Smart Kartini Logo Smart Kartini
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 588 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Penyerahan Bantuan Program "Jawa Tengah Ngopeni" bagi Penyandang Disabilitas
Kecamatan Pakis Aji

Penyerahan Bantuan Program "Jawa Tengah Ngopeni" bagi Penyandang Disabilitas

#PKK

Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, Ketua TP PKK Kecamatan Pakis Aji menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Program "Jawa Tengah Ngopeni" bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan di Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan perlindungan dan dukungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan bantuan uang tunai melalui Program "Jawa Tengah Ngopeni". Program ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi penerima manfaat sekaligus memberikan semangat agar mereka tetap memiliki harapan, kemandirian, dan kualitas hidup yang lebih baik. Kehadiran Ketua TP PKK Kecamatan Pakis Aji dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai program sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. TP PKK sebagai mitra pemerintah terus berkomitmen mendukung upaya perlindungan sosial, pemberdayaan keluarga, serta penguatan kepedulian terhadap kelompok rentan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan manfaat secara material, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para penyandang disabilitas dan keluarganya untuk terus menjalani kehidupan dengan optimisme. Melalui sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus terjaga dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, sejahtera, dan berkeadilan bagi semua.

Kegiatan posyandu di Posyandu HB 2
Desa Suwawal, Kec. Mlonggo

Kegiatan posyandu di Posyandu HB 2

#PKK #posyandu

Pada tanggal 15 Juli 2026, Tim Penggerak PKK Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan Posyandu di Posyandu HB 2 yang bertempat di Mushola API. Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu, bidan desa, ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, serta masyarakat sasaran lainnya. Pelaksanaan kegiatan Posyandu berjalan dengan tertib dan lancar, meliputi pendaftaran, penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan tumbuh kembang anak, pelayanan kesehatan, pemberian edukasi, serta penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau oleh masyarakat serta meningkatkan kesadaran keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Tujuan kegiatan ini adalah memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita, mendeteksi secara dini adanya gangguan kesehatan, meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik, serta mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Suwawal.

Penyerahan Bantuan Program "Jawa Tengah Ngopeni" bagi Penyandang Disabilitas di Desa Sinanggul
Kecamatan Mlonggo

Penyerahan Bantuan Program "Jawa Tengah Ngopeni" bagi Penyandang Disabilitas di Desa Sinanggul

#PKK

Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tim Jepara Care melaksanakan penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas di Desa Sinanggul. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan uang tunai melalui program "Jawa Tengah Ngopeni" sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada penyandang disabilitas agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi serta meningkatkan kesejahteraan sosial. Tujuan kegiatan ini adalah meringankan beban ekonomi penerima manfaat, memperkuat kepedulian sosial, serta memastikan bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya kesejahteraan penyandang disabilitas serta terbangunnya kepedulian dan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan. Sebagai tindak lanjut, TP PKK Kecamatan Mlonggo akan terus berkolaborasi dengan TKSK, Jepara Care, dan instansi terkait dalam mendukung berbagai program pemberdayaan dan perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas serta masyarakat yang membutuhkan.

Pelayanan Perekaman KTP bagi Penyandang Disabilitas di Desa Sinanggul
Kecamatan Mlonggo

Pelayanan Perekaman KTP bagi Penyandang Disabilitas di Desa Sinanggul

#PKK

Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo bersama tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan berupa perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi penyandang disabilitas di Desa Sinanggul. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola untuk memastikan seluruh warga memperoleh hak atas dokumen kependudukan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat memperoleh dokumen kependudukan tanpa mengalami kendala mobilitas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, menjamin terpenuhinya hak-hak sipil masyarakat, serta mendukung akses terhadap berbagai layanan publik dan program pemerintah. Sasaran yang ingin dicapai adalah terpenuhinya kepemilikan KTP bagi penyandang disabilitas sehingga mereka memperoleh perlindungan hukum dan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, maupun pelayanan publik lainnya. Sebagai tindak lanjut, TP PKK Kecamatan Mlonggo akan terus bersinergi dengan Disdukcapil Kabupaten Jepara dan pemerintah desa untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

