Festival Literasi 2026 , Literasi menyala Jepara Punya Cerita
Festival Literasi tahun 2026 diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara yang dibuka oleh Asisten 1 Bapak Ali Hidayat,S.Pd.MM dengan tema Literasi menyala , Jepara Punya Cerita
Literasi memegang peranan krusial sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta mendorong pembangunan daerah. Sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan budaya baca dan kreativitas masyarakat, Festival Literasi Jepara diselenggarakan untuk mengajak masyarakat luas—khususnya generasi muda—mengubah pengetahuan yang didapat dari buku dan media belajar menjadi karya serta tindakan nyata yang produktif.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bertemunya para pegiat literasi, pengelola Taman Baca Mandiri (TBM), pelajar, pendidik, serta masyarakat umum guna memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Jepara.
Anak-anak datang untuk membaca. Pelajar datang untuk belajar. Guru datang untuk berbagi. Komunitas datang untuk berkarya, dan masyarakat datang untuk menemukan pengetahuan dan inspirasi. Kalau itu terjadi, maka perpustakaan benar-benar menjadi bagian dari
kehidupan masyarakat
Festival Literasi Jepara dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, antara lain:
1. Pameran dan Bazar Buku: Menghadirkan berbagai penerbit dan stand buku murah untuk merangsang minat baca masyarakat.
2. Talkshow dan Bedah Buku: Diskusi interaktif bersama penulis, tokoh inspiratif, dan pegiat literasi nasional maupun lokal dengan topik pengembangan minat baca serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal.
3. Pameran Kreativitas & Produk Literasi: Menampilkan hasil karya tulis, kerajinan tangan, serta inovasi dari komunitas baca dan sekolah-sekolah di Jepara.
4. Lomba & Workshop Edukatif: Kegiatan pendukung seperti lomba mendongeng (storytelling), menulis kreatif, dan pelatihan pengelolaan pojok baca/TBM bagi para penggiat literasi
Mari kita baca lebih banyak. Mari kita lahirkan lebih banyak gagasan. Dan yang paling penting, mari kita ubah gagasan itu menjadi karya dan tindakan nyata. Anak-anak Jepara harus memiliki kesempatan untuk mengenal cerita daerahnya, membaca karya bangsanya, sekaligus berani menulis cerita tentang 7 dirinya sendiri dan tentang masa depan Jepara.