Smart Kartini Logo Smart Kartini
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 46 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Makanan khas Plajan
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Makanan khas Plajan

#Dekranasda

Dalam rangka Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan di Desa Plajan pada tanggal 24 Juni 2026, Tim Penggerak PKK Desa Plajan melalui Pokja III turut menyelenggarakan Bazar UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) sebagai wadah untuk memamerkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas dan pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi program PKK dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha berbasis potensi dan kearifan lokal. Pada bazar tersebut, Pokja III memperkenalkan beragam kuliner tradisional khas Desa Plajan yang berbahan dasar tepung aren. Selain memiliki cita rasa yang khas, makanan-makanan tersebut juga dikenal sebagai pangan lokal yang bebas kolesterol, sehingga aman dan baik untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Produk-produk tersebut merupakan warisan kuliner yang terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai identitas Desa Plajan. Adapun aneka makanan khas yang ditampilkan meliputi Orog-orog, Orog-orog Instan, Bubur Intil, Bubur Omplok, Ender, dan Entho- Entho. Seluruh produk diolah dengan memanfaatkan bahan baku lokal serta tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Inovasi seperti Orog-orog Instan juga menjadi bukti bahwa masyarakat mampu mengembangkan pangan tradisional menjadi produk yang lebih praktis tanpa menghilangkan keaslian rasanya. Melalui Bazar UP2K ini, Tim Penggerak PKK Desa Plajan berharap makanan khas daerah dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas, memiliki nilai tambah secara ekonomi, serta menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata dalam melestarikan kuliner tradisional sekaligus memperkuat potensi UMKM desa sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Ender Plajan
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Ender Plajan

#Dekranasda

Dalam rangka Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan di Desa Plajan pada tanggal 24 Juni 2026, Tim Penggerak PKK Desa Plajan melalui Pokja III turut menyelenggarakan Bazar UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) sebagai wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas dan pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu produk yang menjadi daya tarik utama dalam bazar tersebut adalah Ender, makanan khas Desa Plajan yang dibuat dari bahan dasar tepung sagu. Ender memiliki cita rasa yang khas dengan tekstur lembut dan kenyal, serta paling nikmat disajikan dalam keadaan hangat. Kehadiran Ender pada bazar ini menjadi upaya nyata dalam melestarikan kuliner tradisional sekaligus memperkenalkan kekayaan pangan lokal kepada tim penilai dan para tamu yang hadir. Selain Ender, bazar UP2K juga menampilkan beragam produk olahan unggulan masyarakat, di antaranya gula aren, gula semut, keripik bawang, sirup bunga telang, serta minuman ekstrak jahe. Produk-produk tersebut merupakan hasil pengolahan bahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan, sekaligus mencerminkan semangat masyarakat Desa Plajan dalam mengembangkan usaha rumah tangga yang kreatif, produktif, dan berdaya saing. Melalui penyelenggaraan Bazar UP2K ini, Pokja III TP PKK Desa Plajan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga, pelestarian pangan lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat identitas khas Desa Plajan.

Pembinaan IKM yang tergabung dalam Dekranasda dan Pelatihan Marketing Product
Kecamatan Jepara

Pembinaan IKM yang tergabung dalam Dekranasda dan Pelatihan Marketing Product

#Dekranasda

Pembinaan IKM yang tergabung dalam Dekranasda dan Pelatihan Marketing Product merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan kemandirian pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembinaan mengenai pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, inovasi, serta strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, pelatihan marketing product diberikan untuk membekali pelaku IKM dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mempromosikan produk, membangun branding, memanfaatkan media digital, serta memperluas jaringan pemasaran. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan usaha IKM, meningkatkan nilai jual produk lokal, dan memperkuat peran IKM dalam mendukung perekonomian daerah.

Pemberdayaan Masyarakat Bebasis Potensi Lokal Melalui Pengembangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Gula Aren di Desa tanjung Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara
Desa Tanjung, Kec. Pakis Aji

Pemberdayaan Masyarakat Bebasis Potensi Lokal Melalui Pengembangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Gula Aren di Desa tanjung Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara

#PKK #Dekranasda

Pada hari Jumat, 19 Juni 2026, telah dilaksanakan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Pengembangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Gula Aren di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPPM sebagai upaya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki desa, khususnya komoditas gula aren yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam mengolah gula aren menjadi produk yang memiliki kualitas lebih baik, nilai tambah yang lebih tinggi, serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Melalui berbagai materi, pendampingan, dan praktik pengolahan produk, peserta memperoleh wawasan mengenai teknik produksi yang baik, inovasi pengemasan, pengembangan variasi produk, strategi pemasaran, hingga pentingnya menjaga standar mutu dan kebersihan dalam proses produksi. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat agar mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia di Desa Tanjung diharapkan tidak hanya menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengembangan produk gula aren yang lebih inovatif dan bernilai jual tinggi, masyarakat didorong untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar, baik di tingkat lokal maupun regional. Penguatan kapasitas pelaku usaha juga diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan daya saing produk unggulan desa sehingga dapat menjadi identitas dan kebanggaan Desa Tanjung. Kegiatan pemberdayaan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara optimal, diharapkan Desa Tanjung mampu melahirkan pelaku-pelaku UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Pembinaan dengan Kelompok Tani Wanita (KWT) desa Tanjung
Kecamatan Pakis Aji

Pembinaan dengan Kelompok Tani Wanita (KWT) desa Tanjung

#Dekranasda

Pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2026 pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai, Ketua Dekranasda Kecamatan bersama PL Dinas Kehutanan, PL Pertanian, Bapak Camat, Bu Sekcam beserta Kasi PMD Kecamatan dan Perangkat Desa Tanjung melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Melati di desa Tanjung. Kegiatan diawali dengan diskusi produksi gula aren yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Kecamatan memberikan motivasi kepada anggota KWT agar terus berinovasi dalam mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi di pasaran. PL Dinas Kehutanan menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian pohon aren sebagai sumber bahan baku utama, sehingga keberlanjutan usaha dapat terus terjaga. Sementara itu, PL Pertanian memberikan arahan terkait peningkatan kualitas produksi, pengolahan, pengemasan, serta strategi pemasaran produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Bapak Camat menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Melati di desa Tanjung yang telah berhasil mengembangkan gula aren menjadi gula semut, sebagai bentuk inovasi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, lebih praktis digunakan, serta berpotensi menjadi produk unggulan desa Tanjung. Beliau berharap sinergi antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembinaan ini diharapkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Melati di desa Tanjung semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta menjadikan gula semut sebagai salah satu produk unggulan yang mampu mengangkat potensi lokal desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kunjungan dan Koordasi ke Dekranasda Kab Jepara
Kecamatan Tahunan

Kunjungan dan Koordasi ke Dekranasda Kab Jepara

#Dekranasda

Kunjungan dan Koordasi ke Dekranasda Kab Jepara 15 Juni 2026 Kerjasama Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk memperluas jangkauan pembinaan, meningkatkan mutu produk, serta memperluas pasar bagi para perajin lokal. Sebagai organisasi nirlaba, Dekranasda tidak dapat berjalan sendiri; mereka harus membangun sinergi dengan berbagai sektor (multistakeholder) untuk memajukan industri kreatif daerah. Sebagai contoh, di daerah sentra ukir dan tenun seperti Jepara, Dekranasda setempat kerap bekerja sama dengan desainer nasional untuk menaikkan kelas Tenun Ikat Troso agar bisa tampil di ajang fashion bergengsi seperti Jakarta Fashion Week, serta bermitra dengan asosiasi mebel (seperti HIMKI) untuk memperluas akses pasar ekspor furnitur ukir.