Telukawur Punya Banyak Potensi! Gebyar BUMDesa Tampilkan Produk Unggulan dan Ekonomi Kreatif Desa
TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat membangun kemandirian dan mengembangkan potensi ekonomi lokal terus digaungkan di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pada Senin, 14 September 2026, dilaksanakan Musyawarah Gebyar BUMDesa sebagai ruang bersama untuk memperkuat pengembangan usaha sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan yang lahir dari potensi dan kreativitas masyarakat Desa Telukawur.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat lebih dekat berbagai potensi yang dapat dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi desa. Beragam produk dan layanan ditampilkan, mulai dari Batik Telukawur, Kerupuk Sargassum sp., produk rumput laut, paket wisata, face print, hingga Gule Kambing Boer.
Dari Potensi Desa Menjadi Produk Unggulan
Keberagaman produk yang dimunculkan dalam Gebyar BUMDesa menunjukkan bahwa Desa Telukawur memiliki potensi yang tidak hanya bertumpu pada satu sektor. Karakter sebagai desa pesisir membuka peluang pengembangan berbagai produk berbasis kelautan, sementara kreativitas masyarakat melahirkan produk kerajinan, kuliner, jasa, hingga wisata.
Batik Telukawur menjadi salah satu representasi kreativitas dan identitas lokal. Pengembangan batik tidak hanya berkaitan dengan produk fesyen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan karakter dan kekayaan budaya desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Di sektor pangan, Kerupuk Sargassum sp. dan produk rumput laut menunjukkan bagaimana potensi sumber daya pesisir dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Pengolahan hasil laut menjadi produk pangan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan inovasi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Menggabungkan Produk, Jasa, dan Potensi Wisata
Tidak hanya menghadirkan produk fisik, Gebyar BUMDesa juga memperlihatkan potensi desa melalui paket wisata. Sebagai desa pesisir yang memiliki potensi wisata bahari, pengembangan paket wisata dapat menjadi sarana untuk mengintegrasikan berbagai potensi lokal menjadi sebuah pengalaman yang lebih utuh bagi pengunjung.
Sementara itu, face print menjadi salah satu bentuk kreativitas dan layanan yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas ekonomi kreatif. Kehadiran berbagai jenis usaha tersebut memperlihatkan bahwa inovasi desa dapat hadir dalam beragam bentuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan peluang pasar.
Menguatkan Potensi Peternakan melalui Kambing Boer
Potensi lainnya ditampilkan melalui Kambing Boer yang dikembangkan dalam unit usaha ketahanan pangan BUMDesa Teluk Makmur. Selain aspek peternakan, pengembangan komoditas tersebut juga dapat dikaitkan dengan pengolahan pangan melalui kuliner Gule Kambing Boer.
Hal ini menjadi gambaran bagaimana satu potensi dapat dikembangkan melalui berbagai mata rantai nilai. Dari budidaya ternak, pengelolaan hasil, hingga produk kuliner, terdapat peluang untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
BUMDesa sebagai Penggerak Ekonomi Lokal
Musyawarah Gebyar BUMDesa menjadi momentum untuk memperkuat arah pengembangan usaha desa melalui kolaborasi dan partisipasi masyarakat. BUMDesa tidak hanya dituntut mampu mengelola unit usaha, tetapi juga diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu mempertemukan berbagai potensi lokal dengan peluang pasar.
Keberadaan produk unggulan yang beragam menjadi modal penting dalam membangun identitas ekonomi Desa Telukawur. Dengan tata kelola yang baik, peningkatan kualitas produk, pengemasan yang menarik, promosi yang konsisten, serta jaringan pemasaran yang semakin luas, berbagai potensi tersebut dapat terus dikembangkan.
Peran Perempuan dalam Menggerakkan Ekonomi Desa
Bagi TP. PKK Desa Telukawur, berkembangnya produk unggulan desa juga membuka ruang yang luas bagi pemberdayaan perempuan. Keterlibatan perempuan dalam pengolahan pangan, kerajinan, ekonomi kreatif, pemasaran, hingga pengelolaan usaha keluarga merupakan bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Semangat inilah yang menjadi salah satu nilai penting dalam pengembangan ekonomi desa: bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat diberikan ruang untuk berkreasi, berusaha, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Gebyar BUMDesa, Etalase Potensi Desa Telukawur
Musyawarah Gebyar BUMDesa pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda pertemuan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperlihatkan bahwa Desa Telukawur memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi lokal.
Batik Telukawur, Kerupuk Sargassum sp., rumput laut, paket wisata, face print, hingga Gule Kambing Boer merupakan bagian dari wajah ekonomi kreatif dan produktif masyarakat. Ke depan, sinergi antara Pemerintah Desa, BUMDesa Teluk Makmur, TP. PKK, pelaku UMKM, kelompok masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk membawa produk lokal Telukawur semakin dikenal.
Dari laut, budaya, kreativitas, hingga peternakan—Desa Telukawur memiliki banyak cerita untuk dikembangkan. Gebyar BUMDesa menjadi langkah bersama untuk mengubah potensi menjadi produk, produk menjadi peluang, dan peluang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.