KUNJUNGAN BUNDA PAUD DAN BUNDA LITERASI DALAM PENGELOLAAN MPLS RAMAH ANAK PADA SMPN 1 PAKIS AJI
Kecamatan Pakis Aji

KUNJUNGAN BUNDA PAUD DAN BUNDA LITERASI DALAM PENGELOLAAN MPLS RAMAH ANAK PADA SMPN 1 PAKIS AJI

#PKK #Bunda PAUD #Bunda Literasi

Rabu, 15 Juli 2026 – Ketua PAUD sekaligus Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq melaksanakan kunjungan resmi ke SMPN 1 Pakisaji. Kunjungan ini bertepatan dengan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan bertujuan untuk mensosialisasikan dan memastikan penerapan konsep MPLS Ramah bagi para siswa baru. Agenda ini dihadiri oleh kepala sekolah, komite, serta seluruh guru dan tenaga pendidik di lingkungan SMPN 1 Pakisaji. Fokus utama transisi ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa unsur kekerasan atau perundungan (bullying). Sebagai Bunda Literasi, beliau juga menekankan pentingnya penguatan literasi dasar dan digital sejak hari pertama sekolah. Para guru diajak untuk menyusun metode pembelajaran kreatif yang memicu minat baca siswa di tingkat menengah pertama. Dalam arahannya, Ketua PAUD dan Bunda Literasi menegaskan bahwa kolaborasi harmonis antara guru dan pendekatan yang ramah anak adalah kunci keberhasilan karakter siswa. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh tenaga pendidik SMPN 1 Pakisaji untuk mengawal MPLS yang edukatif. Program ini diharapkan mampu memotivasi siswa baru agar adaptif, inklusif, dan siap berprestasi. Agar uraian kegiatan ini menjadi lebih lengkap, Anda bisa membagikan beberapa detail berikut: Siapa nama lengkap Ketua PAUD / Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji saat ini? Apakah ada kegiatan simbolis yang dilakukan (seperti penyerahan buku, penyematan tanda peserta, atau deklarasi anti-bullying)? Apa topik literasi spesifik yang ditekankan dalam kunjungan tersebut? Saya siap membantu Anda menyusun dokumen laporan atau berita acara yang lebih formal. Camat Pakisaji bersama Ketua PAUD sekaligus Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, melaksanakan kunjungan kerja resmi ke SMPN 1 Pakisaji. Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka memantau langsung sekaligus membuka sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Agenda ini diikuti oleh kepala sekolah, jajaran komite, serta seluruh guru dan tenaga pendidik di SMPN 1 Pakisaji. Camat Pakisaji dalam arahannya menekankan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun senioritas. Sejalan dengan hal tersebut, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq selaku Ketua PAUD dan Bunda Literasi mengajak para guru untuk menerapkan pendekatan edukatif yang humanis. Beliau juga mendorong penguatan literasi sekolah sebagai fondasi karakter siswa dalam menghadapi masa transisi dari tingkat dasar ke sekolah menengah. Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif bersama seluruh tenaga pendidik mengenai metode MPLS yang menyenangkan dan inklusif. Melalui sinergi antara jajaran Pemerintah Kecamatan, Bunda Literasi, dan pihak sekolah, SMPN 1 Pakisaji berkomitmen penuh untuk mewujudkan lingkungan belajar yang ramah anak. Program ini diharapkan dapat membantu siswa baru beradaptasi dengan cepat, ceria, dan penuh motivasi untuk mengukir prestas

Penyuluhan Pencegahan Bullying pada Kegiatan MPLS
Kecamatan Pakis Aji

Penyuluhan Pencegahan Bullying pada Kegiatan MPLS

#PKK

Pada tanggal 15 Juli 2026, telah dilaksanakan Penyuluhan Pencegahan Bullying dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Mamba'ul Ulum Mambak dengan peserta 60 calon siswa kelas VII. Kegiatan ini memberikan edukasi mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan bullying guna menumbuhkan sikap saling menghormati, peduli, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan. Bertujuan untuk: Meningkatkan pemahaman dan kesadaran calon siswa kelas VII tentang bahaya bullying serta membentuk karakter yang menghargai sesama, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Hasil yang Diharapkan: Calon siswa kelas VII memahami cara mencegah bullying, mampu membangun hubungan yang saling menghormati, berani melaporkan tindakan perundungan, serta berperan aktif dalam mewujudkan budaya sekolah yang ramah, aman, dan bebas bullying.