Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Inovasi Digital, Semangat Emansipasi Kartini

Smart Kartini Sistem Monitoring Administrasi &
Reporting Terintegrasi

"Wujud komitmen pengabdian perempuan Bumi Kartini melalui tata kelola kegiatan yang modern, efektif, dan akuntabel demi masyarakat sejahtera."
Ketua dan Wakil Ketua PKK Jepara

Ibu Laila Saidah Witiarso

Ketua

Ibu Syahnez Danniar Hajar

Ketua I
Bumi Kartini
EST. 1957
S
Filosofi & Visi

Simbol Emansipasi,
Mewujudkan Pengabdian Digital.

"Nama SMART KARTINI dipilih sebagai simbol semangat emansipasi, pengabdian, dan keteladanan perempuan Indonesia sebagaimana diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini."

Semangat tersebut kini diwujudkan dalam inovasi pelayanan berbasis digital untuk mendukung tata kelola kegiatan yang lebih modern, efektif, transparan, dan akuntabel mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa di seluruh Bumi Kartini.

Modernitas Tata Kelola Digital
Integritas Transparan & Akuntabel
Sinergi Koordinasi Terpadu
S

Sistem

Fondasi digital terpusat untuk seluruh data administrasi.

M

Monitoring

Pengawasan progres kegiatan secara real-time di tiap wilayah.

A

Administrasi

Digitalisasi dokumen dan pelaporan yang lebih rapi.

RT

Reporting Terintegrasi

Penyajian laporan tunggal yang saling terhubung antar lembaga.

Jejak Pengabdian
Dalam Angka

Rekapitulasi progres pemberdayaan masyarakat secara real-time di seluruh wilayah Kabupaten Jepara.

5,698 Kegiatan Terlaksana
5 Program Strategis
16 Cakupan Kecamatan
195 Desa & Kelurahan
Memuat data...
Apresiasi Kinerja Wilayah

Lentera Pengabdian Wilayah

Kecamatan Tergiat

1 Pakis Aji Skor: 83.62
PKK 45.53
Dekranasda 11.03
Bunda PAUD 4.93
Bunda Literasi 3.73
posyandu 18.42
2 Mlonggo Skor: 69.73
PKK 33.58
Dekranasda 3.50
Bunda PAUD 14.58
Bunda Literasi 9.23
posyandu 8.85
3 Tahunan Skor: 65.84
PKK 21.56
Dekranasda 18.57
Bunda PAUD 9.09
Bunda Literasi 6.76
posyandu 9.85
4 Mayong
Skor: 63.2
PKK 29.03
Dekranasda 4.99
Bunda PAUD 11.01
Bunda Literasi 2.72
posyandu 15.40
5 Pecangaan
Skor: 60.6
PKK 33.48
Dekranasda 6.60
Bunda PAUD 8.80
Bunda Literasi 5.80
posyandu 5.90
6 Jepara
Skor: 34.0
PKK 14.46
Dekranasda 3.46
Bunda PAUD 4.00
Bunda Literasi 3.35
posyandu 8.73
7 Nalumsari
Skor: 23.3
PKK 12.15
Dekranasda 2.56
Bunda PAUD 1.67
Bunda Literasi 0.85
posyandu 6.12
8 Kedung
Skor: 18.9
PKK 9.26
Dekranasda 2.46
Bunda PAUD 2.34
Bunda Literasi 1.64
posyandu 3.18
9 Karimunjawa
Skor: 12.1
PKK 7.25
Dekranasda 1.80
Bunda PAUD 2.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 1.00
10 Keling
Skor: 11.7
PKK 6.07
Dekranasda 0.87
Bunda PAUD 2.97
Bunda Literasi 0.87
posyandu 0.92
11 Donorojo
Skor: 11.4
PKK 7.90
Dekranasda 0.33
Bunda PAUD 1.65
Bunda Literasi 0.00
posyandu 1.50
12 Batealit
Skor: 9.7
PKK 7.35
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 1.02
Bunda Literasi 0.15
posyandu 1.16
13 Welahan
Skor: 8.3
PKK 4.69
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 1.37
Bunda Literasi 1.00
posyandu 1.27
14 Bangsri
Skor: 2.8
PKK 1.32
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.53
Bunda Literasi 0.80
posyandu 0.13
15 Kembang
Skor: 2.2
PKK 1.65
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.07
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.51
16 Kalinyamatan
Skor: 0.0
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00

