Penandatanganan komitmen bunda Literasi Desa untuk menghidupkan dan mengembangkan perpusdes
Peran Bunda Literasi Desa
Menjadi teladan literasi bagi masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga.
Menggerakkan minat baca melalui kegiatan seperti pojok baca, perpustakaan desa, taman bacaan, atau kegiatan membaca bersama.
Mendorong keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan membaca dan belajar di rumah.
Mendukung pendidikan anak dan masyarakat, termasuk literasi dasar, digital, finansial, kesehatan, dan keterampilan.
Berkolaborasi dengan pemerintah desa, sekolah, PKK, kader, komunitas, dan perpustakaan untuk membuat program literasi yang berkelanjutan.
Mengenalkan literasi digital agar masyarakat mampu menggunakan teknologi dan media sosial secara cerdas, aman, dan produktif.
Mengangkat potensi desa melalui literasi, misalnya dengan mendokumentasikan cerita rakyat, sejarah, budaya, produk UMKM, dan kearifan lokal.
Menjadi motivator dan inspirator agar literasi tidak hanya dipandang sebagai kegiatan membaca buku, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Intinya, Bunda Literasi Desa berperan sebagai penggerak, motivator, teladan, dan penghubung berbagai pihak dalam membangun masyarakat desa yang gemar membaca, cerdas mengelola informasi, dan terus belajar.