Pembuatan Pupuk Cair Dari Bahan Limbah Rumah Tangga Bersama Pokja 3 TP PKK DESA Suwawal Tmur Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara Tahun 2026
Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan: Pokja 3 TP PKK Suwawal Timur Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Rumah Tangga
Suwawal Timur— Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi kreatif berbasis keluarga, Kelompok Kerja (Pokja) 3 Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Suwawal Timur sukses menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Kegiatan inovatif ini memanfaatkan bahan dasar limbah organik rumah tangga dan dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Green Soden, RT 05 / RW 04, Desa Suwawal Timur, dimulai tepat pukul 09.00 WIB.
Pelatihan ini dihadiri oleh pengurus TP PKK Desa, kader lingkungan, serta perwakilan ibu-ibu rumah tangga dari 27 RT dari lingkungan 4 RW. Dengan nara sumber dari Dinas Pertanian Kecamatan Pakis Aji Ibu Nurul Fasokhah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengubah paradigma masyarakat terhadap sampah dapur—seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan air cucian beras—agar tidak dibuang sia-sia, melainkan diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna tinggi bagi sektor pertanian dan perkebunan skala rumahan.
Selama kegiatan berlangsung di area terbuka Green Soden yang asri, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis mengenai pentingnya pemilahan sampah dari hulu (rumah tangga), tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatan POC. Tahapan pelatihan meliputi cara pencacahan bahan organik, pencampuran aktivator mikroorganisme (seperti EM4 dan larutan gula sebagai sumber energi bakteri), hingga teknik fermentasi di dalam wadah kedap udara (komposter) selama beberapa minggu sampai pupuk siap diaplikasikan ke tanaman.
Melalui pelatihan ini, Pokja 3 TP PKK Suwawal Timur berharap masyarakat dapat menekan volume pembuangan sampah ke TPA sekaligus menghemat pengeluaran belanja pupuk untuk tanaman di pekarangan rumah masing-masing. Langkah kecil dari dapur ini diharapkan mampu menjadi pemicu terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, hijau, dan mandiri secara pangan.