Mengawal Perencanaan Pembangunan Desa Jambu yang Partisipatif dan Responsif Gender
Perencanaan pembangunan desa akan semakin berkualitas apabila melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam proses penyusunannya. Kehadiran TP PKK dalam forum musyawarah menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa program pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan peningkatan kualitas hidup keluarga, pemberdayaan perempuan, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kehadiran TP PKK Kecamatan Mlonggo dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Pembangunan Tahunan di Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, pada hari Kamis, 23 Juli 2026. Musyawarah ini dihadiri oleh pemerintah desa, Ketua TP PKK Desa Jambu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta berbagai unsur kelembagaan desa. Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Mlonggo melakukan pendampingan agar proses penyusunan rencana pembangunan memperhatikan perspektif gender, sehingga kebutuhan perempuan, anak, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya dapat terakomodasi dalam setiap kebijakan dan program pembangunan desa.
Melalui sinergi antara pemerintah desa, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan setiap hasil musyawarah mampu melahirkan program pembangunan yang lebih inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Salah satu program yang wajib dianggarkan adalah terkait pelaksanaan POSYANDU. Semoga semangat partisipasi dan gotong royong terus terjaga, sehingga Desa Jambu mampu mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.