Smart Kartini Logo Smart Kartini
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 605 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Pelatihan pembuatan aneka ragam jajanan non beras
Kecamatan Tahunan

Pelatihan pembuatan aneka ragam jajanan non beras

#PKK

Kegiatan Pokja 3 TP. PKK Desa Platar 10 Juli 2026 Pelatihan pembuatan aneka ragam jajanan non beras Klapertart & kolak biji salak Narasumber B. Ina Pelatihan membuat makanan non beras bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal selain beras menjadi makanan yang bergizi, lezat, dan memiliki nilai jual. Pelatihan ini juga mendukung diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras sebagai makanan pokok. Manfaat pelatihan membuat makanan non beras * Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal. * Mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada beras. * Meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal melalui pengolahan menjadi produk siap konsumsi. * Membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga. * Mendorong pemanfaatan potensi hasil pertanian lokal secara lebih optimal. * Meningkatkan kreativitas dalam menciptakan produk pangan yang inovatif, bergizi, dan memiliki daya saing di pasaran. * Mendukung ketahanan pangan dengan memperluas pilihan sumber karbohidrat dan makanan olahan.

Bersama Menguatkan Harapan: Santunan untuk Anak Penyandang ODHA oleh TP PKK Kecamatan Pakis Aji
Kecamatan Pakis Aji

Bersama Menguatkan Harapan: Santunan untuk Anak Penyandang ODHA oleh TP PKK Kecamatan Pakis Aji

#PKK

Hari Jum'at tanggal 10 Juli 2026 pukul 10.30 wib, sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam mendukung kesejahteraan anak, Tim Penggerak PKK Kecamatan Pakis Aji dan BAZNAS kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan pemberian santunan kepada anak penyandang ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial TP PKK Kecamatan Pakis Aji dalam memberikan dukungan moral sekaligus meringankan beban keluarga yang mendampingi anak-anak penyandang ODHA. Santunan diserahkan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati M. Shodiq, perangkat desa Lebak, Kasi Sosial dan lingkungan Hidup Kecamatan Pakis Aji, petugas TKSK dan dokter pukesmas Pakis Aji. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak penerima santunan dapat merasakan perhatian, kasih sayang, dan semangat dari berbagai pihak sehingga semakin termotivasi untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh harapan dan percaya diri. Kegiatan santunan ini tidak hanya dimaknai sebagai pemberian bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan sosial yang menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh kasih sayang, perlindungan, kesempatan untuk tumbuh dan berkembang, serta lingkungan yang menerima tanpa stigma dan diskriminasi. Anak-anak penyandang ODHA memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, dan kehidupan yang layak sebagaimana anak-anak lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kecamatan Pakis Aji menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu nilai yang senantiasa ditanamkan dalam setiap kegiatan PKK. Melalui semangat gotong royong, diharapkan semakin banyak pihak yang turut memberikan perhatian, dukungan, dan motivasi kepada anak-anak penyandang ODHA beserta keluarganya, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih optimis dan penuh semangat. TP PKK Kecamatan Pakis Aji juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai HIV/AIDS, sehingga tidak lagi muncul stigma maupun perlakuan diskriminatif terhadap penyandang ODHA. Dengan pengetahuan yang benar, masyarakat dapat memberikan dukungan yang positif dan menciptakan lingkungan yang inklusif, aman, serta penuh kasih bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan "Bersama Menguatkan Harapan", TP PKK Kecamatan Pakis Aji berharap dapat terus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Semoga santunan yang diberikan menjadi penyemangat bagi anak-anak penyandang ODHA untuk terus meraih cita-cita, tumbuh sehat, bahagia, serta menjadi generasi yang tangguh dan berdaya.

Pelaksanaan Posyandu Harapan Bakti 5
Desa Suwawal, Kec. Mlonggo

Pelaksanaan Posyandu Harapan Bakti 5

#PKK #posyandu

Pada tanggal 10 Juli 2026 pukul 08.00 wib, Tim Penggerak PKK Desa Suwawal bersama Bidan Desa,kader Posyandu dan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan Posyandu rutin di Posyandu Harapan Bakti 5 bertempat di Pos Paud Umi Kulsum. Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh bayi, balita, ibu hamil, dan masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi pendaftaran peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin maupun imunisasi, serta penyampaian edukasi kesehatan kepada keluarga. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak. Tujuan kegiatan ini adalah memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala, mendeteksi secara dini permasalahan kesehatan dan gizi, meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pola hidup sehat, serta mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Toleransi Antar Umat Beragama
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Toleransi Antar Umat Beragama

