Aloud Jepara di Festival Literasi

#Bunda Literasi

Suasana Festival Literasi semakin meriah dengan kegiatan bermain bersama Komunitas Read Aloud Jepara. Melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan interaktif, anak-anak diajak belajar, bereksplorasi, serta membangun keberanian untuk berinteraksi dengan teman-teman baru. Kegiatan bermain ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, melatih kemampuan berkomunikasi, dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Perpaduan antara permainan dan semangat literasi menghadirkan suasana yang hangat, ceria, serta penuh antusiasme bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan. Melalui kebersamaan ini, Komunitas Read Aloud Jepara turut mendukung tumbuhnya budaya literasi sejak dini. Sebab, literasi tidak hanya tumbuh melalui membaca buku, tetapi juga melalui pengalaman, interaksi, dan kegembiraan dalam belajar bersama. Festival Literasi menjadi ruang untuk bermain, belajar, dan bertumbuh bersama, demi melahirkan generasi yang kreatif, percaya diri, dan mencintai literasi sejak usia dini.

Satu Cerita, Sejuta Imajinasi Bersama Komunitas Read Aloud
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Satu Cerita, Sejuta Imajinasi Bersama Komunitas Read Aloud

#Bunda Literasi

Suasana Festival Literasi semakin semarak dengan kehadiran Komunitas Read Aloud yang mengajak anak-anak memasuki dunia penuh imajinasi melalui cerita. Dengan intonasi suara, ekspresi, dan gaya bercerita yang menarik, setiap kisah terasa lebih hidup dan mampu memancing rasa ingin tahu anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan anak dengan buku, melatih konsentrasi, serta mengembangkan daya imajinasi. Melalui satu cerita yang dibacakan, tumbuh kesempatan untuk mengenal dunia lebih luas dan menanamkan benih literasi sejak dini.

Talkshow ā€œMenulis Bukan Sekadar Hobiā€ Bersama Komunitas SSJ: Merangkai Kata, Menginspirasi Dunia
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Talkshow ā€œMenulis Bukan Sekadar Hobiā€ Bersama Komunitas SSJ: Merangkai Kata, Menginspirasi Dunia

#Bunda Literasi

Pada tanggal 8 Oktober 2026, Festival Literasi menghadirkan talkshow bertajuk ā€œMenulis Bukan Sekadar Hobiā€ bersama Komunitas SSJ. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif untuk mengajak masyarakat memahami bahwa menulis bukan hanya aktivitas untuk mengisi waktu luang, tetapi juga sarana menyampaikan gagasan, mengabadikan pengalaman, menuangkan perasaan, dan menyebarkan inspirasi kepada orang lain. Melalui diskusi yang interaktif, peserta diajak menggali potensi diri, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan keberanian untuk menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Menulis juga menjadi salah satu cara untuk merawat ingatan, mendokumentasikan perjalanan, dan meninggalkan jejak pemikiran yang dapat bermanfaat bagi generasi mendatang. Kehadiran Komunitas SSJ dalam Festival Literasi diharapkan mampu menumbuhkan semangat menulis di kalangan masyarakat Jepara, khususnya generasi muda. Sebab, setiap tulisan memiliki cerita, setiap cerita membawa makna, dan setiap kata berpeluang memberikan perubahan. Melalui semangat ā€œMenulis Bukan Sekadar Hobiā€, mari jadikan literasi sebagai gerakan bersama untuk melahirkan karya, berbagi inspirasi, dan membangun masyarakat yang kreatif, kritis, serta berwawasan luas.

Talkshow & Live Workshop ā€œMake Your Zine: Release Your Feelingsā€, Ruang Ekspresi Diri Melalui Literasi Kreatif
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Talkshow & Live Workshop ā€œMake Your Zine: Release Your Feelingsā€, Ruang Ekspresi Diri Melalui Literasi Kreatif

#Bunda Literasi

Festival Literasi menghadirkan kegiatan talkshow dan live workshop bertajuk ā€œMake Your Zine: Release Your Feelingsā€ sebagai ruang kreatif bagi peserta untuk mengekspresikan perasaan, gagasan, dan pengalaman melalui karya zine. Kegiatan ini mengajak peserta mengenal zine, yaitu media publikasi sederhana yang dapat dibuat secara mandiri dengan memadukan tulisan, gambar, ilustrasi, dan berbagai elemen kreatif lainnya. Melalui sesi talkshow, peserta diajak memahami pentingnya mengekspresikan diri secara positif melalui karya. Selanjutnya, dalam sesi live workshop, peserta berkesempatan menuangkan ide dan perasaan mereka menjadi zine yang unik dan personal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang keberanian menyampaikan gagasan, mengenali diri sendiri, dan mengolah emosi menjadi karya yang bermakna. Melalui tema ā€œRelease Your Feelingsā€, Festival Literasi menjadi ruang aman dan inspiratif bagi generasi muda untuk berkarya, berekspresi, serta menemukan suara mereka melalui kreativitas dan literasi.

