Mengikuti kegiatan sosialisasi Penyakit Tidak Menular (PTM)dari politeknik gizi Semarang
LAPORAN KEGIATAN SOSIALISASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM)
A. Nama Kegiatan
Sosialisasi Penyakit Tidak Menular (PTM)
B. Tema Kegiatan
āMeningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular melalui Pola Hidup Sehatā
C. Penyelenggara
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Politeknik Gizi Semarang.
D. Tempat dan Waktu
Tempat: Pendopo Balai Desa Demangan
Hari/Tanggal: 24 September 2026
Waktu: 8:00 WIB
E. Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan merupakan masyarakat Desa Demangan yang terdiri atas perangkat desa, kader kesehatan, serta warga masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi.
F. Latar Belakang
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang dan berisiko menimbulkan komplikasi. Beberapa penyakit tidak menular yang banyak dijumpai di masyarakat antara lain hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, dan kanker.
Pencegahan PTM dapat dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan, tidak merokok, membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Berdasarkan hal tersebut, Politeknik Gizi Semarang melaksanakan kegiatan sosialisasi PTM di Pendopo Balai Desa Demangan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
G. Tujuan Kegiatan
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tidak menular.
Memberikan informasi mengenai faktor risiko PTM.
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.
Mendorong masyarakat untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin.
Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini PTM.
H. Materi Kegiatan
Materi yang disampaikan dalam kegiatan meliputi:
Pengertian dan jenis-jenis penyakit tidak menular.
Faktor risiko penyakit tidak menular.
Tanda dan gejala beberapa PTM.
Pencegahan PTM melalui pola hidup sehat.
Pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang.
Pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak.
Pentingnya aktivitas fisik dan menjaga berat badan.
Pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini.
I. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Demangan dengan melibatkan masyarakat setempat. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak penyelenggara serta perangkat desa. Selanjutnya, narasumber dari Politeknik Gizi Semarang menyampaikan materi mengenai penyakit tidak menular, faktor risikonya, serta upaya pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami informasi yang diberikan dan menyampaikan pertanyaan terkait masalah kesehatan yang mereka alami atau temui dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pemateri.
J. Hasil Kegiatan
Kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Peserta mengikuti penyampaian materi dengan antusias serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai berbagai jenis PTM, faktor risiko, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah PTM. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat disebarluaskan kepada anggota keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
K. Evaluasi
Secara umum kegiatan berjalan dengan lancar. Peserta menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai pencegahan penyakit tidak menular.
Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi kesehatan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini PTM.
L. Kesimpulan
Kegiatan Sosialisasi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang diselenggarakan oleh Politeknik Gizi Semarang di Pendopo Balai Desa Demangan telah terlaksana dengan baik. Kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit tidak menular, faktor risikonya, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan melakukan deteksi dini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Demangan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan serta menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular.
M. Saran
Kegiatan edukasi mengenai penyakit tidak menular diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat, kader kesehatan, perangkat desa, dan tenaga kesehatan. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.
N. Penutup
Demikian laporan kegiatan Sosialisasi Penyakit Tidak Menular (PTM) ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kesadaran dalam pencegahan penyakit tidak menular.