Penutupan Pembentukan Desa Tangguh Bencana: Mewujudkan Desa yang Siap, Tangguh, dan Berdaya
Pada 8 September 2026, rangkaian kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) resmi ditutup. Kegiatan ini menjadi penanda telah selesainya proses pembentukan dan penguatan kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana, mulai dari pemberian materi, pembentukan relawan, hingga penyusunan langkah-langkah kesiapsiagaan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa, dan para relawan dapat terus bersinergi dalam mewujudkan Desa Tangguh Bencana yang mampu mengenali potensi ancaman, melakukan upaya mitigasi, serta memberikan respons yang cepat dan tepat saat terjadi bencana. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terbangun menjadi modal utama dalam menciptakan desa yang aman, tangguh, dan berdaya demi melindungi keselamatan seluruh masyarakat.