Dari Balon hingga Layang-Layang, Bunda Literasi Ajak Anak POS PAUD Kartini Belajar Sambil Bermain
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Dari Balon hingga Layang-Layang, Bunda Literasi Ajak Anak POS PAUD Kartini Belajar Sambil Bermain

#Bunda Literasi

TELUKAWUR, 8 Oktober 2026 — Tawa kecil dan rasa ingin tahu menjadi warna tersendiri dalam kegiatan pembelajaran di POS PAUD Kartini Desa Telukawur. Melalui gambar layang-layang, balon yang mengembang, hingga contoh ban yang berisi udara, anak-anak diajak mengenal sesuatu yang tidak terlihat oleh mata, tetapi memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari: udara. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, Bunda Literasi mendampingi pembelajaran kreativitas di POS PAUD Kartini Desa Telukawur dengan tema ā€œManfaat Udara dalam Kehidupan Sehari-hari.ā€ Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui aktivitas menggambar, mengamati, dan mengenal berbagai benda yang memanfaatkan udara. Bagi anak usia dini, belajar tidak harus selalu dilakukan dengan duduk diam dan mendengarkan penjelasan. Mereka justru lebih mudah mengenal lingkungan ketika diberi kesempatan untuk melihat, mencoba, bertanya, dan berkreasi sesuai tahap perkembangannya. Belajar dari Hal Sederhana di Sekitar Anak Udara memang tidak selalu dapat dilihat, tetapi manfaatnya dapat ditemukan di sekitar kita. Melalui pembelajaran kreatif ini, anak-anak diperkenalkan pada berbagai contoh sederhana, seperti udara yang membantu layang-layang terbang, balon yang mengembang ketika diisi udara, serta ban yang membutuhkan udara agar dapat digunakan dengan baik. Dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian, anak-anak diajak memahami bahwa banyak benda di sekitar mereka memiliki fungsi yang berkaitan dengan udara. Kegiatan menggambar layang-layang menjadi salah satu cara untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas. Sementara itu, pengenalan balon dan ban membantu anak menghubungkan pengetahuan baru dengan benda-benda yang mungkin sudah mereka kenal di rumah maupun saat bermain. Dari kegiatan sederhana tersebut, tumbuh kesempatan bagi anak untuk memperkaya kosakata, melatih kemampuan mengamati, dan membangun keberanian untuk mengungkapkan rasa ingin tahu. Ketika Bermain Menjadi Jalan untuk Belajar Masa usia dini merupakan periode penting untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap proses belajar. Karena itu, suasana pembelajaran yang menyenangkan menjadi bagian penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kehadiran Bunda Literasi dalam kegiatan ini turut memperkuat pesan bahwa literasi dapat dikenalkan sejak dini melalui berbagai pengalaman. Literasi bukan hanya tentang mengenal huruf dan membaca buku, tetapi juga tentang memahami lingkungan, menyimak penjelasan, mengembangkan imajinasi, serta mengungkapkan gagasan. Ketika anak menggambar layang-layang, misalnya, mereka tidak hanya belajar membuat bentuk dan memilih warna. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk berkreasi, melatih koordinasi tangan, serta menuangkan imajinasi ke dalam sebuah karya. Demikian pula ketika mengenal manfaat udara melalui balon dan ban, anak-anak belajar membangun hubungan sederhana antara benda, fungsi, dan kehidupan sehari-hari. Proses belajar seperti ini memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang melalui pengalaman yang sesuai dengan dunianya: dunia bermain, bertanya, mencoba, dan menemukan hal baru. Menanamkan Rasa Ingin Tahu Sejak Dini Pendampingan pembelajaran di POS PAUD Kartini Desa Telukawur menjadi bagian dari upaya menumbuhkan lingkungan belajar yang ramah anak, kreatif, dan menyenangkan. Melalui tema yang sederhana tetapi dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak didorong untuk mengenali lingkungan sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir dan berimajinasi. Harapannya, pengalaman belajar seperti ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat bereksplorasi, dan kecintaan terhadap pengetahuan sejak usia dini. Sebab, pendidikan anak tidak hanya tentang apa yang mereka hafal hari ini, tetapi juga tentang rasa ingin tahu yang tumbuh, keberanian untuk mencoba, dan pengalaman bermakna yang akan mereka bawa dalam perjalanan belajar berikutnya. Dari gambar layang-layang hingga balon yang mengembang, anak-anak POS PAUD Kartini belajar bahwa pengetahuan bisa ditemukan dari hal-hal sederhana. Dengan bermain, berkreasi, dan didampingi penuh perhatian, langkah kecil mereka hari ini menjadi bekal untuk tumbuh dan belajar esok hari. SMART KARTINI | BUNDA LITERASI Mendampingi dengan Hati, Menumbuhkan Literasi Sejak Dini, Membangun Generasi Berdaya.

DI TPQ MIFTAHUL JANNAH MENGENAL HURUF HIJA'IYAH BERSAMA
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

DI TPQ MIFTAHUL JANNAH MENGENAL HURUF HIJA'IYAH BERSAMA

#Bunda Literasi

Pembelajaran Huruf Hijaiyah di TPQ Miftahul Jannah diawali dengan bacaan dan hafalan do'a-do'a terlebih dahulu. Santri TPQ Miftahul Jannah RW 01 Metawar, Desa Ujungwatu, mengikuti kegiatan pembelajaran mengenal huruf Hijaiyah melalui metode menirukan bunyi dan melatih kelancaran menulis. Aktivitas menirukan lafal melatih makhraj dan pendengaran santri secara tepat, sedangkan latihan menulis mengasah motorik halus serta memantapkan ingatan visual terhadap bentuk huruf. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun fondasi kemampuan membaca Al-Qur'an yang benar, fasih, dan menyenangkan sejak dini.