Smart Kartini Logo SMART KARTINI
rakor Rutin (rapat Koordinasi dengan pkk Rw)
07 October 2026 Desa Bangsri, Kec. Bangsri

rakor Rutin (rapat Koordinasi dengan pkk Rw)

#PKK
Desa Bangsri
Kontributor Desa Bangsri TP PKK Desa Bangsri, Kec. Bangsri

kegitan dari pokja 3 tentang budikdamber.

Budikdamber adalah singkatan dari Budidaya Ikan dalam Ember β€” sebuah metode sederhana, murah, dan ramah lingkungan untuk membudidayakan ikan di ruang terbatas, bahkan di pekarangan atau dalam rumah.

Cara Kerjanya

Ikan dipelihara di dalam ember berisi air yang diatur kualitasnya agar tetap layak hidup.

Biasanya digabungkan dengan sistem aplikasi sayuran di atas permukaan air: sisa makanan dan kotoran ikan menjadi pupuk alami bagi tanaman, sementara tanaman menyaring air sehingga tetap bersih untuk ikan.

Siklus ini menciptakan ekosistem mandiri yang efisien.

Kelebihan Utama

βœ… Biaya rendah: Alat sederhana, air tidak perlu sering diganti.

βœ… Ruang kecil: Cocok untuk lingkungan perkotaan atau lahan sempit.

βœ… Hasil ganda: Mendapatkan ikan sekaligus sayuran segar sendiri.

βœ… Mudah dipelajari: Bisa dilakukan siapa saja, termasuk anak-anak.

Manfaat

Menyediakan sumber pangan bergizi di rumah.

Meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

Menjadi sarana belajar dan kegiatan produktif yang bermanfaat.

BAHAN

1 Benih ikan lele 50–100 ekor, ukuran 5–12 cm (paling direkomendasikan)

2 Benih bibit kangkung Sayuran yang tumbuh cepat & cocok

3 Arang batok kelapa / arang kayu Media tanam sekaligus penyaring air

4 Air bersih Isi Β± 60 liter, diamkan 1–2 hari dulu

5 Pakan ikan (pelet) Sesuai ukuran ikan

6 Garam ikan (opsional) Untuk menyehatkan ikan & mencegah penyakit

πŸ’‘ Catatan Tambahan

Selain lele, bisa juga ikan nila atau gurame (lele paling mudah)

Selain kangkung, bisa tanam bayam, selada, atau sawi

Arang berfungsi ganda: penyangga akar tanaman + penyerap racun dari kotoran ikan.

Langkah Pembuatan

Langkah 1 β€” Persiapan & Pembersihan Ember

Cuci ember plastik hingga bersih, pastikan bebas minyak atau bahan kimia

Buat lubang kecil di bagian bawah samping ember (opsional) β€” pasang keran untuk memudahkan pengurasan

Isi dengan air bersih Β±60 liter, diamkan 1–2 hari agar klorin hilang dan air stabil

Langkah 2 β€” Membuat Wadah Tanaman

Ambil gelas plastik 250 ml, buat lubang di bagian bawah & samping menggunakan solder atau paku panas

Bentuk kawat menjadi kait, pasangkan pada setiap gelas untuk menggantungkannya di pinggir ember

Siapkan 10–15 gelas per ember

Langkah 3 β€” Menanam Bibit Sayur

Isi gelas dengan arang batok kelapa/arang sekam yang telah dihaluskan sebagai media tanam

Masukkan bibit kangkung, tutup tipis dengan arang lagi

Gantungkan gelas-gelas di sekeliling mulut ember, pastikan bagian bawah gelas menyentuh permukaan air agar akar bisa tumbuh ke dalam

Langkah 4 β€” Memasukkan Ikan

Setelah air stabil, masukkan benih ikan lele (ukuran 5–12 cm) sebanyak 50–100 ekor

Sebelum ditebar, biarkan kantong benih ikan berendam di air ember Β±15 menit agar suhu sama, lalu masukkan perlahan

Tambahkan garam ikan secukupnya jika ingin mencegah penyakit

Langkah 5 β€” Perawatan Harian

Beri pakan pelet 2 kali sehari (pagi & sore), secukupnya β€” jangan berlebih

Perhatikan pertumbuhan kangkung: akan tumbuh cepat menyerap sisa kotoran ikan

Air tidak perlu sering diganti; cukup tambahkan jika menyusut

Kangkung bisa dipanen mulai 15–20 hari setelah tanam

Ikan lele siap panen Β±3–4 bulan

⚠️ Catatan Penting

Gunakan ember 60–80 liter agar ikan punya ruang gerak cukup

Ikan lele paling direkomendasikan karena tahan padat dan tahan kurang oksigen

Selain kangkung: bayam, selada, atau sawi juga bisa ditanam.

Berikut panduan lengkap Perawatan Harian Budikdamber:

πŸŒ… Pagi Hari

1. Pemberian Pakan

Beri pakan pelet pagi sekitar pukul 07.00

Aturan utama: pakan harus habis dalam 5–10 menit

Jika masih ada sisa pakan, segera serok agar tidak membusuk dan mencemari air

Porsi: sesuaikan β€” jangan berlebihan (penyebab utama kerusakan air!)

2. Pemeriksaan Cepat

Lihat kondisi ikan: aktif bergerak, tidak mengambang di permukaan terus-menerus

Cek warna & bau air: jernih atau agak kekuningan = normal; keruh pekat/bau menyengat = tanda masalah

Cek tinggi permukaan air: tambahkan jika menyusut

β˜€οΈ Siang Hari

3. Pengawasan Tanaman & Sinar Matahari

Pastikan ember mendapat sinar matahari cukup agar kangkung tumbuh subur

Perhatikan pertumbuhan daun: hijau sehat = baik; kuning/layu = akar kurang menyentuh air atau nutrisi kurang

Rapikan daun tua/kering agar tidak membusuk

4. Tambahan Opsional

Tambahkan EM4 perikanan Β±2 tutup botol per 80 liter air setiap 7–10 hari untuk menjaga kualitas air

Jika air mulai keruh: kurangi pakan, tambahkan air baru 10–20% (jangan ganti semua!)

πŸŒ† Sore Hari

5. Pakan Kedua

Beri pakan sekitar pukul 16.00–17.00, sama aturannya: habis dalam 5–10 menit

Jika ikan terlihat kurang nafsu makan: kurangi porsi, periksa kualitas air

6. Pemeriksaan Sebelum Malam

Pastikan ikan bisa bernapas dengan baik β€” lele kadang muncul ke permukaan ambil udara = wajar, tapi jika terus-menerus = kurang oksigen

Jika banyak ikan mengambang: tambahkan aerator atau ganti 20% air.

Galeri Foto