Desa Mulyoharjo, Kec. Jepara
#PKK
Pertemuan rutin PKK Desa Mulyoharjo dilaksanakan pada 10 Juli 2026, dihadiri oleh 40 orang peserta, dengan fokus utama Sosialisasi Menu B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) dalam Mendukung Pencegahan Stunting, yang disampaikan oleh Ibu Diah serta Ibu Retno Yulia selaku perwakilan Pokja 3 dan 4.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, penyanyian lagu Mars PKK dan Mars Jumat, serta sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Desa Mulyoharjo, Ibu Tina. Beliau menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan program kerja Pokja 3 dan 4, serta menginformasikan rencana pelaksanaan lomba peringatan Hari Kemerdekaan pada 23 Agustus 2026 dengan 4 kategori perlombaan.
Pemaparan materi menjelaskan alasan pemilihan topik karena angka stunting di Desa Mulyoharjo tergolong cukup tinggi. Peserta diberikan pemahaman tentang standar susunan makan "Isi Piringku": porsi seimbang antara karbohidrat, sayuran, serta lauk pauk yang terdiri dari protein nabati maupun hewani. Dijelaskan pula manfaat penerapan menu B2SA untuk memenuhi kebutuhan gizi lengkap, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengoptimalkan pertumbuhan fisik.
Pentingnya pemenuhan gizi disampaikan khusus untuk mencegah stunting, yang harus dimulai sejak masa kehamilan atau haid pertama hingga masa 1000 hari pertama kehidupan anak, dengan penekanan pada asupan protein hewani. Selain itu, disampaikan 5 kunci keamanan pangan: menjaga kebersihan, memasak dengan matang, memisahkan bahan mentah dan matang, menjaga suhu penyimpanan yang aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang bersih. Tambahan informasi juga diberikan terkait cara pengolahan makanan mentah atau lalapan yang segar, dengan cara mencuci menggunakan air garam atau perasan jeruk nipis sebelum dibilas air mengalir.
Dalam rangkaian kegiatan lain, Pokja 3 membagikan informasi terkait hasil demonstrasi makanan B2SA tahun lalu yang meraih Juara 1 dengan menu nasi liwet dan kudapan caranggesing, diimbau agar resep tersebut dapat dibagikan melalui grup WhatsApp. Terselenggara juga kegiatan arisan yang diikuti 52 anggota dengan iuran Rp20.000 per orang yang terbagi ke dalam 2 kelompok.