Latoh Telukawur, Potensi Pangan Laut yang Menghidupkan Kreativitas Masyarakat Pesisir
Telukawur, 2 Oktober 2026 — Kekayaan laut Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, menyimpan beragam potensi pangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir. Salah satunya adalah latoh, bahan pangan laut yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner lokal sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan desa.
Pada Jumat (2/10/2026), latoh menjadi salah satu potensi hasil laut yang diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan produk pangan berbasis sumber daya lokal. Keberadaan latoh menunjukkan bahwa kekayaan pesisir tidak hanya berasal dari hasil tangkapan ikan, tetapi juga dari berbagai sumber daya laut yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Latoh dikenal sebagai salah satu jenis rumput laut yang memiliki bentuk menyerupai butiran kecil seperti buah anggur. Di tengah masyarakat pesisir, latoh dapat diolah dan disajikan sebagai bagian dari hidangan sehari-hari. Karakter tekstur dan cita rasanya menjadikan bahan pangan laut ini memiliki daya tarik tersendiri.
Pemanfaatan latoh juga membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui kreativitas dan inovasi, latoh dapat dikembangkan menjadi berbagai olahan pangan dengan memperhatikan kualitas bahan baku, kebersihan, pengemasan, serta selera konsumen.
Bagi masyarakat Desa Telukawur, pengembangan produk berbasis latoh menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah sumber daya pesisir. Bahan pangan yang sebelumnya lebih banyak dikonsumsi secara lokal memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas melalui pengembangan produk dan strategi pemasaran yang tepat.
Pengembangan UMKM berbasis latoh juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menciptakan inovasi baru. Penguatan identitas produk, peningkatan kualitas kemasan, pemasaran digital, serta pengembangan jaringan pasar menjadi beberapa aspek yang dapat dilakukan secara bertahap.
Sebagai desa pesisir, Telukawur memiliki potensi untuk membangun identitas ekonomi dan kuliner yang berakar dari kekayaan laut. Latoh menjadi salah satu bahan pangan lokal yang dapat memperkaya ragam produk sekaligus memperkenalkan karakter pangan masyarakat pesisir kepada konsumen.
Di sisi lain, pemanfaatan sumber daya laut perlu dilakukan secara bijak dengan memperhatikan keberlanjutan ekosistem. Pengelolaan yang bertanggung jawab menjadi bagian penting agar potensi laut tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui inovasi, kreativitas, dan penguatan kapasitas masyarakat, latoh Telukawur memiliki peluang untuk berkembang dari pangan lokal menjadi salah satu produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan identitas khas desa.
Dari kekayaan laut Telukawur, tumbuh cita rasa lokal dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.