#PKK

Semangat Kerukunan dalam Upacara Pemberangkatan Jenazah Umat Hindu pada hari Jum'at tanggal 10 Juli 2026. Kebersamaan dan semangat toleransi antarumat beragama kembali tercermin dalam prosesi pemberangkatan jenazah seorang warga umat Hindu yang berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya keluarga dan umat Hindu yang hadir, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang agama, yaitu umat Islam, Kristen, dan Buddha, yang turut memberikan bantuan serta dukungan dengan penuh rasa hormat dan kepedulian. Partisipasi masyarakat lintas agama dalam membantu kelancaran prosesi merupakan wujud nyata nilai-nilai gotong royong, saling menghargai, dan persaudaraan yang telah tumbuh kuat di tengah kehidupan bermasyarakat. Setiap pihak berperan sesuai dengan kapasitasnya, dengan tetap menghormati tata cara dan tradisi keagamaan yang dijalankan oleh keluarga serta umat Hindu dalam prosesi pemberangkatan jenazah. Kehadiran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi bukti bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk saling membantu, terutama pada saat sesama warga mengalami kedukaan. Nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas menjadi landasan utama dalam membangun kehidupan yang harmonis, damai, dan saling menghormati. Semoga semangat kerukunan seperti ini senantiasa terjaga dan menjadi teladan bagi generasi mendatang. Melalui kebersamaan, saling menghormati, dan gotong royong, masyarakat dapat terus memperkuat persatuan serta menciptakan lingkungan yang rukun, damai, dan penuh kasih sayang di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Toleransi Antar Umat Beragama
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Toleransi Antar Umat Beragama

#PKK

Semangat Gotong Royong dan Kerukunan Antarumat Beragama dalam Pemulasaran Jenazah di Desa Plajan Pada tanggal 10 Juli 2026, masyarakat Desa Plajan kembali menunjukkan teladan dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama. Dalam proses pemulasaran jenazah seorang warga beragama Hindu, sejumlah warga beragama Islam turut membantu dengan penuh keikhlasan dan rasa kemanusiaan. Bantuan yang diberikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial, dengan tetap menghormati tata cara, adat istiadat, dan ketentuan keagamaan yang berlaku dalam prosesi pemulasaran jenazah umat Hindu. Kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Desa Plajan. Perbedaan agama tidak menjadi penghalang untuk saling membantu, terutama ketika ada warga yang sedang mengalami musibah dan kedukaan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan, kepedulian, dan persaudaraan mampu menyatukan seluruh warga dalam kehidupan bermasyarakat. Momen tersebut sekaligus menjadi contoh nyata bahwa toleransi tidak hanya diwujudkan dalam sikap saling menghormati, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran dan bantuan dari warga lintas agama memberikan dukungan moral kepada keluarga yang berduka serta mempererat hubungan harmonis yang telah lama terjalin di Desa Plajan. Semoga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi yang terus dipelihara oleh masyarakat Desa Plajan dapat senantiasa menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Dengan saling menghormati, saling membantu, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis, damai, dan penuh rasa kekeluargaan.

Prasaman Kilat
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Prasaman Kilat

#PKK

Pada hari Jumat, 10 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pasraman Kilat bagi anak-anak umat Hindu yang bertempat di Pura Dharma Loka, Desa Plajan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan keagamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda Hindu, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai spiritual, moral, serta budi pekerti luhur sejak usia dini. Pasraman Kilat diikuti oleh anak-anak dengan penuh semangat dan antusias. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh para pembina dan tokoh agama Hindu. Materi yang diberikan meliputi pengenalan ajaran dasar agama Hindu, tata cara beribadah, etika dalam kehidupan sehari-hari, pentingnya menghormati orang tua dan guru, serta penerapan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, praktik sembahyang, permainan edukatif, serta berbagai aktivitas yang menyenangkan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui pendekatan yang interaktif, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, rasa percaya diri, serta semangat kebersamaan. Kegiatan Pasraman Kilat ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam membina generasi muda Hindu agar memiliki karakter yang berakhlak mulia, beriman, dan tetap mencintai nilai-nilai budaya serta tradisi leluhur. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya membentuk generasi muda Hindu yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi penerus bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kerukunan, serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis.