Membuka Jendela Dunia dari Desa Kawak: Catatan Kegiatan Literasi Membaca
Jepara, 8 Juli 2026 — Suasana Pagi di Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara tampak berbeda dari biasanya pada Rabu (8/7) kemarin. Gelak tawa Ibu dan anak berpadu riuh dengan antusiasme membalik lembaran buku dalam kegiatan "Gerakan Literasi Membaca Masyarakat" yang digelar di balai desa setempat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh TP PKK Pokja 2 Desa Kawak bekerja sama dengan Pokja 2 Kecamatan Pakis Aji bertujuan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak sejak dini, sekaligus menyediakan ruang edukatif yang positif di tengah gempuran gadget.
Antusiasme yang Menyala
Sejak pukul 09.00 WIB, halaman balai desa mulai dipadati oleh ibu-ibu PKK dan nantinya akan kami kembangkan minat di kalangan anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama. Pokja 2 Desa Kawak telah menyulap sudut ruangan menjadi area baca yang nyaman dengan ratusan koleksi buku—mulai dari cerita rakyat, ensiklopedia anak, komik edukasi, hingga buku pengetahuan umum.
"Kami ingin menunjukkan bahwa membaca itu tidak membosankan. Dengan konsep yang santai dan interaktif, anak-anak justru berebut untuk memilih buku yang mereka suka," ujar Ketua Pokja 2 TP PKK Kecamatan Pakis Aji.
Tak Sekadar Membaca
Untuk menjaga fokus dan kegembiraan peserta, kegiatan tidak hanya diisi dengan membaca senyap. Acara ini dikemas dengan berbagai rangkaian aktivitas menarik, di antaranya:
Sesi Mendongeng (Storytelling): Kakak-kakak relawan akan membawakan cerita rakyat Jepara dengan gaya yang ekspresif, dan menyelipkan pesan moral.
Pojok Kreativitas : Setelah membaca, anak-anak diajak menggambar atau menuliskan kembali satu kalimat berkesan dari buku yang mereka baca pada "Pohon Literasi" yang terbuat dari kertas karton.
Kuis Berhadiah: Bagi anak-anak yang berani maju ke depan untuk menceritakan ulang isi buku yang dibacanya, panitia memberikan apresiasi berupa alat tulis dan buku bacaan baru.
Dukungan Penuh dari Masyarakat
Peserta Undangan menyambut hangat kegiatan ini. Mereka berharap agenda seperti ini bisa menjadi pemantik bagi berdirinya pojok baca permanen atau taman bacaan masyarakat (TBM) di Desa Kawak. Kehadiran literasi di tingkat desa seperti di Kecamatan Pakis Aji ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kritis dan berwawasan luas.
Acara yang berlangsung hingga jam 12 siang ditutup dengan foto bersama. Pancaran kebahagiaan di wajah Ibu-ibu PKK Desa Kawak siang itu menjadi bukti bahwa buku akan selalu memiliki tempat istimewa di hati mereka, jika diperkenalkan dengan cara yang tepat.