30 Desa Menuju Aktif

166 Surodadi
Kedung Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
167 Panggung
Kedung Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
168 Jondang
Kedung Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
169 Menganti
Kedung Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
170 Gerdu
Pecangaan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
171 Troso
Pecangaan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
172 Ujung Pandan
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
173 Guwosobokerto
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
174 Kedungsarimulyo
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
175 Bugo
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
176 Kalipucang Kulon
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
177 Gidangelo
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
178 Sidigede
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
179 Teluk Wetan
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
180 Brantak Sekarjati
Welahan Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
181 Raguklampitan
Batealit Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
182 Karangkebagusan
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
183 Potroyudan
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
184 Bapangan
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
185 Kauman
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
186 Bulu
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
187 Pengkol
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
188 Wonorejo
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
189 Kuwasen
Jepara Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
190 Guyangan
Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
191 Kepuk
Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
192 Srikandang
Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
193 Tengguli Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
194 Bangsri Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
195 Banjaran Bangsri Skor: 0.00
PKK 0.00
Dekranasda 0.00
Bunda PAUD 0.00
Bunda Literasi 0.00
posyandu 0.00
Program Kerja Utama

Satu Gerakan, Beragam Pengabdian

PKK

3.235

Kegiatan Terlaksana

01

Dekranasda

353

Kegiatan Terlaksana

02

Bunda PAUD

788

Kegiatan Terlaksana

03

Bunda Literasi

334

Kegiatan Terlaksana

04

posyandu

1.812

Kegiatan Terlaksana

05

Warta Kegiatan

Catatan Jejak Pemberdayaan Masyarakat Bumi Kartini

Arsip Lengkap
Pelatihan flower frame rustic
30 Agt 2026 Bangsri

Pelatihan flower frame rustic

Terkini

Minggu, 30 Agustus 2026 POKJA II TP PKK DESA PAPASAN mengadakan pelatihan flower frame rustic. 1. Sesi Pembukaan & Teori Panitia membuka acara dan menjelaskan potensi bisnis kerajinan tangan bertema rustic.Instruktur menjelaskan bahwa estetika rustic berfokus pada kesan alami, apa adanya, dan penggunaan warna-warna bumi (earth tones).Komposisi visual (keseimbangan posisi bunga) menjadi kunci utama keindahan produk. 2. Sesi Pengenalan Alat dan BahanPeserta diberikan paket bahan (kit) yang berisi:Bingkai kayu 3D (rongga dalam).Aneka bunga kering (kristal, edelweiss, caspea, baby's breath, dll).Lem tembak (hot glue gun) dan pinset.Kertas craft/kain rami untuk latar belakang. 3. Sesi Praktik (Langkah Pembuatan)Persiapan Latar: Peserta menempelkan kain rami atau kertas craft pada alas bingkai.Penataan Awal (Layouting): Peserta merangkai bunga di atas bingkai sebelum dilem (mencegah kesalahan tata letak).Penempelan: Bunga ditempel satu per satu menggunakan lem tembak mulai dari elemen terbesar (fokal poin) hingga yang terkecil (pengisi).Finishing: Pembersihan sisa-sisa benang lem dan pemasangan kaca bingkai. đź’ˇ Hasil Pelatihan & EvaluasiHasil: Seluruh peserta berhasil menyelesaikan 1 unit flower frame rustic.Evaluasi Teknik: Kendala utama peserta adalah penggunaan lem tembak yang terlalu banyak sehingga terlihat kurang rapi. Instruktur memberikan tips untuk mengaplikasikan lem sedikit saja pada ujung batang. Karya Terbaik: Dipilih 3 karya dengan komposisi warna dan kerapian terbaik untuk mendapatkan apresiasi tambahan

Baca Selengkapnya
Rapat koordinasi di isi lomba- lomba.
30 Agt 2026 Kedung

Rapat koordinasi di isi lomba- lomba.

Pada hari ini, minggu tanggal 30 Agustus 2026 telah dilaksanakan Rapat koordinasi TP PKK dengan semua anggota PKK. Bertempat di Balai desa Tanggultlare. Acara di mulai pada pukul 10.00 wib. Acara yang pertama pembukaan. Dengan membaca surah AlFatihah yang di pimpin oleh ibu siti Halimah. Pra acara menyanyikan lagu Mars PKK, Mars Jepara dan lagu Indonesia raya. Pengarahan dari Ketua TP PKK tentang semangat dalam memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 81. Semoga dapat mempererat persatuan seluruh pengurus dan anggota. Untuk memeriahkan hari Kemerdekaan RI di isi dengan lomba- lomba. Lomba yang di ada kan antara lain: 1. Lomba pecah balon di kaki. 2. Lomba mengambil uang dalam tepung. 3. Lomba memakai sarung dengan melemparkan balon. 4. Lomba memasukkan benang ke jarum. 5. Lomba memasukkan sedotan ke dalam botol pake hidung dan mulut. Semua sangat antusias mengikutI perlombaan ini. Semoga tahun depan bisa lebih bersemangat lagi.

Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo Dukung Semangat Estafet Tunas Kelapa, Perkuat Karakter Generasi
29 Agt 2026 Mlonggo

Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo Dukung Semangat Estafet Tunas Kelapa, Perkuat Karakter Generasi

Semangat kebersamaan, kedisiplinan, gotong royong, dan pengabdian menjadi nilai penting dalam membangun generasi yang berkarakter. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam kegiatan kepramukaan yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian terhadap sesama. Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Mlonggo turut serta dalam kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026. Kegiatan yang dimulai dari SD Negeri 3 Jambu ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama. Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi dalam mendorong kegiatan positif yang membangun karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa sekaligus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai kepramukaan. Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, gotong royong, dan semangat persaudaraan serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Sasaran yang ingin dicapai adalah semakin kuatnya sinergi antara Gerakan Pramuka, TP PKK, pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan generasi yang berkarakter. Sebagai tindak lanjut, Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat memperkuat kebersamaan, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan karakter generasi penerus. Semoga semangat Estafet Tunas Kelapa menjadi inspirasi untuk terus “Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Ber Budi Bawa Laksana” dan mewujudkan masyarakat Mlonggo yang semakin kompak, mandiri, dan berkarakter.

Bunda literasi dan tp.pkk desa Demangan berkunjung ke pojok baca Desa Demangan
29 Agt 2026 Tahunan

Bunda literasi dan tp.pkk desa Demangan berkunjung ke pojok baca Desa Demangan

Tidak ada file yang dipilihTidak ada file yang dipilihTidak ada file yang dipilih Obrolan dengan ChatGPT Tanya ChatGPT Masuk Anda bilang: Mendorong minat baca pada anak 1. Pengertian Minat Baca Minat baca adalah ketertarikan, kemauan, dan kesenangan anak dalam membaca secara sukarela. Minat baca perlu ditumbuhkan sejak dini agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan, bukan sebuah kewajiban. 2. Mengapa Minat Baca Anak Penting? Membaca dapat membantu anak: Menambah pengetahuan dan wawasan. Memperkaya kosakata dan kemampuan berbahasa. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas. Melatih konsentrasi dan kemampuan berpikir kritis. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Menumbuhkan rasa ingin tahu dan percaya diri. Mendukung keberhasilan belajar di sekolah. 3. Faktor yang Memengaruhi Minat Baca Anak Beberapa faktor yang dapat memengaruhi minat baca antara lain: Keluarga: kebiasaan orang tua dalam membaca dan mendampingi anak. Lingkungan: ketersediaan buku dan suasana yang mendukung. Jenis bacaan: buku yang sesuai dengan usia dan ketertarikan anak. Metode: cara mengenalkan buku harus menyenangkan dan tidak memaksa. Teknologi: penggunaan gawai dapat menjadi tantangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyediakan bacaan digital yang edukatif. 4. Cara Mendorong Minat Baca pada Anak a. Berikan contoh dari orang tua Anak cenderung meniru kebiasaan orang di sekitarnya. Luangkan waktu untuk membaca di hadapan anak. b. Bacakan buku sejak dini Membacakan cerita sebelum tidur atau pada waktu santai dapat membangun hubungan positif antara anak dan buku. c. Pilih buku sesuai minat anak Biarkan anak memilih buku yang menarik baginya, misalnya cerita hewan, kendaraan, petualangan, komik edukatif, atau cerita bergambar. d. Ciptakan pojok baca Sediakan tempat sederhana yang nyaman dengan beberapa buku yang mudah dijangkau anak. e. Jangan memaksa anak membaca Hindari menjadikan membaca sebagai hukuman atau tekanan. Bangun suasana membaca yang menyenangkan. f. Gunakan metode yang kreatif Membaca dapat diselingi dengan tanya jawab, bermain peran, menggambar tokoh cerita, atau meminta anak menceritakan kembali isi buku. g. Jadwalkan waktu membaca Biasakan membaca sekitar 10–20 menit setiap hari sesuai usia dan kemampuan anak. h. Berikan apresiasi Hargai usaha anak ketika membaca. Pujian sederhana dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasinya. 5. Peran Orang Tua dan Guru Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam membangun budaya membaca. Keduanya dapat: Menjadi teladan dalam membaca. Menyediakan bahan bacaan yang menarik. Mendampingi dan mengajak anak berdiskusi tentang buku. Mengadakan kegiatan membaca yang menyenangkan. Menghargai pilihan dan perkembangan kemampuan membaca anak. 6. Hal yang Sebaiknya Dihindari Memaksa anak membaca dalam waktu lama. Membandingkan kemampuan membaca anak dengan anak lain. Memberikan buku yang terlalu sulit atau tidak sesuai usia. Memarahi anak ketika belum lancar membaca. Menggunakan membaca sebagai hukuman. Membatasi membaca hanya pada buku pelajaran. 7. Kesimpulan Minat baca tidak tumbuh dengan paksaan, tetapi melalui kebiasaan, keteladanan, lingkungan yang mendukung, dan pengalaman membaca yang menyenangkan. Semakin dini anak dikenalkan pada buku dengan cara yang positif, semakin besar peluang membaca menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya.