Rembug Stunting Desa dalam rangka Pencegahan & Percepatan Penurunan Stunting Desa
Bertempat di Pendopo Balaidesa Lebuawu Pemerintah Desa menyelenggarakan Rembuk Stunting Desa pada hari Senin, 13 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini menjadi forum musyawarah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk menyepakati langkah-langkah strategis dalam penanganan stunting secara terpadu dan berkelanjutan.
Rembuk Stunting dihadiri oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK Desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Dalam kegiatan ini dibahas kondisi stunting di desa, evaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan desa. Berbagai usulan disampaikan, antara lain peningkatan kualitas pelayanan Posyandu, pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, edukasi pola asuh yang baik, perbaikan sanitasi dan akses air bersih, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Melalui rembuk ini juga disepakati pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam melakukan pendampingan terhadap keluarga yang berisiko stunting. Upaya pencegahan diharapkan dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sebagai periode emas pertumbuhan anak.
Hasil kesepakatan Rembuk Stunting akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan penganggaran desa sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dengan terselenggaranya Rembuk Stunting Desa pada 13 Juli 2026 ini, diharapkan terbangun komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan desa yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting demi menciptakan generasi penerus yang berkualitas.