Wujudkan Kecamatan Inklusif,Pokja IV PKK Kecamatan Mayong ikut Penilaian Mandiri Program Kecamatan Berdaya
Camat Mayong bersama Tim Kecamatan Berdaya, yang di dalamnya turut melibatkan Pokja IV TP PKK Kecamatan Mayong, melaksanakan self-assessment atau penilaian mandiri Program Kecamatan Berdaya. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengukur kesiapan, memetakan potensi, serta mengevaluasi layanan dan fasilitas yang telah tersedia di wilayah Kecamatan Mayong.
Kecamatan Berdaya merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menempatkan kecamatan sebagai pusat koordinasi dan kolaborasi berbagai sumber daya dalam memberikan perlindungan serta pemberdayaan kepada perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan generasi muda kreatif.
Melalui penilaian mandiri tersebut, Tim Kecamatan Berdaya Mayong melakukan identifikasi terhadap berbagai potensi, program, kelembagaan, fasilitas, serta bentuk pelayanan yang dapat dikembangkan secara terpadu. Penilaian ini juga menjadi dasar untuk mengetahui aspek-aspek yang masih perlu diperkuat agar pelaksanaan Program Kecamatan Berdaya dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Program Kecamatan Berdaya diharapkan mampu menekan angka pengangguran dengan membuka peluang kerja baru di tingkat lokal, memberikan perlindungan dan akses layanan cepat bagi perempuan serta anak korban kekerasan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kelompok rentan dan masyarakat desa.
Adapun sasaran utama program ini meliputi generasi muda atau zilenial melalui penyediaan wadah kreativitas, pelatihan keterampilan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Program ini juga menyasar penyandang disabilitas dan lansia melalui kemudahan akses pelayanan dan peningkatan perlindungan taraf hidup, serta perempuan rentan dan ibu rumah tangga yang belum mandiri secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan dan pemberdayaan usaha.
Berbagai layanan yang dipersiapkan dalam Program Kecamatan Berdaya antara lain Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak sebagai sistem layanan terpadu dalam penanganan kasus kekerasan, pusat pelatihan dan kreativitas sebagai tempat pengembangan keterampilan kerja dan ekonomi kreatif, serta fasilitas olahraga dan ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.
Camat Mayong menyampaikan bahwa pelaksanaan self-assessment bukan hanya untuk memenuhi kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan Kecamatan Mayong yang semakin berdaya, inklusif, aman, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah kecamatan, TP PKK, pemerintah desa, lembaga pelayanan, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat, Kecamatan Mayong optimistis dapat mengembangkan Program Kecamatan Berdaya secara nyata dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, serta generasi muda kreatif