Desa Plajan, Kec. Pakis Aji
#PKK
LAPORAN KEGIATAN
Upacara Piodalan Pura Manggala Dharma Tahun 2026
Hari/Tanggal: Selasa, 14 Juli 2026
Waktu: Pukul 19.00 WIB s.d. selesai
Tempat: Pura Manggala Dharma, Dukuh Kerok, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara
Latar Belakang
Upacara Piodalan merupakan hari suci yang diperingati oleh umat Hindu sebagai wujud bhakti dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan sradha dan bhakti, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Pelaksanaan Kegiatan
Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, umat Hindu Kabupaten Jepara melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Manggala Dharma, Dukuh Kerok, Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh umat Hindu dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.
Prosesi diawali dengan upacara penyucian lokasi sebagai simbol penyucian lahir dan batin sebelum pelaksanaan persembahyangan. Selanjutnya dilaksanakan upacara Mecaru serta Prayascita Biokala Durmanggala sebagai bentuk penyelarasan dan penyucian alam semesta agar tercipta keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Rangkaian upacara dipimpin oleh Jro Mangku Adi Supaeno dengan didampingi Sarati Banten Bapak Hariyanto, sehingga seluruh prosesi keagamaan dapat berjalan sesuai tata cara dan ajaran agama Hindu.
Setelah prosesi keagamaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara seremonial. Acara diawali dengan pembacaan pustaka suci Weda oleh Ananda Sivana dan Ananda Jelita. Selanjutnya laporan panitia disampaikan oleh Bapak Mangku Jasmani, yang memaparkan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Piodalan.
Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan oleh Bapak Ngarbianto selaku Ketua PHDI Kabupaten Jepara. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Bapak Agung, yang memberikan prakata sebagai bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama serta terpeliharanya kerukunan di Kabupaten Jepara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan harma Wacana yang disampaikan oleh Pembimas Hindu Provinsi Jawa Tengah, Bapak Eko Punianto, S.Ag., M.Pd. Dalam siraman rohaninya beliau menyampaikan bahwa umat Hindu hendaknya senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan meskipun jumlah umat relatif sedikit. Beliau mengajak seluruh umat untuk tetap bersemangat dalam menjalankan ajaran agama, meningkatkan sradha dan bhakti, serta saling menjaga hubungan yang harmonis. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap perselisihan akan menimbulkan luka bagi semua pihak, sehingga sikap saling menghormati, saling menjaga, dan mengedepankan kebersamaan harus selalu dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Hasil Kegiatan
Pelaksanaan Upacara Piodalan Pura Manggala Dharma berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bagi umat Hindu, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan semangat kebersamaan, serta meneguhkan komitmen umat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jepara.
Penutup
Upacara Piodalan Pura Manggala Dharma Tahun 2026 menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan umat Hindu di Kabupaten Jepara. Diharapkan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga serta menjadi teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghormati antarumat beragama.