Menghadirkan Perspektif Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan Desa
Pembangunan yang berkualitas lahir dari perencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran perempuan dalam proses pengambilan keputusan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program pembangunan mampu menjawab kebutuhan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan manfaat yang dirasakan secara merata oleh seluruh warga.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kehadiran Pokja III TP PKK Kecamatan Mlonggo dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Pembangunan Tahunan di Desa Sinanggul, pada hari Selasa, 28 Juli 2026. Musyawarah ini mempertemukan pemerintah desa, Ketua TP PKK Desa Sinanggul, lembaga kemasyarakatan, dan berbagai unsur masyarakat untuk bersama-sama menyusun prioritas pembangunan desa. Dalam kesempatan tersebut, Pokja III TP PKK Kecamatan Mlonggo memberikan pendampingan agar proses perencanaan pembangunan mengakomodasi perspektif gender, sehingga kebutuhan perempuan, anak, lansia, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya dapat menjadi bagian dari kebijakan dan program pembangunan desa. Program penting yang perlu direncanakan dan wajib dianggarkan adalah pelaksanaan POSYANDU.
Perencanaan pembangunan yang inklusif merupakan fondasi bagi terwujudnya desa yang maju dan berkeadilan. Melalui sinergi antara pemerintah desa, TP PKK, dan seluruh masyarakat, diharapkan setiap program yang dirumuskan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga. Semoga Musyawarah Desa ini menghasilkan perencanaan yang lebih partisipatif, responsif gender, dan berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, sehingga Desa Sinanggul semakin maju, mandiri, dan sejahtera.